Galaksi muda tumbuh sangat cepat berada di 12 milliar tahun lalu


Kategori : Science | Date : 14 March 2014
Astronom internasional Carnegie's Eric Persson dan Andy Monson telah menemukan galaksi yang matang dan menjadi sangat besar dalam pembentukan awal. Ada beberapa galaksi ditemukan tapi jaraknya begitu jauh. Mencapai 12 miliar tahun cahaya dengan bentuk cahaya merah. Diperkirakan bentuk galaksi tersebut baru berusia 1,6 miliar tahun ketika terjadinya pembentukan alam semesta.

Menurut teori, galaksi yang aktif akan mengkonsumsi gas dan membentuk banyak bintang. Sedangkan galaksi saat ini rata rata sudah tidak memproduksi banyak bintang lagi dan sudah stabil. Proses pembentukan dari gas, inti galaksi dan bintang serta planet di dalam galaksi terjadi dalam waktu sangat lama.

Galaksi yang diamati memang tidak terlihat karena jaraknya sangat jauh. Baru ditangkap secara visual mengunakan pencitraan inframerah. Peneliti mengatakan satu galaksi rata rata memiliki 100 milyar bintang. Galaksi kita misalnya, karena sudah matang dan berusia tua maka pembentukan beberapa bintang sangat lambat. Sedangkan di tempat yang sangat jauh terlihat pembentukan banyak bintang terjadi. Dan tingkat ledakan terbentuknya bintang mencapai ratusan kali lebih banyak dari perkiraan. Proses pembentukan bintang dapat terjadi dalam waktu 1 miliar tahun saja.

Mengapa galaksi tumbuh begitu cepat dan membuat bintang lebih awal. Akibatnya galaksi yang lebih awal terbentuk akan mengalami penuaan lebih cepat atau bintang yang cepat mati. Masih menjadi pertanyaan lain dari kalangan astronomi, mengapa pembentukan galaksi dengan milliaran bintang dapat terjadi lebih cepat dibanding teori sebelumnya.

Galaksi yang ditemukan dibawah ini diamati selama 40 malam dengan camera Fourstar dari teleskop Magellan di Carnegie Las Campanas di Chile bersama teleskop Hubble Near-infrared camera.

Contoh gambar dari galaksi via teleskop ruang angkasa Hubble. Galaksi pada gambar dibawah ini letaknya sangat jauh, 12 milliar tahun cahaya dari bumi.


Berita terkait
Ketika gugus bintang dapat mencapai jumlah 1 juta bintang. Sebagian besar bintang dapat lahir dalam periode yang sama. Uniknya bintang di satu gugus Large Megallanic Cluster atau galaksi kerdil muncul bintang besar dan usianya muda. Karena ukuran yang besar, panas dan cahaya berwarna biru. Mengapa bintang tersebut ada disana. Peneliti memberi 2 pendapat.

Galaksi terbesar di alam semestaSeratus juta galaksi yang terditeksi oleh manusia, galaksi apa yang terbesar yang pernah ditemukan. Disebut galaksi IC 1101, diperkirakan memiliki bentuk eliptikal. Jaraknya dari bumi 1 milyar tahun cahaya, memang jauh sekali tapi ukurannya sangat besar.



Tim astronomi dari universitas Yale dan UC Santa Cruz baru saja mengumumkan mereka menemukan galaksi paling jauh yang ditemukan saat ini. Galaksi EGZ-ZS8-1, diperkirakan memiliki jarak 13 miliar tahun cahaya. Bila dihitung mundur, baru terbentuk 670 juta tahun setelah alam semesta mulai terbentuk

Peneliti mulai mengamati sebuah gas besar sedang mengarah ke lubang hitam di galaksi Bima Sakti. Diperkirakan akan ditelan oleh lubang galaksi kita. Foto terbaru, benda yang diperkirakan gas tersebut adalah bintang dan selamat tidak dimakan oleh Black Hole.

Galaksi NGC 986 atau nama lain galaksi Dunlop 519 ditemukan tahun 1828 oleh astronomi James Dunlop. Letaknya 56 juta tahun cahaya, dan berada di formasi Fornax. Tapi galaksi ini unik, tidak spiral utuh seperti lingkaran melainkan memanjang.

Galaksi NGC 1291 terletak 33 tahun cahaya. Galaksi ini memiliki keunikan dengan cahaya yang tampak seperti cincin atau halo. Karena bintang yang usia muda baru terbentuk dan muncul dibagian luar galaksi. Mengapa bintang disana sampai membuat pola seperti cincin.

Galaksi NGC 7793 terlihat pada foto sangat terang walau letaknya sangat jauh. Berada 13 juta tahun cahaya dari bumi. Menjadi galaksi paling terang di grup Sculptor. Ada tapinya, menurut astronom di galaksi ini merupakan tempat keras. Lingkungan yang keras seperti apanya.



Galaksi Andromeda adalah galaksi terdekat dengan galaksi Bima Sakti. Kedua galaksi ini menjadi galaksi terbesar di satu kluster. Tapi ada satu galaksi M33 sebagai galaksi terdekat kedua, dan galaksi ini sedang mengarah ke galaksi kita Bima Sakti.

Galaksi NGC 4258 jaraknya 23 juta tahun cahaya. Disana terlihat seperti kembang api, ada lubang hitam memakan gas disana.  Galaksi 4258 disebut juga M106, memiliki bentuk spiral seperti Bima Sakti. gambar 4 teleskop untuk mendapatkan satu gambar lengkap

Galaksi umumnya memiliki bentuk spiral atau elips (lingkaran), tapi galaksi ini agaknya berbeda. Jaraknya 100 juta tahun cahaya, dan di ambil gambarnya kembali oleh Hubble tahun 2000. Galaksi NGC 3081 dengan bentuk elips ini berbeda dengan memiliki bentuk cincin dan di dalamnya ada satu cincin lagi.

Galaksi M104 atau galaksi Sombrerp diambil pada bulan April - Mei 2012. Jaraknya 28 juta tahun cahaya, berada di konstelasi Virgo. Dinamakan Sombrero karena terdapat cahaya Halo piring galaksi ini, mungkin ada 2 galaksi berbeda disana.

Teleskop di Chili menelaah sebuah bintang kuning yang pernah di abadikan saat ini ternyata kembar. Menjadi bintang kuning terbesar yang pernah di abadikan. Bintang HR 5171 A memiliki jarak 12 ribu tahun cahaya dari bumi.

Bukan melihat dari proses terbentuknya sebuah tata surya. Tetapi melihat dari mana saja materi pembentukan di alam semesta, dan perubahan bentuk dari dua atom utama Helium dan Hidrogen menjadi materi di alam semesta seperti saat ini

Galaksi NGC 1433 diabadikan oleh NASA ESA dari teleskop Hubble. Struktur warna di pusat galaksi ini yang menarik. Dari teleskop Alma di bumi menganalisa gambar lama dan baru. Alma adalah teleskop gelombang radio yang berada di Chili.



Galaksi spiral NGC 6872 yang ditemukan NASA menjadi galaksi spiral terbesar saat ini. Rentangnya mencapai 552 ribu tahun cahaya, dan jaraknya memang jauh sekitar 212 juta tahun cahaya dari Bumi.




No popular articles found.