Yang penting bagi pembeli smartphone adalah harga.
Persaingan smartphone kelas menengah dan atas akan semakin tajam. Sementara Qualcomm masih menguasai perangkat di pasar high end.

Tetapi secanggih apapun sebuah smartphone, fungsinya tetap sama sebagai alat komunikasi. Baterai tetap menjadi kendala walau aplikasi di smartphone sudah baik. Khususnya multitasking dan foto membutuhkan kinerja procesor lebih baik. Kecuali kebutuhan teknologi baru, camera yang lebih tajam (dalam ukuran megapixel), atau camera video recording dan jaringan LTE terbaru.

Hal ini tergantung dari teknologi procesor. Semakin canggih procesor, maka procesor terbaru dapat memanfaatkan teknologi camera 4K (Full HD X 4) atau display resolusi tinggi dapat ditangani. Sedangkan procesor murah hanya mampu menangani display paling tinggi untuk Full HD 1080p atau lebih rendah dengan HD 720p. Sehingga di pasang layar smartphone dengan resolusi rendah.

Dukungan jaringan wireless. 4G LTE adalah jaringan telepon ke smartphone, memerlukan layanan BTS provider dan dukungan perangkat seperti smartphone. Siapa yang lebih dahulu keluar, tentu smartphone. Bagaimana dengan provider, tentu harus menunggu. Bila memiliki smartphone high end dan mendukung jaringan 4G LTE lebih canggih, belum tentu didukung oleh provider telekom.

Bisa dibayangkan tampilan smartphone murah seperti Android One dari Google hanya $100 dengan layar seadanya, tapi sudah cukup untuk penguna biasa. Mengapa harus membeli smartphone seharga $700. Tapi lagi lagi kebutuhan kita dan gengsi saja. Tentu tidak lucu memiliki mobil Ferrari tapi memegang smartphone Android One $100 walau pemiliknya memang hobi mengunakan untuk foto Selfie di Facebook dan Chatting. Dan Android One terbaru sudah mendukung 4G LTE, dengan standar yang sama dengan provider telekom di Indonesia.

Resolusi lebih tinggi dan camera lebih tajam adalah biaya, sehingga harga smartphone akan lebih mahal. Menurunkan perangkat lebih rendah seperti camera 8-10-12Mpix dengan resolusi lebih kecil dibanding smartphone high end dengan 16-20Mpix, dan layar smartphone dengan resolusi lebih kecil, maka biaya produksi lebih murah termasuk procesor yang dipakai dapat mengunakan tipe menengah. Jadilah rancangan smartphone kelas menengah atau kelas pemula. Tapi teknologi tidak akan bertahan lama, camera 13Mpix sudah canggih, tapi lihat 2-3 tahun kemudian mungkin sudah digunakan di smartphone paling murah.

Disini jawabannya.
Mengapa teknologi procesor harus berubah. Procesor smartphone adalah bagian utama, untuk memproses ketajaman sensor camera, teknologi navigasi, resolusi layar monitor dan jaringan wireless.
Procesor 3 tahun lalu mungkin tidak bisa merekam video 4K, sedangkan sekarang sudah tersedia sensor camera.
Procesor 3 tahun lalu mungkin masih 32bit, sekarang sudah mengunakan teknologi 64 bit.
Procesor 5 tahun lalu masih mengunakan OS Android 2 atau Gingerbird. Sekarang Google sudah mengembangkan Androdi 5,6,7. Dan tidak akan berjalan baik dengan procesor 5 tahun lalu.

Dibawah ini perbedaan di setiap model procesor dengan kemampuan yang diberikan.

Anda bisa melihat kemampuan 4 model smartphone dibawah ini.
  1. Mediatek X10 MT6795T. Mampu menangani camera 20MPix camera dan 4K video, dan mendukung satelit navigasi GPS & Glonass
  2. Mediatek MT6753. Mampu menangani maksimum 13-16Mpix camera dan Full HD video, navigasi Glonass, GPS dan A-GPS.
Bisa dilihat perbedaan antara Mediatek X10 model tertinggi (sebelum X20), memiliki kemampuan yang sama seperti Snapdragon 615 di kelas Mid-range. X10 lebih unggul untuk memakai camera 20Mpix. Dan keduanya memiliki kemampuan recording video 4K.

