Sebuah studi di Amerika menemukan mereka yang bermain game lebih sukses, lebih optimis dan berpendidikan lebih baik dari non gamer. Data dari asosiasi LifeCourse melakukan survei dari 1227 orang di Amerika antara usia 13-64 tahun. Tujuannya mencari perbedaan sosial di antara mereka yang sering bermain game dan mereka yang tidak bermain game.

Mereka yang bermain game, cenderung lebih terdidik atau pernah duduk di sekolah. 43% pemain memiliki gelar sarjana atau lebih tinggi. Dibanding mereka yang tidak bermain game mencapaiu 36% saja.

Yang pernah main game, kebanyakan bekerja penuh dan mendapatkan pekerjaan yang mereka suka. Angkanya mencapai 45% untuk mantan gamer, sedangkan mereka yang tidak bermain game hanya 37%.
Uniknya 67% yang suka main game mengatkan mereka merasa positif dengan pekerjaan mereka dibanding 42% yang tidak bermain game.

Paling baik dari pendapat yang diberikan. Gamer atau mantan gamer menjalani kehidupannya lebih bersosial dibanding mereka yang tidak bermain game. Bagi 57% gamer lebih memilih kata, Teman teman saya adalah hal penting dalam hidup saya.
Bagi 35% non gamer saja yang menyatakan Teman temen saya adalah hal penting dalam hidup saya.

Kesimpulan, mereka yang suka bermain game melihat pendidikan mereka lebih baik, lebih optimis, sadar untuk bersosialisasi.
Dibawah ini tabel perbandingan dari mereka yang menyukai game dan tidak bermain game.