Dimulai dari umur kehidupan manusia, rata rata hanya mencapai 100 tahun. Itu paling lama. Dalam 500 ribu tahun kedepan apakah bumi masih aman. Belum tentu, bisa saja bumi tertabrak sebuah asteroid atau terjadinya bencana cukup besar.
  • 600 juta tahun ke depan, matahari akan semakin panas. Dan gas CO2 semakin terjebak di bumi, terlalu banyak akan menganggu fotosintetis tumbuhan.
  • 800 juta tahun ke depan, semua benda berwarna hijau akan mengering.
  • 1 miliar tahun ke depan, permukaan air akan mengering karena matahari semakin panas. Hanya bakteri yang sanggup hidup di Bumi.
  • 2,8 miliar tahun ke depan, bahkan bakteria akan musnah dan bumi menjadi planet tanpa kehidupan apapun.
Melewati masa tersebut, akan terjadi hal lain.
  • 4 miliar tahun ke depan, terjadi tabrakan antara galaksi Bima Sakti dan Andromeda.
  • 5,4 miliar tahun ke depan. Seandainya tata surya masih di formasi yang sama dan tidak terganggu dengan tabrakan tersebut. Matahari mulai kehabisan gas Hidrogen yang terus dibakar miliaran tahun oleh dirinya sendiri
  • 7,9 miliar tahun ke depan. Matahari akan kembung, atau membengkak seperti balon panas raksasa yang membara. Planet Venus dan Merkurius akan masuk ke dalam bola panas Matahari.
  • 9,5 miliar tahun ke depan. Matahari kembali menciut menjadi bintang mati berwarna putih.




Ini yang menarik setelah melewati masa 150 miliar tahun dari umur alam semesta
Saat ini manusia bisa melihat galaksi yang bercahaya, setelah itu satu persatu cahaya akan redup dan menghilang setelah mencapai waktu 1 triliun tahun. Semua pembentukan bintang tidak terjadi lagi, dan bintang yang awalnya menyala akan redup dan mati satu persatu. Semuanya sudah kehabisan gas untuk dibakar, tersisa menjadi bintang mati.



Sampai 110 triliun tahun kedepan, semua bintang tidak akan menghasilkan cahaya lagi. Kata tepatnya, tidak ada bintang yang menyisakan bahan bakarnya untuk membuat cahaya. Bila semua bintang tidak bercahaya tentu kita tahu apa akibatnya.

Setelah 10 pangkat 100 tahun lagi, alam semesta akan gelap, kosong dan tidak ada kehidupan lagi. Dimanapun manusia berada (seandainya masih ada), hanya melihat kegelapan. Seandainya manusia bisa melarikan diri dan membuat koloni dengan berpindah tempat. Tidak ada satupun tempat yang bisa ditinggali. Karena alam semesta keseluruhan sudah berubah menjadi gelap

Video dibawah ini adalah teori tentang kehidupan, beradasarkan catatan dari dunia astronomi dan kehidupan di alam semesta. Cahaya di antariksa hanya dihasilkan oleh bintang yang menyala. Setelah semua bintang kehabisan bahan hidrogen untuk bahan bakar bintang, maka bintang tidak akan menghasilkan cahaya lagi. Bila semuanya sudah habis, diartikan alam semesta akan gelap gulita.

Bagaimana dengan waktu saat ini. Alam semesta masih tetap berkembang, pembentukan bintang masih terjadi, dan bumi masih aman, kecuali ancaman pemanasan global karena ulah manusia sendiri.