Ferbruari 2014
Jutaan oarng Amerika dan Kanada mengkonsumsi suplemen minyak ikan setiap hari. Dengan harapan menjaga kesehatan jantung mereka. Bisnis ini meraup 1,2 milyar dari penjualan minyak ikan di Amerika saja. Apa benar isinya demikian.



Minyak ikan memiliki kandungan Omega-3, kandungan asam lemak yang baik untuk otak dan kesehatan sistem saraf, memberi perlindungan pada jantung, dan mengurangi resiko penyakit Alzhimer dan penyakit kronis lainnya. Semua terdengar hebat. Walau suplemen tersebut sebenarnya tidak berisi apapun dari daftar kandungan yang diberikan di label.

LabDoor sebuah perusahaan penguji meneliti 30 merek terkenal obat minyak ikan di Amerika. Selain memeriksa kandungan Omega-3, mereka menguji apakah ada kandungan merkuri di dalamnya.

6 dari 30 merek. Mengandung 30% saja kandungan Omega-3 dari label yang mereka berikan.
12 merek lain, hanya 14% dari kandungan yang tertera di label
Peneliti mendapatkan kandungan EPA + DHA dari tablet minyak ikan rata rata hanya 50,7% dibanding bahan yang tertera di label produk.

Peneliti juga menguji kandungan merkuri di dalam suplemen. Sampai Dr Philips Gregory sebagai kepala Natural Medicines mengatakan, tidak jelas minyak ikan dapat memberikan manfaat lebih bila salah memberi produk di pasar. Ada baiknya tetap mengkonsumsi ikan segar 2x seminggu seperti ikan sarden dan salmon.

Februari 2017
Studi terbaru menemukan mengkonsumsi suplemen minyak tidak berdampak bagi kesehatan pembuluh darah. Hasil terbaik tetap sama, mengkonsumsi ikan 2-3 kali seminggu atau sesuai saran yang direkomendasikan. Dan berolahraga, makan sehat serta tidak merokok lebih baik. Jurnal Jama

Produk minyak ikan yang diuji dan disarankan bisa dilihat pada data LabDoor.

+ Labdoor.com/c/fish-oil