Black Hole MQ1 di galaksi M83 sedang dipelajari


Science | 3 March 2014

Sebuah galaksi Messier 83 atau dengan nama lain M83, NGC 5236 sedang diteliti oleh astronom. Jaraknya hanya 15 juta km dari bumi dan letaknya di konstelasi Hydra. Galaksi ini bisa kadang bisa terlihat walau mengunakan binocular.

Galaksi M83 memiliki bentuk spiral terdapat sebuah lubang hitam / black hole yang disebut MQ1. Black hole MQ1 disebut juga sebagai Microquasar, dimana sebuah lubang hitam dikelilingi gelembung gas raksasa atau Jet.

Tetapi peneliti mengatakan ukuran MQ1 ini kecil, hanya memiliki lebar 100km. Tetapi memiliki gas jet disekitarnya memiliki rentang 20 tahun cahaya dari satu sisi ke sisi lain. Struktur atau bentuk MQ1 seluruhnya lebih besar dari tata surya kita.

Peneliti menduga pembentukan lubang hitam MQ1 terjadi dari sebuah bintang besar yang mati dan berubah menjadi black hole. Di sekitar MQ1 dikelilingi oleh gas. Peneliti melakukan pengamatan dengan beberapa teleskop dari Hubble, Magellan dan Chandra X-ray. Pengamatan dari Australia dilakukan dengan teleskop Very Large Array untuk melihat cahaya radiasi yang tampak. Dari beberapa gambar yang dianalisa, barulah peneliti mengatakan benda tersebut sebuah black hole dengan kerapatan sangat padat. Bayangkan saja sebuah benda berukuran 100km memiliki 7x isi dari masa matahari.

Ukuran black hole memang bervariasi. Ada yang berukuran kecil. Ada juga yang disebut Supermasif alis besar sekali dan ukuran dapat mencapai jutaan kali dibanding matahari. Seperti lubang hitam ditengah galaksi Milky Way memiliki ukuran sangat besar sebagai inti galaksi.

Sebuah black hole yang sangat kuat dapat menarik gas yang ada disekitarnya, lalu dilemparkan kembali. Seperti MQ1 melemparkan gas sepanjang 20 tahun cahaya jauhnya. Ukuran MQ1 yang hanya 100km tidak penting, tapi kepadatannya yang perlu diteliti oleh kalangan astronomi.



Berita terkait
Bila ditanya dimana titik tengah galaksi Bima Sakti. Sekarang bisa dijawab setelah peneliti ESO melakukan pendataan dari titik tengah galaksi Bima Sakti selama 16 tahun. Mungkin ini yang disebut wilayah lubang hitam Sagitarius, masih ada lubang hitam lebih kecil, jumlahnya cukup banyak

Membayangkan kekuatan dan ukuran lubang hitam, kekuatannya sama seperti bumi dipadatkan menjadi seukuran kacang. Sejauh ini ada beberapa lubang hitam terbesar, sebesar apa benda tersebut. Peneliti mengatakan jumlahnya banyak mencapai jutaan lubang hitam di galaksi kita.



Nasa temukan lubang hitam terbesar dan diberi nama black hole PDS 456. Mengunakan Nasa Nuclear Spectroscope Telescope Array (NuSTAR dan ESA XMM Newton Telescope. Para ilmuwan di CalTech dapat memperkirakan kekuatan benda ini dalam waktu dekat.

Bintang pulsar adalah bekas bintang mati yang memadat menjadi sebuah bintang yang sangat padat. Membayangkan kepadatan bintang pulsar seperti memadatkan gunung Everest seukuran ransel. Apakah mahluk hidup bisa tinggal di sekitar bintang Pulsar

Tetapi lubang hitam memainkan peranan penting bagi kehidupan, khususnya manusia. Blackhole akan melemparkan jet. Jet yang terlempar mungkin menghantam galaksi yang berdekatan, dan disana terciptalah bintang. Seperti kejadian di galaksi HE0450-2958 memiliki sebuah quasar

Bila bintang meledak mati menjadi bintan neutron atau black hole. Bila menjadi bintang neutron dan ada benda lain disampingnya, apa yang terjadi. Akan hangus terbakar karena radiasi si bintang induknya.

Akhirnya ada jawaban yang satu ini. Lubang hitam yang ada ditengah galaksi bukan hanya bentuknya saja yang sangat besar. Ternyata lubang hitam itu berputar, dan putarannya sangat cepat. Tidak bisa dihitung, karena dapat mendekati kecepatan cahaya. Apakah lubang hitam akan terus membesar, dijawab tidak



Peneliti astronomi baru memperkirakan jawaban dari teka teki mengapa galaksi Bimasakti kita berbeda dengan 2 juta tahun yang lalu. Blackhole atau lubang hitam di tengah galaksi kita sebenarnya sangat kuat, setelah diperkirakan awan gas Magellanic sebagai jejak fosil kuno.




No popular articles found.
< /body>