Kehancuran sebuah kota oleh meteor hanya terlihat di film sain fiksi atau cerita novel. Tetapi penelitian terbaru menyebut bumi sangat rentan dengan jatuhnya meteor dari ruang angkasa. Setiap meteor yang jatuh jarang terlihat karena ukuran lebih kecil. Tetapi beberapa cukup besar seperti meteor yang jatuh di Rusia. Ilmuwan mengatakan tabrakan meteor memiliki resiko 10x lebih besar dibanding perkiraan sebelumnya.  Kedatangan meteor ukuran kecil tidak bisa di prediksi dan mendadak sudah jatuh ke bumi. Karena meteor ukuran kecil sangat sulit bahkan tidak mungkin diamati.



Sebuah yayasan B612 yang di dirikan mantan astronot Nasa akan meluncurkan satelit untuk peringatan dini. Sentinel Space Telescope Mission atau teleskop khusus untuk memindai meteor akan diluncurkan tahun 2018. Teleskop NEO Surveyini dapat mencatat kemana arah orbit asteroid. Melakukan pengamatan dekat orbit planet Venus

Sentinel Space Telescope akan mencatat arah setiap pergerakan asteroid. Dan dalam 6.5 tahun akan mencari dan melihat lintasan 90% asteriod dengan ukuran lebih dari 150 meter. Target teleskop ini mencari 500.000 benda di ruang angkasa, dan memutari matahari setiap 7 bulan sekali.

Video di Youtube memperlihatkan posisi pengamatan teleskop asteroid bekerja.