Berbeda dengan MT6753 dibawahnya, menangani camera yang sama seperti Snapdragon 615, tapi kemampuan video recording lebih rendah hanya sebatas Full HD 1080p. Disinilah batasan dari procesor masing masing produsen.

Perbandingan Mediatek vs Snapdragon
Tapi apakah kebutuhan tersebut harus dibayar mahal oleh mereka yang menginginkan smartphone high end. Sepertinya teknologi smartphone terkait dengan tren.

Tren Selfie dengan camera (ketajaman sensor camera), bertambah lagi dengan kecepatan upload di sosial media (4G LTE). Mengapa penguna smartphone tidak mau mengunakan camera biasa, alasannya sudah pasti "kurang praktis". Hanya kata praktis itu mahal. Tanpa terasa membeli smartphone 6 sampai 8 juta untuk mendapatkan camera lebih tajam. Harga smartphone itu sudah setara camera pocket high end bahkan DSLR kelas pemula.
Di akhir tahun 2016 muncul teknologi HDR, dimana smartphone mengunakan 2 camera. Tujuannya agar foto tampil lebih baik.

Bukan berarti harga smartphone mahal akan menutupi semua kebutuhan kita. Misalnya hanya kebutuhan internet dari WIFI dan telepon 2G GSM, tentu tidak membutuhkan jaringan LTE, tapi WIFI yang lebih diutamakan dan smartphone murah.

Tetapi kebutuhan foto Selfie dan hobi dengan kebutuhan camera diatas 13-20Mpix atau smartphone yang mampu merekam resolusi tinggi 4K memang tidak ada pilihan. Karena teknologi tersebut (sementara) masuk kelas smartphone mid-range / kelas menengah dan high end seperti teknologi  Snapdragon 805, 810 atau 820 (2015) 821 (2016), 835 (2017).

Bila anda tidak peduli dengan gengsi, mungkin fungsi dasar pada smartphone sudah terpenuhi. Dengan smartphone murah atau kelas menengah sudah lebih dari cukup. Memang fitur lain yang lebih canggih hanya ada di smartphone premium, tetapi apakah fitur tersebut dipakai. Jangan membeli smartphone karena mahal, tapi kita tidak tahu apa yang akan kita gunakan. Tidak dipungkiri untuk foto yang bening dan tampil cantik memang tidak ada di smartphone kelas pemula. Tetapi hitung perbedaan smartphone seharga 7 juta untuk 1000 foto yang anda buat selama mengunakan smartphone tersebut dan berapa biaya satu foto selfie.

Mungkin anda pernah melihat teman yang suka Hitech. Dengan perangkat camera pemula / murah, camera yang dipegang dengan hati hati. Dan dia mampu membuat foto sangat indah. Tapi ada satu rekan dengan camera puluhan juta dengan lensa mahal puluhan juta, menenteng camera kesana kemari. Hasil fotonya biasa saja. Jadi bedakan apakah anda membeli smartphone untuk dipakai sesuai teknologi atau untuk di tenteng sebagai gaya.

Sejauh ini  memang tidak ruginya sebuah teknologi smartphone. Siapa yang diuntungkan, tentunya pembeli. Karena semakin banyak pilihan dari jenis procesor dan smartphone. Dan jangan lupa bahwa produsen CPU smartphone bukan di dominasi kedua merek Mediatek atau Snapdragon. Masih ada produsen procesor seperti Samsung Exynos, Marvell , Hisilicon dan lainnya. Hal penting lainnya adalah garansi dari produsen dan upgrade OS di kemudian hari. Dan smartphone anda tidak hilang atau jatuh dan pecah.

