Harddisk memiliki kapasitas besar, harga lebih murah, walau kecepatan kalah cepat dibanding SSD.

Kapasitas hardisk besar dengan tranfer kecepatan tinggi tidak lagi menjadi jaminan kinerja harddisk cukup lama. Beberapa harddisk gagal kerja dalam hitungan bulan, atau dalam satu tahun.

Umumnya harddisk yang rusak selama garansi dianggap kerusakaan dari pabrik.

Lewat dari 3 tahun, kerusakaan harddisk paling umum disebabkan pemakaian.

Tapi apa semua harddisk memiliki kualitas sama, atau masing masing merek harddisk memiliki daya tahan tersendiri.

Backblaze adalah sebuah perusahaan layanan penyimpan data. Perusahaan Backblaze mengunakan sangat banyak harddisk untuk storage backup pelanggan mereka. Apa yang dikatakan oleh perusahaan Backblaze ini.

Setidaknya dapat dijadikan panduan memilih merek harddisk dari data yang dikumpulkan perusahaan ini.

Terkait dengan rancangan harddisk dari produsen. BackBlaze mencatat berapa banyak harddisk mereka yang rusak, dan dibuat laporan berdasarkan merek harddisk, jumlah kerusakan, sampai lamanya harddisk rusak di setiap model dan seri yang digunakan. Dari kapasitas 1TB-2TB beberapa tahun lalu, 2-3TB pada tahun 2015, 4-6TB pada tahun 2016

Januari 2014
Backblaze mengeluarkan data kerusakan harddisk di server datacenter mereka. 41.213 harddisk yang dipakai sampai 31 Desember 2014. Kerusakaan bermacam macam dari kapasitas dan merek berbeda.

Menurut catatan data 2014 (dibanding data 2013), kerusakan terbesar ada di Seagate Barracuda 7200.14 3TB.

Harddisk sering rusak tipe 3TB tahun 2014
Untuk harddisk 4TB yang dibeli tahun lalu, angka kerusakaan masih rendah.
Di tahun 2014, dari 12 ribu harddisk Seagate 4TB, yang rusak hanya 2,6%.
Harddisk Hitachi yang dijual sedikit lebih mahal, memiliki kerusakan 1,4%
Untuk 4TB masih data sementara, karena harddisk tersebut adalah model baru dan baru digunakan tahun 2014 lalu. Data kerusakaan harddisk sebenarnya harus menunggu data tahun selanjutnya, sampai di dapat berapa kerusakaan harddisk yang terjadi untuk diakumulasi.

Catatan dari data Backblase 
Harddisk Hitachi HGST 2TB yang masuk servis, rata rata bekerja sampai 3,9 tahun dengan kerusakan 1.1% saja.
Seagate 3TB yang masuk servis 2,2 tahun, rata rata kerusakannya mencapai 43,1%. Sebagai harddisk dengan kerusakaan terbanyak.

September 2014
Pabrik harddisk boleh mengatakan, harddisk mereka mampu bekerja dalam 1 juta jam. Apa benar seperti itu, berapa persentasi kerusakan harddisk mereka sebenarnya.

Menurut data Cloud Backup perusahaan Backblaze mengatakan berbeda. Ini berdasarkan data yang dikumpulkan perusahaan storage atau penguna harddisk. Produk terbaik adalah Hitachi dengan tingkat kegagalan paling rendah, disusul Western Digital. Bagaimana dengan Seagate, paling banyak rusak, mencapai 10% lebih.

Data dibawah ini mungkin menakutkan bagi kita. Walau ada perusahaan yang mengungkap kegagalan harddisk ke publik, tetapi mereka tidak mau menyebutkan merek. Backblaze menyebutkan merek dan kapasitas harddisk yang mereka anggap gagal.

Dalam setahun pemakaian, Seagate dapat terlihat kerusakan paling besar. Rata rata 10 harddisk, 1 harddisk rusak. Western Digital dan Hitachi masih 4% atau 20 harddisk hanya 1 yang rusak dalam setahun.

