Juli 2014
Badan antariksa ESA Eropa akhirnya mempublikasi foto pertama dari kelompok bintang di awan Magellanic ( Large Magellanic Cloud (LMC)) -  NGC1818. Tempat tersebut ada di dekat galaksi Bima Sakti, menjadi galaksi mini atau satelit dari galaksi Bima Sakti

Teleskop Gaia yang diluncurkan 19 Desember 2013 mengorbit  di sekitar titik L2 (1,5 juta km dari bumi). Selama mengorbit, teleskop ini akan berputar secara perlahan dan memfokus 2 teleskop yang dimiliknya untuk mengabadikan target diruang angkasa. Satu camera yang dibawa memiliki sensor 1 milyar pixel.

Misi dari teleskop Gaia adalah melakukan pemetaan gambar 3D dari galaksi Bima Sakti. Sejauh ini satelit Hipparcos yang sudah memetakan bintang. Tapi jumlah bintang tersebut baru 1% dari total semua bintang. Teleskop Gaia tidak dirancang seperti teleskop Hubble. Hubble memiliki lensa optik dan sensor, dan mengambil gambar dengan 1 titik.  Teleskop Gaia digunakan untuk mengambil 2 gambar dari 2 tempat orbit berbeda. Usia teleskop Gaia akan bekerja selama 5 tahun untuk pemetaan. Teleskop akan terus mengambil gambar yang ditargetkan berulang kali.

Sejak diluncurkan teleskop Gaia sempat bermasalah. Termasuk pendingin untuk optic dan pelindung satelit. Setelah dilakukan kalibrasi, Gaia kelihatannya mulai bekerja. Satelit ini mampu mengambil 2 juta bintang setiap jam. Dan menyimpan 50 GB data setiap hari.

Contoh teknik pengambilan gambar teleskop Gaia. Karena pergeseran sebuah bintang harus diukur dengan teknik segitiga / paralak. Teleskop Gaia harus mengambil gambar berulang kali untuk mendapat sudut di angka presisi sampai 7 micro derajat.



Sayangnya gambar dibawah yang mengambil foto gugus bintang di galaksi mini tersebut menjadi gambar terakhir saat ini. Teleskop Gaia akan melakukan uji coba keselarasan dan fokus dengan instrumen lain selama proses kalibrasi.

Foto dibawah ini ada di daerah Large Magellanic Cloud (LMC)



+ Foto besar LMC

+ sci.esa.int/gaia

Tugas teleskop Gaia hanya mampu mengamati bintang yang jaraknya sampai 65.200 tahun cahaya dari bumi. Dan pemetaan 3D dari teleskop ini hanya mencakup 1/4 isi galaksi Bima Sakti.

Lokasi pemetaan galaksi oleh teleskop GAIA

Update Juli 2015
ESA baru mengeluarkan gambar utuh dari galaksi Bima Sakti yang diabadikan dari satelit teleskop Gaia. Dari seluruh gambar dibawah ini, bagian terang adalah cahaya dari titik kecil bintang. Daerah terang disebut juga kepadatan yang tinggi dengan bintang. Sedangkan daerah gelap adalah daerah yang tertutup / diblok oleh debu dan gas sehingga bintang disana tidak terlalu terlihat.

Lokasi pemetaan galaksi oleh teleskop GAIA dari galaksi Bima Sakti

Update September 2016
ESA dengan teleskop Gaia telah memetakan Bima Sakti dalam bentuk 3D. Menampilkan bentuk bintang di sekitar galaksi kita dengan jumlah 1 miliar bintang. Dimanan 400 juta bintang lain yang mungkin belum pernah kita lihat.
Data terbaru akan dirilis 2017, setelah jumlah bintang diperkirakan mencapai 1,1 mliar. Tapi semua bintang yang dipetakan baru sebagian dari miliaran bintang lain di seluruh galaksi.

Data teleskop GAIA dengan 1 miliar bintang