Pembeli perangkat harus jeli apa yang ditawarkan oleh produsen smartphone.
  • Lihat jenis procesor, apakah yang bisa dilakukan. Misalnya Mediatek MT6752 memiliki teknologi 8 core dengan arsitek ARM Cortex A53.
  • Sudah mendukung teknologi video H.265 terbaru atau hanya H.264 recording video.Tanyakan kepada diri kita apakah mengenal kata H.265.
  • Perhatikan teknologi procesor MT6752 seperti kemampuan mengakses camera sampai 16 Megapixel dan jaringan 4G. Model nomor procesor tersebut menentukan teknologi yang dimiliki.
  • Apakah mendukung 3G atau 4G LTE serta lihat standar Category  LTE  (Cat x). Kebutuhan kita apakah membutuhkan koneksi super cepat, bila di daerah sepertinya 4G LTE dan VolTE dari yang mungkin belum tersedia di tempat anda. Jangan lupa lihat dukungan dari operator di Indonesia, bila ditempat tinggal anda tidak ada layanan 4G tapi smartphone anda sudah mendukung
  • Baca dengan baik tipe camera yang dipakai, apakah sesuai dengan kebutuhan anda.
Hal seperti diatas perlu dipelajari lebih lanjut dengan melihat fitur dari procesor.

Procesor Mediatek
Mediatek MT6573 True 8 Core. Memiliki kemampuan video Full HD 60 fps, dan mendukung video H.265, kemampuan untuk camera 16Mpix. Di tahun 2015 smartphone  menengah.
Mediatek MT6732, 4 core, 13Mpix camera, Full HD, display HD, Cat4
Mediatek MT6735, 4 core Cortex A53, 13Mpix, camera Full HD, layar HD, Cat4 dan EVDO
Mediatek MT6738, 4 core, 13Mpix camera, Full HD, display HD, 4G LTE (2016)
Mediatek MT6739, 4 core, 13Mpix camera, Full HD+, Dual On 4G + 4G, Dual 4G VoLTE, dual camera 13MP+13MP  (2017)
Mediatek MT6570, 2 core , Cortex A7
Mediatek MT6580, 4 core, Cortex A7, HD
Mediatek MT6750, kombinasi 6755 dan 6753.  Octacore 1,5Ghz, Cortex A53, 16Mpix camera, 4G LTE, mendukung 4GB RAM LPDDR3
Mediatek MT6750T, Octacore lebih baru dengan dukungan 4GB RAM LPDDR3 sampai 833Mhz.
Mediatek MT6752, 8 core, 16Mpix camera, Full HD video, LTE Cat4
Mediatek MT6753, 4 core Cortex A53, camera  16Mpix, Full HD, 4G LTE Cat4 ?
Mediatek MT6755, 8 core, camera 21Mpix atau 16Mp +8Mp, Full HD, 4G LTE Cat6 (2x20 -300/50mbps)
Mediatek Helio X10 MT6795, 64bit Octa Core, camera 21Mpix, video H.265 4K 2K 30 fps, layar 2560x1600 (2K), 4G LTE Cat4
Mediatek Helio P10. Mendukung LTE Cat6, codec H.265 video, camera sampai 21Mpix atau dual 16+8 Mpixg6593
Mediatek Helio P23. 8 core Cortex A53. Mendukung LTE Cat7/13 World Modem satu chip untuk seluruh jaringan di dunia, dual 4G VoLTE / ViLTE, smart antena Mediatek TAS 2, GPU Mali G71 MP2 770Mhz, Dual camera 13MP/ single 24MP (update Agustus 2017)
Mediatek Helio P30. 8 core Cortex A53. Mendukung LTE Cat7/13 World Modem satu chip untuk seluruh jaringan di dunia, dual 4G VoLTE / ViLTE, smart antena Mediatek TAS 2, GPU Mali G71 MP2 950Mhz, Dual camera 16MP/ single 25MP (update Agustus 2017)
Mediatek Helio P40 6 core mengandalkan 2x Cortex A73 dan 4x Cortex A5312nm pesaing Snapdragon 660.
Mediatek Helio X20 MT6795, akan di update ke Mediatek X22. Memiliki 3 cluster 10 core, Cortex A72 + A53, camera 32Mpix, video H.265 / VP9, video 4K2K 30fps, layar 2K, 4G LTE Cat6
Mediatek Helio X23 Deca Core, mendukung dual camera MiraVision EnergySmart Screen (Desember 2016)
Mediatek Helio X25 MT6795T disebut Turbonya X20. Memiliki 10 core, camera 25Mpix atau dual 13Mpix, video recording 2K/4K 30 fps, 4G LTE Cat.6 / Volte (diumumkan Maret 2016)
Mediatek Helio X27 Deca Core, mendukung dual camera, MiraVision EnergySmart Screen (Desember 2016)
Mediatek Helio X30, 10 Core. Memiliki 3 bagian procesor, mendukung camera 28Mpix untuk camera belakang, RAM 8GB dan dibuat dengan teknologi 10nm, Mengantikan X25 dengan 2 x A72, di X30 menjadi 2x A73. Playback dan recording 4K, display 2K, 4G LTE Cat 10.
Mediatek Helio X35

