Pesawat jet Thunderbolt A-10 dirancang khusus untuk penghancur tank. Membawa senjata mesin tipe GAU-8 yang ditanam di depan hidung pesawat.

Rusia memiliki senjata mesin seperti A-10 dengan model Gryazev-Shipunov GSh-6-30. Tetapi ukurannya lebih kecil dibanding senjata Thunderbolt A-10

Amerika mengembangkan jet Thunderbolt A-10 sebagai Tank Killer.

Spesifikasi pesawat Thunderbolt A-10
  • Crew: Pilot only
  • Length: 53 ft 4 in (16.26 m), Wingspan: 57 ft 6 in (17.53 m) , Height: 14 ft 8 in (4.47 m)
  • Wing area: 506 ft² (47.0 m²)
  • Empty weight: 24,959 lb (11,321 kg)
  • Max takeoff weight: 50,000 lb (23,000 kg)
  • Engines: Twin 9,065 lbf (40.32 kN) General Electric TF34-GE-100A turbofans
  • Maximum speed: 381 knots (439 mph, 706 km/h) at sea level
  • Cruise speed: 300 knots (340 mph, 560 km/h)
  • Stall speed: 120 knots (220 km/h)
  • Combat radius: 250 nmi (288 mi, 460 km)
  • Ferry range: 2,240 nmi (2,580 mi, 4,150 km)
  • Service ceiling: 45,000 ft (13,700 m)
  • Rate of climb: 6,000 ft/min (30 m/s)

Diperkenalkan tahun 1977, penguna utama angkatan udara USAF dan pesawat Thunderbolt terakhir di produksi tahun 1984 oleh perusahaan Fairchild Republic yang diambil perusahaan Grumman dari grup Northrop Grumman.

Bagian depan pesawat di tempatkan senjata mesin kaliber 30mm, senjata utamanya dengan sistem senjata mesin Gatling yang awalnya dirancang dengan kapasitas 1350 peluru. Terakhir hanya di isi 1150 peluru. Entah disebut senjata mesin atau canon terbang karena pelurunya cukup besar dengan ukuran 30mm dan kemampuan memuntahhan pelurunya begitu banyak dalam waktu singkat.

Senjata mesin di pesawat disebut GAU-8 dengan 7 laras. Memiliki berat 16% dari total beban pesawat A-10.


Kecepatan tembakan awal dirancang untuk 2100 sampai 4200 peluru permenit, terakhir dibuat tetap dengan 3900 peluru permenit. Setengah detik dapat menembakan 50 peluru, setelah 1 menit semakin cepat mencapai 65 peluru perdetik.

Akurasinya tembakan mencapai 80% dengan diameter spot 12,4 meter bila ditembakan dari ketinggian 1200 meter. Berat senjatanya sendiri hanya 281 kg, tapi termasuk pelurunya mencapai 1800kg atau hampir 2 ton untuk senjata mesin pesawat ini. Cara menembakan juga mudah, pesawat Thunderbolt cukup menurunkan hidungnya sampai arah senjata mengarah ke target dengan kemiringan 30 derajat.

Persenjataan lainnya seperti rocket, misil anti pesawat dan membawa bom juga dilengkapi pada pesawat Thunderbolt. Walau mengunakan 2 mesin besar, kecepatan pesawat ini tidak terlalu cepat, hanya 560km ketika terbang. Dan kecepatan maksimum 706km.

Masalahnya senjata mesin yang ditaruh dilambung pesawat sangat besar. Seluruh unit dari magazine dan senjatanya lebih besar dari mobil VW kodok. Senjata utamanya di pesawat ini memang pelontar peluru Gatling yang sangat terkenal.

Pesawat Thunderbolt A-10 pengahancur tank Warthog

Pesawat penghancur tank Thunderbolt II ini ternyata umurnya cukup lama. Setelah 30 tahun lalu diproduksi, sampai sekarang masih akan dipakai. Sekitar 238 pesawat masih aktif  Setidaknya akan dipertahankan sampai tahun 2022 untuk aktif di jajaran angkatan udara Amerika.

Setidaknya ada dua skuadro udara dengan 12 pesawat aktif. Kecemasan angkatan udara Amerika dengan Thunderbolt, pesawat ini anti untuk menangkis serangan rudal darat ke udara.

Desember, sekretaris angkatan udara memberi pernyataan ke senat untuk mereformasi pesawat A-10. Lebih dari 100 pesawat memiliki penuaan sayap, atau sudah waktunya diganti. Bila anggaran diberikan maka usia pesawat A-10 siap tampil kembali.

Kenapa pesawat ini tetap dipertahankan, karena pesawat stealh fighter F35 belum benar benar siap untuk berperang. Sedangkan Thunderbolt sudah malang melintang di medan perang, bahkan kemampuan dalam pertempuran jarak sangat dekat di garis musuh adalah salah satu kemampuan pesawat ini.