Dari mana asalnya Bulan.
Diperkirakan Bulan terbentuk pada jaman planet purba atau ketika pembentukan tata surya 4,5 miliar tahun lalu.

Ketika itu belum ada manusia, Bumi masih tahap pembentukan. Atau disebut sebagai embrio planet.

Kondisi bumi ketika itu sangat berbeda dengan keadaan saat ini dan jumlah planet di tata surya tidak jelas ada berapa banyak. Demikian juga Bulan ketika itu belum ada.

Bulan adalah bagian dari Bumi, dan Bulan terbentuk ketika bumi ditabrak sebuah planet purba lain yang diperkirakan seukuran planet Mars.

Tabrakan kedua planet melemparkan sebagian permukaan bumi ke ruang angkasa. Lalu membentuk sampah di ruang hampa dan perlahan terkumpul kembali sebuah bulatan utuh sebagai Bulan.

Awal mula terbentuknya Bulan


Dari penelitian terbaru ilmuwan UCLA. Usia bulan lebih tua dari perkiraan semula.

Bahkan 140 juta tahun lebih tua. Penelti melakukan test dengan mineral Zircons yang ditemukan batuan bulan dari misi Apollo ke 14 pada tahun 1971. Bulan terbentuk sekitar 60 juta tahun setelah lahirnya tata surya.

Jadi berapa usia bulan saat ini. Tidak kurang dari 4,51 miliar tahun.

Di permukaan Bulan tidak terjadi gempa, karena geologi disana tidak terlalu aktif. Tidak ada gempa, gunung berapi, praktis bila tinggal disana akan aman dari bencana Bulan.

Resiko terbesar tinggal di Bulan dari luar bulan. Salah satunya penyebab gempa kecil di Bulan diakibatkan gravitasi dari Bumi sendiri.

Hal lain dari radiasi kosmik di ruang angkasa

Terakhir tentu saja meteor yang jatuhnya tidak akan terdengar.

Isi dari bagian bulan.
Bagian paling tebal adalah mantel, disusul partikel yang meleleh, sisi luar inti bulan dan bagian padat di tengah. Bagian inti hanya 2-4% saja dari seluruh kedalaman Bulan. Dibanding Bumi, lebih tebal mencapai 30%.

Isi bulan dari luar dan tengah

Mengapa bulan penting

Magnetik Bumi yang melindungi bumi dari radiasi matahari, salah satu pemicu adalah ulah dari orbit Bulan. Walau posisi bulan begitu jauh dari Bumi, dampak putaran inti bumi yang berisi materi besi, dapat menghasilkan magnet. Jadi bulan merupakan hal penting dengan kehidupan di Bumi.

Seperti dinamo klasik dimana sebuah besi berputar dan bumi menghasilkan medan magnet.

Daya gravitasi bulan menghasilkan 1.000 miliar watt ke inti bumi. Menyediakan energi bagi geodynamo dan mempertahankan radiasi matahari yang masuk langsiung ke permukaan Bumi. Tanpa perlindungan magnit, permukaan Bumi akan diterpa badai matahari seperti bentuk Aurora. Intinya, seperti di planet Mars. Bila ada mahluh hidup di permukan planet Mars akan mendapat bombardir radiasi matahari dan radiasi lain.

Seperti apa jarak bumi dan bulan.
Bulan memiliki jarak sangat jauh, walau bulan terlihat dekat dilihat dari Bumi

Foto dibawah ini diambil oleh satelit milik Jepang Hayabusa 2 yang diluncurkan Desember 2014.

Jarak bumi dan bulan dilihat dari ruang angkasa


Apakah bulan akan tetap berada disana.
Bulan tidak akan mendampingi Bumi selamanya. Bulan setiap tahun bergeser menjauhi bumi 3,8 cm.

Entah kapan, bulan akan pergi dari jarak Bumi dan terus menjauh. Kemana perginya, tidak ada yang bisa memastikan. Yang pasti di masa mendatang bulan tidak selalu mendampingi bumi lagi.

Tahun 2015, Nasa baru mempublikasikan misi Apollo dengan ribuan foto ekspedisi ke Bulan.

AS12-49-7192

AS14-66-9229

Foto yang dipublikasikan mencapai ribuan foto dari misi pertama sampai misi terakhir, sekarang dapat di lihat di FlikR