Perubahan teknologi procesor Mediatek untuk Navigasi
P10 GPS /Glonass/Beidou
P20 GPS /Glonass/Beidou
X10 GPS /Glonass/Beidou
X20 GPS /Glonass/Beidou

Qualcomm
Seri Snapdragon 800
Snapdragon 815, 8 core, grafik Adreno 450
Snapdragon 820, 4 core CPU Kyro, 64bit TW2, grafik Adreno 530.
Snapdragon 821 seperti Snapdragon 820, clock lebih cepat 2,4Ghz dan performa 10% lebih baik
Snapdragon 835. 8 core (4x4 core) Kyro speed cpu 2,45Ghz GPU Adreno 540, X16 LTE, dual sensor camera 16Mpix / single sensor 32Mpix
Snadragon 865, perbaikan dari 835

Seri Snapdragon 600
Snapdragon 600, 4 core, grafik Adreno 320, camera 21Mpix, video Full HD H.264
Snapdragon 602A, 4 core, grafik Adreno 320, update di Playback dan video1080p 30fps, simulasi camera sampai 3 unit
Snapdragon 610, 4 core, grafik Adreno 405, camera 21Mpix, video 1080p60 H.264 dan 1080p30 H.265, display meningkat untuk 2K, mendukung 4G LTE Cat4, untuk 32 bit dan 64 bit
Snapdragon 615, 8 core, grafik Adreno 405, camera 21Mpix, video 1080p60 H.264 dan 1080p30 H.265, display meningkat untuk 2K, mendukung 4G LTE Cat4, untuk 64 bit
Snapdragon 616, 8 core, camera 21Mpix, video 1080p30 H.264 dan 1080p30 H.265, display meningkat untuk 2K, mendukung 4GX5  LTE
Snapdragon 618 (menjadi Snapdragon 650), 6 core (?), grafik Adreno (?), camera 21Mpix, video 4K, display meningkat untuk 4K, mendukung 4G LTE Cat7, untuk 64 bit
Snapdragon 620 (menjadi Snapdragon 652), 8 core, grafik Adreno 418, camera 21Mpix, video 14k, display meningkat untuk 4K dan hardware encode decode H.265, mendukung 4G LTE Cat7, untuk 64 bit
Snapdragon 625, 8 core, grafik Adreno 418, 4G LTE  (dibuat oleh HKMG Samsung)
Snapdragon 630, 8 core, core ARM 53 x 8, 4G LTE Cat12, Graphic Adreno 508, camera procesor Spectra 160, Quick Charger 4.0 - 2017 penganti Snapdragon 653
Snapdragon 636, 8 core, core Kyro 260 x 8, 4G LTE Cat12, Graphic Adreno 509, camera procesor Spectra 160, Quick Charge 4.0 - 2017 penganti Snapdragon 630
Snapdragon 660, 8 core, core Kyro 260 x 8, 4G LTE Cat12, camera procesor Spectra 160, Quick Charge 4.0 - 2017 penganti Snapdragon 625

Snapdragon 410 dengan 4 core, grafik Adreno 306, camera 13,5 Mpix, video 1080p H.264 dan 720p H.265, dukungan jaringan 4G LTE Cat 4 (150Mbit/s)
Snapdragon 412 dengan 4 core, grafik Adreno 306, camera 13,5Mpix, video 1080p H.264 dan H.265, dukungan jaringan 4G X5 LTE
Snapdragon 415 dengan 4 core, grafik Adreno 405, camera 13Mpix, video 1080p H.264 dan H.265, dukungan jaringan 4G X LTE Cat4
Snapdragon 425 dengan 4 core, grafik Adreno 405, camera 21 Mpix, video 1080p H.265 dan H.265 30 fps
Snapdragon 435 dengan 8 core, grafik Adreno 505, camera 21MP, dual 2 x 8 MP,  1080p 30fps, 28nm USB 2.0
Snapdragon 450 dengan 8 core, layar maksimum FHD+ 2160x1440 pixel, camera 21MP, 2x 13MP, 1080p 60fps, dukungan 4G LTE Cat6 9 (Update Juni 2017)

