Nasa akhir mengumumkan planet Kepler 186f memiliki ukuran yang hampir sama seperti bumi.

Ukurannya tepat, tempatnya juga pas. Jarak planet ke bintang disana diperkirakan berada di zona aman atau Godilock. Planetnya juga berbatu dan memiliki air.

Sejak teleskop Kepler bekerja di tahun 2009 sampai penemuan terakhir bulan Mei 2013. Banyak penemuan oleh teleskop Kepler dalam mencari planet seukuran bumi. Walau tidak semuanya akurat, setidaknya ditemukan ratusan planet yang dapat diteliti ketika transit di depan bintang.

Kepler 186f kali ini memang menarik, ukurannya 10% lebih besar dari bumi. Sedangkan planet lain yang ditemukan masih terlalu besar, antara 40% lebih. Bagian menarik lainnya, planet ini mengitari bintang induknya sekitar 130 hari. Apa lagi yang dikabarkan oleh Nasa. Bintang ini mengelilingi bintang kelas M atau Red Dwarf atau bintang kerdil. Membuat planet lebih dingin, dan cahanya lebih redup dibanding matahari.

Masalahnya tetap sama, jarak planet Kepler 186 juga jauh sekali, 500 tahun cahaya dari bumi. Setidaknya manusia berusaha mencari pesawat yang bisa terbang dengan kecepatan lebih cepat dari cahaya.



Seperti apa manusia hidup di planet lain misalnya tinggal di Kepler 186f
Cerita lengkapnya dari NASA dan SETI scientist Elisa Quintana yang memimpin penelitian penemuan planet Kepler 186f ini.
Planet tersebut berada pada jarak 52.4 juta km dari bintang, jarak tersebut lebih dekat dibanding planet Bumi ke Matahari yang jauhnya 150 juta km. Tapi bintang di tata surya Kepler 186 memiliki ukuran lebih kecil, kira kira hanya setengah dari matahari. Jadi planet Kepler 186f  tetap berada di zona habitat dan tidak panas.

Suasana tinggal di planet lain seperti planet Kepler 186f

Jika kita berdiri di planet tersebut, ukuran matahari akan tampak 30% lebih besar. Tapi cahaya yang masuk ke planet lebih sedikit dibanding matahari menyinari bumi. Seperti apa permukaan planet ini, masih menjadi misteri bagi peneliti.
Berbeda dengan planet bumi, planet Kepler 186f memutar satu kali ke bintang dalam waktu 130 hari


Berapa jam sehari di planet ini, Elisa mengatakn belum bisa memastikan, tapi dipastikan planet ini tidak terkunci alias memutar dan terjadi siang dan malam.

Sejauh ini masih banyak yang belum terjawab dengan planet Kepler 18f. Seperti berapa lama waktu sehari disana, gravitasi, dan suhu diplanet tersebut.

Plamet mirip bumi Planet Kepler 186f

Juli 2018.
Kemiringan sudut penting karena dapat memberikan musim. Bandingkan planet Mars memiliki kemiringan sudut bervariasi sampai 60 derajat. Akibatnya membuat atmofer planet dan air menguap.

Peneliti dari universitas Georgia Tech menganalisa putaran planet. Salah satu bagian penting bila planet harus berputar bahkan memiliki sudut yang miring.
Diperkirakan planet Kepler 186F memiliki sudut yang miring yang stabil. Sedangkan kemiringan bumi dapat stabil berkat bantuan bulan.

Asisten Professor Gongjie Li  menyebut kami belum dapat menyimpulkan kemiringan sudut planet yang stabil diakibatkan adanya bulan disana (karena sulit dilihat). Tapi berdasarkan perhitungan simulasi, planet tersebut miring secara alami.