Timelapse Slow Life dengan teknik Stacker dan Macro


Digital | 29 March 2014

Daniel Stoupin membuat 150.000 foto dengan camera 22Mpix format RAW. Lalu dibuat video dengan resolusi 4K. Stoupin mengunakan camera Canon  7D untuk mengabadikan sebuah karang. Setidaknya butuh 3 minggu untuk memproses foto menjadi video.

Tapi Canon 7D digunakan pertama, tetapi rusak di awal proyek pembuatan video. Mungkin shutter sudah keburu jebol, karena terlalu banyak mengambil gambar. Ternyata camera Canon 7D rusak karena tidak tahan harus bekerja terus menerus.

Mengapa dia membuat foto begitu banyak. Stoupin mengunakan teknik Stacking, satu frame video dihasilkan dari 3-12 gambar secara tumpuk untuk mendapatkan semua fokus. Hasil foto stack menghasilkan gambar lebih tajam di seluruh objek foto. Satu frame video membutuhkan waktu 10 menit untuk pengambilan gambar. Selain Canon 7D diawal pembuatan, lalu diganti dari 90% foto di video dengan Canon 5D MKIII. Perlengkapan lain seperti lensa Macro MP-E 65mm f.2,8 1-5x. Stackshot, 3 lampu, dan software Photoshop CS6, Zerene Stacker dan Helicon Focus untuk capture camera dan edit dengan Sony Vegas.

Membuat video dibawah ini menghabiskan waktu selama 9 bulan. Setidaknya penonton bisa melihat apa yang terjadi dengan sebuah kehidupan dari karang koral


Slow Life from Daniel Stoupin on Vimeo.


Berita terkait
Meteor Shower Geminid akan menjadi pertunjukan baru bagi astronom bulan ini. Mulai tanggal 13 Desember 2018. Bila cuaca baik malam atau tepatnya sebelum matahari terbit, dapat menyaksikan hujan meteor. Puncaknya dapat melihat 120 meteor dalam perjam. Lokasi hujan meteor Geminid dapat diperiksa mengunakan smartphone dari aplikasi astronomi

Fotographer Mike Obinski kali ini melakukan perjalanan yang sama, puluhan ribu km untuk mengejar badai. Mengabadikan pemandangan, hujan, petir dan debu. Video Monsoon 5 semakin menarik melihat petualangan si fotografer pengejar badai ini. 2 camera, 3 bulan mencari badai, video 8 menit Monson V dibuat dari 85.000 foto.



Bulan April lalu seorang fogorapher mengambil momen terbaik ketika gunung Calbuco erupsi. Dia mengabadikan dengan teknik foto timelapse. Martin Heck  baru saja merilis video yang dibuatnya di web Youtube

Beno Saradzic akhirnya mengeluarkan video Abu Dhabi The Capital di tahun 2014, yang ini versi 7 menit. Video dibuat atas permintaan  kementerian umum Abu Dhabi dan dikerjakan oleh perusahaan Timesand Studio.

Sean mahasiswa pHD astronomi membuat video di puncak gunung Mauna Kea Hawai. Foto diabadikan dekat dengan teleskop observasi. Walau mengunakan camera Canon, dia lebih mengandalkan lensa produsen non Canon. Untuk mengisi baterai, mengunakan baterai lithium RC sebagai powerbank.

Video ini menunjukan betapa luasnya galaksi kita. Bassem pertama kali menghabiskan waktu dengan astro fotografi. Terbang ke satu tempat, dan  mendapatkan Milky Way dibalik bukit.

Beno Saradzic seperti melihat keajaiban dari negara Emirat. Dia meninggalkan videonya di Vimeo "". Mengabadikan video timelapse di Burj Khalifa, pelabuhan Aldar dan lainnya. Video yang dibuat tidak kepalang, 7 menit 40 detik, 2 setengah tahun



Teknik video Layerlapse mengabung foto dengan jam berbeda dan disatukan menjadi video. Dibuat dari 150 ribu foto menjadi video, data foto mencapai 6TB. Layerlapse dibuat dengan teknik gabungan foto yang diambil pada waktu berbeda.

Tip ini diberikan dari Profesional Photographer, untuk mengambil pemandangan. Pertama pastikan komposisi gambar, tentu fotographer ingin objek gambar tajam di belakang maupun depan

Randy Halverson membuat foto untuk time lapse sejak April sampai November 2013 di Dakota Selatan, Wyoming dan Utah. Cuaca tahun lalu agak susah ditebak, katanya. Ketika ingin mengabadikan galaksi malah mendapat awan dan petir.

Nathan Kaso membuat video tentang negara Selandia baru. Mengunakan 2 teknik dari video dan timelapse. Perangkat Canon 5D Mark III, motion control Emotimo TB 3 Black. Dia merubah firmware Canon dengan firmware MagicLantern.

Nicholas Buer membuat video di San Pedro Atacama di utara Chile. Dia keliling disana selama 12 hari dan nongkrong di ketinggian 2600m untuk mengabadikan landscape serta inti galaksi Bima Sakti. Musiknya sudah keren, gambarnya juga keren.

Fotographer Colin Rich membuat video timelapse mengikuti musik . Beberapa video dibuat singkat hanya 1-2 detik, video lain memiliki durasi lebih panjang. Peralatannya lengkap dengan membawa FloatCam DC Slider

Si pembuat video ini mengatakan butuh 14 bulan jalan jalan. Salah satu foto terbaik mengabadikan petir di video timelapse ini. Belajar dari kesalahan video pertama, hujan es sampai serangga selama proses pengambilan gambar.



Andrew Walker membuat video timelaspse dengan pemandangan alam di Montana dan Arizone. Dari 15000 foto pemandangan alam, video mendapat nilai dari staf Vimeo




No popular articles found.