Snapdragon seri 200 adalah untuk smartphone kelas pemula dengan quad core.
Snapdragon 212 terbaru mendukung X5 LTE, grafik Full HD, camera maksimum 8Mpix.


Perubahan teknologi procesor Qualcomm untuk Navigasi
Snapdragon 212 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou, dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 427 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou, Galileo dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 435 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou, Galileo dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 617 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 617 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou, Galileo dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 625 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou, Galileo dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 626 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou, Galileo dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 652 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou, Galileo, QZSS, SBAS dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 653 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou, Galileo, QZSS, SBAS dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 808 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 810 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 820 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou, Galileo dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 821 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou, Galileo dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)
Snapdragon 835 mendukung  GPS, GLONASS, Beidou, Galileo, QZSS, SBAS dan Assisted GPS serta OTDOA (LTE-based positioning)

Samsung Exynos
Memiliki 3 model, dengan 4 core di Galaxy S5, 6 core di Galaxy Note 3 dan Galaxy K Zoom dan 8 core di Galaxy Alpha serta digunakan smartphone Meizu MX4 Pro. Setahun berlalu, 2015 akan ditampilkan procesor baru dari Samsung Exynos 7.
Samsung Exynos 7420 Octa, Cortex A57 + A53, grafik Mali T760
Samsung Exynos 7650. Kecepatan 1,7Ghz, Cortex A72 + 1,3Ghz A53, 29nm (rumor Oct 2015)
Samsung Exynos 7800. Kecepatan 1,8Ghz, Cortex A72 + 1,3Ghz A53 28nm (rumor Oct 2015)
Samsung Exynos 8890. 8 core custom chip ARMv8, kabarnya lebih baik dibanding Snapdragon 820
Samsung Exynos 8895. 8 core custom chip mengunakan teknologi 10nm, lebih rapat dan lebih hemat power



Xiaomi Pinecone (Feb 2017)
Pinecone V670, 8 core 4 core Cortex A53, 4 core Cortex A53 Big, Grafik Mali-T860 MP2
Pinecone V970, 8 core 4 core Cortex A73 Big, 4 core Cortex A53, Grafik Mali G71-MP12



Huawei HiSilicon
Hisilicon Kirin adalah procesor yang dibuat oleh pabrikan Huawei.
Procesor smartphone Android Kirin umumnya digunakan untuk smartphone Huawei sendiri

Kirin 955 Cortex-A72 Cortex-A53 big.LITTLE Graphic Mali T880
Kirin 960 Cortex-A73 Cortex-A53 big.LITTLE Graphic Mali G71, Cat .12, LTE 4x, 4x4 Mimo
Kirin 970 Cortex-A73 Cortex-A53 big.LITTLE Graphic Mali G72, Cat18, LTE 5x, 4x4 Mimo

Kirin 650 Cortex A53 Cortex A53  LTE Cat.6  GPU Mali T830 WIFI b/g/n
Kirin 654 Cortex A53 Cortex A53  GPU Cat.6  Mali T830 WIFI b/g/n
Kirin 658 Cortex A53 Cortex A53  GPU Cat.6  Mali T830 WIFI b/g/n/ac
Kirin 659 Cortex A53 Cortex A53  GPU Cat.6  Mali T830 WIFI b/g/n


Perbandingan Mediatek vs Snapdragon vs Exynos vs Kirin

Perbandingan Mediatek vs Snapdragon 820 vs Exynos

Xiaomi Pinecone
Pinecone V670, 8 core 4 core Cortex A53, 4 core Cortex A53 Big, Grafik Mali-T860 MP2. 2017 disebut Surge S1
Pinecone V970, 8 core 4 core Cortex A73 Big, 4 core Cortex A53, Grafik Mali G71-MP12

Dibawah ini adalah rancangan ARM dan Cortex untuk teknologi 64bit
Mengapa dibutuhkan teknologi 64 bit. OS Android sudah dirancang untuk 64bit, menangani multi tasking lebih baik dan kebutuhan RAM 4GB atau lebih tinggi.

