Kapan Bumi kiamat, sebagai kata akhir habisnya peradaban di planet Bumi.

Manusia hanya sebagian kecil dari sejarah alam semesta.

Terbentuknya tata surya akan berumur 14 milyar tahun, dan sampai sekarang masih mengalami perkembangan.

Perkiraan lahirnya tata surya sampai saat ini baru berumur 4 milyar tahun. Sedangkan manusia baru muncul sekitar 200 ribu tahun lalu.

50 ribu tahun nanti, asumsi terjadi pemanasan global, bukan hanya panas yang terjadi. Tetapi bumi mungkin mengalami jaman es kembali.

Lebih jauh ke masa depan, 50 juta tahun kedepan, ujung pantai California menyatu dan bertabrakan dengan palung Aleutian. Afrika  akan bertemu Euroasi dan di Mediterania yang muncul pengunungan seperti Himalaya. Sampai 250 juta tahun kedepan, semua benua akan bergerak bisa menjadi satu kembali.

Sementara selama 250 juta tahun sampai 800 juta tahun. Jumlah gas CO malah menurun, dampaknya tumbuhan tidak bisa berfotosintesis. Jauh 1 milyar tahun kedepan, cahaya Matahari akan meningkat 10%. Membuat suhu bumi naik mencapai 47 deg.C. Air lautan dapat menguap ke luar angkasa, lalu semua kehidupan akan selesai. Itu perkiraan dimasa mendatang ketika bumi tidak layak lagi di tinggali.

Nasib Matahari di masa depan

Bagaimana kehidupan matahari sendiri sebagai sumber energi di bumi. Panas matahari yang mengerakan cuaca dari angin, panas, hujan termasuk badai. Matahari akan berubah dan meredup setelah 7.9 milyar tahun lagi. Matahari adalah benda di ruang angkasa berbentuk gas. Dan gas disana sangat besar volumenya. Matahari akan semakin membesar sampai 256 x ukuran saat ini, karena Matahari mulai kehabisan gas yang perlu dibakar dan inti matahari mulai runtuh atau melemah untuk mempertahankan gas yang ada. Pada kondisi tersebut, Matahari akan akan membengkak sangat besar dan menyerap planet Merkurius dan Venus bahkan planet Bumi ke dalam gas raksasa.

1.1 miliar tahun kedepan. Cahaya matahari akan lebih terang 10% dari cahaya saat ini. Semakin terang, semakin panas.

3,5 miliar tahun kedepan. Cahaya matahari akan lebih terang lagi mencapai 40% dari sekarang. Disini lautan akan mendidih dan menguap. Es di bumi total lenyap, dan air semuanya akan mulai menguap ke ruang angkasa. Bumi menjadi panas dan kering seperti planet Venus.

5.,5 miliar tahun kedepan. Matahari mulai berevolusi menjadi raksasa merah. Disini dimulai fase semua hidrogen habis terbakar. Dan materi helium mulai terbakar di matahari. Membuat matahari semakin tidak stabil, di dalam inti matahari terjadi peningkatan panas serta membuat ukuran matahari terus membesar. Matahari akan terus membengkak mencapai 2 planet di depan Bumi, atau mungkin Bumi akan masuk. Waktu tersebut, Bumi tidak akan bertahan.

7,58 miliar tahun kedepan, massa matahari secara total menjadi raksasa merah. Ukurannya menjadi 256x dari ukuran sekarang. Dan menyisakan massanya hanya 67%

Bumi tidak akan selamat ketika matahari kehilangan massa. Walau terdorong menjauh sampai 50% dari orbit saat ini, Matahari akan terus membesar.

Berita baiknya, Manusia akan dipaksa pergi dari Bumi. Posisi habitat di tata surya kita yang awalnya 1AU dengan posisi Bumi, akan bergeser lebih jauh, mungkin mencapai 49 -71 AU atau berada di daerah sabuk asteroid Kuiper. Disana es dari sisa pembentukan tata surya akan mencair. Dan melahirkan air di luar orbit Pluto.

Mungkin planet Eris akan menjadi dunia baru, setidaknya sementara. Dan planet Pluto menjadi planet Venus Baru. Serta planet Make Make, Haumeau yang lebih jauh menjadi bagian tata surya.



Kapan manusia harus pergi dari Bumi
Matahari sebagai sumber energi Bumi tidak akan mati setelah 5 miliar tahun, tapi manusia harus pergi dari Bumi 1 miliar tahun kedepan
1 miliar tahun lagi, matahari akan semakin panas bahkan cukup panas untuk merebus air di lautan. Sejauh ini matahari menjadi bintang paling stabil setelah urutan teratas setelah bintang kerdil merah yang hidupnya lebih lama dari matahari. Matahari masuk kategori bintang G, cukup besar tapi tidak terlalu panas.

Selama membakar, matahari merubah helium dari gas hidrogen di intinya. Perubahan fase ini berlangsung selama 8 miliar tahun sejak tata surya terbentuk. Dibanding usia tata surya kita sekitar 4,5 miliar tahun. Jadi usia matahari sudah mencapai sedikit lebih dari setengah usianya, dan matahari berada di usia remaja sebelum mencapai usia tua yang akan meledak.

8 miliar tahun kedepan adalah masa bahagia bagi matahari untuk membakar gas hidrogen menjadi helium. Ketika matahari telah kehabisan gas hidrogen di intinya. Yang tersisa adalah gas helium. Masalahnya matahari tidak cukup panas atau tidak cukup padat untuk membakar helium di masa mendatang.

Dalam sebuah bintang, gravitasi menarik semua gas ke bagian tengah. Ketika bintang mulai membakar hidrogen, dampaknya ada gas helium yang dihasilkan. Dan membuat tekanan keluar untuk mengimbangi tekanan gravitasi ke arah dalam. Ketika tidak ada lagi yang tersisa di dalam untuk dibakar, maka gravitasi akan mengambil alih. Akhirnya kekuatan tekanan pusat bintang mulai membakar bagian helium ditengah, termasuk gas hidrogen akan semakin banyak dibakar. Disinilah fase matahari menjadi raksasa merah, kekuatan gravitasi dari dalam yang mendorong lebih kuat membuat matahari semakin besar karena tekanan dari dalam semakin kuat.

Selama proses membengkak, matahari juga semakin panas. Disinilah masalah bagi manusia tidak akan bertahan di planet Bumi. Bahkan sebelum matahari membakar habis sisa gas hidrogen. Tingkat cahaya matahari semakin tinggi mencapai 10% setiap satu miliar tahun. Naiknya intensitas panas cahaya matahari 10% mungkin tidak siginifikan, tapi bagi Bumi adalah masalah.


Posisi bumi saat ini berada di zona aman akan berubah, seperti memajukan planet kita lebih dekat ke matahari. Dengan putaran bumi yang ada saat ini, bumi akan semakin panas dan air laut mulai menguap.Ketika matahari menghabiskan gas hidrogen, planet yang layak huni adalah Mars dengan posisi lebih jauh.
Sedangkan 4 planet dibelakang Mars tidak mungkin di tinggali manusia, dan Pluto terlalu kecil dan belum mencapai panas yang cukup.

Bumi adalah sistem yang komplek dan menjadi model paling sempurna untuk kehidupan. Tapi manusia yang tinggal tidak akan lebih lama dari 1 miliar tahun lagi, dan manusia harus memikirkan untuk pergi dari Bumi.