Dibawah ini gambar urutan planet dan inti dari Jupiter menurut gambar artistik para ilmuwan dengan perbandingan ukuran planet di tata surya dari Space






Seperti gambar dibawah, ketika datang ke Jupiter hanya terlihat awan yang padat. Astronom percaya bagian padat di planet ini adalah batu atau es. Tapi sebelum mencapai inti planet terdapat hidrogen yang membeku.



Planet Jupiter adalah planet tertua di tata surya.
Planet Jupiter menjadi planet tertua yang terbentuk pertama. Sehingga planet ini menyerab debu dan gas lebih banyak.

Atmofer luar planet Jupiter
Pesawat ruang angkasa Juno mengambil gambar planet Jupiter pada 11 Desember 2016. Dan terbang di ketinggian 16 ribu km di atas awan Jupiter.
Titik merah awan di planet Juputer ini berada di sisi kiri bawah, tidak berwarna merah dan mirip seperti warna awan lainnya. Bisa dibayangkan bila awan tersebut begitu bergejolak, dan manusia ada dibawah awan tersebut

Awan dan spot merah di atas planet Jupiter

Berapa banyak bulan di Jupiter
Total 67 bulan yang mengitari planet Jupiter. atau mungkin lebih. 4 bulan paling besar dikategorikan sebagai bulan satelit Galilean, sekitar 50 bulan berukuran diameter 10km lebih. Penemuan bulan di Jupiter agak unik, pertama di konfirmasi 66 tapi menjadi 67 pada tahun 2011. Tahun 2016 dan 2017 ditemukan lagi 2 bulan total menjadi 69 bulan di Jupiter. Atau belum semua ditemukan.
Ukuran 2 bulan  S / 2016 J 1 dan S / 2017 J 1 relatif kecil, pertama ditemukan 8 Maret 2016 dan kedua 23 Maret 2017. Ditemukan secara tidak sengaja oleh tim astronomi ketika mencari planet X dan mengarah ke daerah di Jupiter. Peneliti mengatakan ukurannya diperkirakan 1-2km. Bulan J1 2016 mengorbit sekitar 1,65 tahun sekali dan J1 2017 sekitar 2 tahun.

Jumlah bulan di Jupiter bertambah sampai 2017 jumlah menjadi 69 bulan

Mungkin. Jupiter memiliki medan magnit paling kuat dari seluruh planet, maklum ukurannya paling bongsor dari planet lain.

  1. Bulan paling dekat dengan planet Jupiter adalah bulan Lo, yang ditemukan pertama oleh Galileo. Satelit di Jupiter ini memiliki gunung berapi dengan belerang dan salju.
  2. Diluar ada satelit Europa, ukurannya sedikit lebih kecil dari bulan di bumi. Memiliki ciri dengan permukaan retakan permukaan es. Bulan Europa memiliki tingkat refleksi paling terang dari bulan lainnya.
  3. Bulan Ganymede, ukurannya besar seperti Merkurius tapi masaanya hanya separuh. Satu satunya bulan di Jupiter yang diketahui memiliki medan magnit sendiri. Permukaan bulan ini ditutupi daerah gelap.
  4. Callisto menjadi bulan paling jauh dari sisi ukuran. Memiliki banyak kawah dan permukaannya tidak berubah.
Untuk mengabadikan beberapa bulan di Jupiter dapat diabadikan dengan camera

Dibawah ini skala ukuran bulan di beberapa planet di tata surya kita
.


Dibawah ini susunan komposisi atmosfer dari 8 planet di tata surya



Aurora di Jupiter
Jupiter juga terkena gelombang matahari. Karena medan magnit disana lebih besar, cahaya aurora akan lebih terang terlihat.

Peneliti melakukan pengamatan dari Jupiter X-Ray, ketika terjadi badai matahari. 8x lebih terang dari kondisi normal, kecerahan warna aurora akan tampak setiap 26 menit. Tidak diketahui
penyebabnya mengapa cahaya medan magnit di Jupiter sering muncul

Muncul Aurora di Jupiter lebih terang dibanding di Bumi

Beberapa hal menarik Planet Jupiter
  • Memiliki ukuran 1321 lebih besar dari Bumi. Memiliki masa 318 kali lebih banyak dari Bumi.
  • Jupiter diberi nama dari bahasa Romawi.
  • 67 bulan mengitari planet ini, dan 4 terbesar Lo, Euripa, Callisto dan Ganymede.
  • Planet dengan cahaya nomor 4 setelah Matahari, Bulan dan Venus.
  • Memiliki cincin debu tapi baru ditemukan setelah tahun 1979.
  • Planet dengan rotasi tercepat, mencapai 10 jam setiap hari. Membuat bagian tengah planet lebih besar.
  • Spot merah di planet Jupiter adalah badai, memiliki ukuran 2x dari Bumi dan masih ada sampai saat ini. Badai tersebut sudah ada sejak 300 tahun lalu.



+ Space
+ Nasa
+ UniverseToday