Cortex-A53
  • Broadcom BCM2837
  • HiSilicon Kirin 620, Kirin 950
  • Marvell Armada PXA1928, Mobile PXA1908/PXA1936
  • MediaTek MT673x, MT675x, MT6795, MT8732, MT8752, Helio X10
  • Qualcomm Snapdragon 410
  • Rockchip RK3368
  • Xilinx ZynqMP
Cortex-A57
  • Freescale QorIQ LS20xx
  • Nvidia Tegra X1
  • Qualcomm Snapdragon 808, 810
  • Samsung Exynos 7
Cortex-A72
  • HiSilicon Kirin 950
  • MediaTek Helio X20
  • Qualcomm Snapdragon 650, 652
  • Rockchip RK3399

Cortex-A73

  • HiSilicon Kirin 960
  • MediaTek Helio X30
ARMv8-A compatible
  • Apple A7, A8, A8X, A9, A9X
  • Applied Micro X-Gene
  • Cavium ThunderX CN87xx, CN88xx
  • Nvidia Tegra K1 (Project Denver)
  • NXP i.MX 8
  • Qualcomm Kryo
  • Samsung Mongoose

Ini yang dilupakan oleh pembeli. Apakah anda membaca spesifikasi sebuah produk. Bila melihat procesor Qualcomm, model procesor apa yang dipakai. Bila menyebut Mediatek, model procesor apa yang dipakai. Setiap model procesor smartphone dibuat untuk kebutuhan dan teknologi terbaru. Masing masing tipe procesor memiliki kemampuan dan batasan. Semakin canggih semakin lengkap, semakin rendah tentu ada batasannya.

Ketahui bahwa setiap model procesor memiliki kemampuan berbeda
Setiap tahun tampil tren baru, seperti Selfie maka banyak yang membutuhkan camera. Video recording teknologi baru H.265 dengan warna lebih baik karena kebutuhan rekaman video lebih kecil. Teknologi video 4K yang lebih tajam karena munculnya teknologi TV 4K termasuk layar di smartphone harus dibuat lebih tajam setara 4K atau 2K. Jaringan internet teknologi baru dengan 4G LTE.

Disini kita harus menanyakan kepada diri kita sendiri, apakah kita butuh 4K atau 2K untuk merekam video. Walau mengunakan computer yang canggih ala desktop PC, untuk mengedit video 4K sangat susah dan kinerja procesor menjadi lambat. Itu bila anda mentranfer file video dari smartphone dan ingin di edit dari PC. Setidaknya membutuhkan tipe 8 core untuk proses editing video 4K.

Jumlah pixel sensor maksimum dari camera di smartphone, video recording , generasi codec video H.264 atau codec H.265 (terbaru), apakah memerlukan jaringan 4G LTE dengan Gen (generasi), atau jumlah pixel dari resolusi display smartphone maksimum seperti HD 720pixel, Full HD 1080pixel atau UHD 2160 pixel. Hal seperti ini mengharuskan procesor mampu menangani perangkat seperti camera, jaringan telekom dan kompresing video.

Sehingga setiap merek smartphone mengeluarkan satu model smartphone. Artinya ada sesuatu yang berbeda dibanding dengan model sebelumnya. Biasanya  pembaharuan dari procesor smartphone yang dipakai untuk menyesuaikan perkembangan dari OS Android dan kemampuan hardware yang mengikuti kemampuan procesor.

Bila membeli smartphone model high end yang harganya selangit, dalam 2 tahun perangkat yang baru saat ini akan usang.
Bila tidak memerlukan rincian diatas, tidak masalah. Tinggal dilihat kembali harga yang cocok dengan kantong sesuai perangkat yang dibutuhkan. Toh 2 tahun lagi smartphone akan berganti teknologi dan semakin murah. Beli saja yang lebih baru.

Selanjutnya. Perbedaan 4 core dan 8 core tipe apa lebih hemat power