Data Januari 2014




Update September 2014, data diambil dari 34.881 unit harddisk untuk 100TB.
Kerusakan harddisk Seagate naik dari 9% ke 15%
WDC naik dari 4% ke 7% , khususnya 3TB
Hitachi memiliki harddisk dengan kerusakan paling sedikit untuk 3TB hanya naik 1%. 2TB mulai mengalami peningkatan kerusakan
Seagate 1.5TB tipe Barracuda 7200.11, dan 3TB . Kerusakaan harddisk meningkat mencapai 24.9%




Perusahaan Cloud Backblaze mengunakan harddisk sampai kapasitas 40 PetaByte dengan Seagate, 36PB merek Hitachi dan 2,6PB dari WD.
Mereka mengunakan harddisk Samsung (yang dijual ke Seagate tahun 2011) dan Toshiba, tapi jumlahnya tidak bisa dimasukan dalam data perbandingan karena tidak signifikan sebagai sumber data.

Walau satu merek, kemampuan harddisk ternyata berbeda. Misalnya merek Hitachi yang sudah diambil WD, tetap kualitas harddisk Hitachi (HGST) lebih baik.

Yang menarik lainnya, kualitas harddisk dalam satu merek juga berbeda kualitasnya.
Seagate Barracuda 1.5TB mampu bekerja selama 4 tahun, dengan kerusakan 25% pertahun.
Seagate Barracuda 4TB malah lebih bagus dan kerusakannya paling kecil sekitar 3.8%
Hitachi paling konsisten, harddisk 2TB yang dipakai selama 3 tahun, yang rusak hanya 1.1%.
Hitachi 4TB malah kalah tangguh dibanding 2TB, walau jumlah kerusakan harddisk tidak berbeda jauh tapi naik dengan kerusakan 1,5%.

BackBlaze mengatakan harddisk di server mereka bekerja nonstop. Data dibawah ini dari kumpulan kerusakan harddisk berdasarkan 3 merek berbeda.


Data diatas tentu tidak mewakili pengunaan sehari hari untuk produk konsumen atau computer dekstop biasa.
Data dari Backblaze dapat mewakili daya tahan harddisk bila anda mengunakan ke 3 merek diatas  dan bekerja selama 24 nonstop, maka kerusakaan harddisk dari merek terseut mungkin akan terjadi seperti data diatas.

Backblaze mengatakan kerusakan harddisk bisa terjadi karena masalah di server. Getaran dari harddisk yang jumlahnya sangat banyak dapat merusak sebagian harddisk lain. Karena server Backblase mengunakan 40an unit harddisk dalam casing server 4U.

Pihak Backblaze tetap membeli harddisk ke Seagate. Karena Seagate menawarkan harddisk lebih murah untuk RAID. Bagaimana dengan Hitachi sebagai produk paling handal, tentu kita tidak tahu atau tidak perlu tahu. Karena produk Hitachi sudah dimiliki oleh WD. Data diatas dapat dijadikan referensi bagi penguna computer. Tapi bukan untuk menentukan buruk baiknya sebuah merek harddisk.

Perusahaan BackBlaze pernah mengeluarkan data serupa pada tahun lalu. Tapi tidak menyebutkan merek karena belum bisa di analisa. Baru tahun ini kembali mengeluarkan data termasuk spesifikikasi harddisk dari masing masing merek harddisk.

Tapi data diatas hanya data dari satu perusahaan. Belum tentu semua harddisk Seagate yang dikatakan mudah rusak. Ada yang memakai harddisk Seagate sejak 2006 atau selama 8 tahun masih bekerja baik.

April 2015
Sebelumnya BackBlaze membeli ribuan unit harddisk model ST3000DM001. BackBlaze memutuskan menarik harddisk Seagate ST3000DM001 dari sistem Cloud Storage.

BackBlaze menyebut kerusakan harddisk Seagate paling besar. Terakhir hanya tersisa 6% harddisk Seagate 3TB tersebut yang dibeli pada tahun 2012 yang masih bekerja. BackBlaze mengatakan kerusakan hanya terjadi di 3TB, sementara Seagate 4TB jauh berbeda dan kerusakan sangat rendah 2,6%.

Harddisk Seagate 3TB paling banyak rusak ditarik BackBlaze
Februari 2016
Konsumen Amerika mengajukan gugatan ke Seagate Technology. Karena harddisk yang mereka jual, memiliki masalah kerusakan cukup tinggi.
Perusahaan hukum Hagens Berman mengajukan gugatan ke Seagate di pengadilan California Amerika. Harddisk Seagate terlalu banyak gagal kerja dibanding yang mereka iklankan.

Perkataaan Inovasi, Cepat, Kuat dan Handal, memiliki kerusakan rendah. Nyatanya kerusakan lebih banyak dari iklan.
Seagate membuat promosi di pembelian, harddisk mereka adalah produk handal untuk menjaga dokumen dan foto berharga. Tapi konsumen melaporkan kerusakan harddisk  Harddisk Seagate bahkan rusak dalam hitungan hari. Sebagian disebabkan cacat produksi dan hilangnya data penguna

Pihak Seagate berjanji akan menganti harddisk yang rusak. Tapi menurut penyelidik perusahaan, kerusakan harddisk yang rusak tinggi. Rusak diberikan harddisk baru, tapi unit penganti adalah produk defect atau produk cacat yang juga rusak kembali dengan jumlah cukup tinggi. Info dari HBSSlaw

Data dari Backblase berdasarkan merek dan tipe harddisk yang rusak dari 2013 sampai 2015

Berdasarkan 18 model harddisk di data center Backblase sampai 31 Desember 2015.

Daftar harddisk dengan kerusakan terbanyak 2013-2015 data BackBlaze

Backblase mengeluarkan 4 merek Seagate ST31500341AS 1.5TB (kerusakan 23%), ST3200542AS 2TB (10%), ST3000DM001 3TB (28%), ST33000651AS 3TB (5%) dan 1 model dari WDC WD10EADS 1TB (5%)

Mei 2016
Hardisk lebih banyak rusak untuk kuartal 1 tahun 2016, dan harddisk paling tahan lama berdasarkan data Backblase .
Data diambil dari 62.523 harddisk. Beberapa model harddisk tidak ada yang rusak (0), harddisk Tosbiba dengan kerusakan 8,65% mohon tidak dimasukan ke dalam analisa, karena tidak cukup data. Backblaze mengatakan, rata rata kerusakan pada Maret 2016 lalu, menjadi kerusakan harddisk paling rendah yang pernah dialami selama ini dengan angka 1,84%
WD 1TB yang umurnya sudah 6 tahun tidak dimasukan pada data terbaru, dan sudah dipensiunkan.

Harddisk paling tahan masih dipegang oleh Hitachi untuk 2016, dengan jumlah 22.731 unit dengan kerusakan hanya 1,03%
Harddisk kedua paling tahan Seagate dengan jumlah 36.863 unit dan jumlah kerusakan 3,48%
Harddisk ketiga paling tahan WD dengan jumlah 1.691 unit dan kerusakan 6.55%
Terakhir Toshiba baru digunakan 238 unit harddisk dengan kerusakan 3.06%

Harddisk sering rusak data BackBlaze Maret 2016
Jumlah harddisk 4TB banyak digunakan oleh Backblaze, dengan alasan ekonomis dibanding harddisk 5-10TB dan stok paling banyak dari semua tipe. Sementara harddisk 5 dan 6TB memiliki harga semakin dekat dengan 4TB, tapi jumlah yang tersedia masih terbatas.

September 2016
Dibawah ini data kerusakan harddisk dari storage perusahaan Backblaze. Dengan urutan kapasitas harddisk. Kerusakan harddisk paling rendah masih dipegang HGST untuk kapasitas dibawah 4TB
Tapi di kelas 6TB, WDC dan HGST, jumlah kerusakan harddisk terlihat lebih tinggi dibanding harddisk Seagate.

Harddisk sering rusak data BackBlaze September 2016

Desember 2016
Dibawah ini data kerusakan harddisk dari storage perusahaan Backblaze. Berdasarkan catatan periode 2016.
  • Harddisk HGST 8TB dengan jumlah 45 unit, digunakan hampir 2 tahun memiliki kerusakan 0. Disusul harddisk Toshiba 4TB dengan usia hampir 2 tahun, kerusakan 0
  • Harddisk HGST 4TB memiliki kerusakan dibawah 1%.
  • Harddisk HGST 3TB juga bertahan dengan kerusakan minimum 0,75% dengan jumlah unit 4476 harddisk.
  • Harddisk Seagate 6TB memiliki catatan baru dengan kerusakan 0,85%. setelah pemakaian hampir 2 tahun.
  • Harddisk Seagate 4TB dengan jumlah tidak terlalu banyak, 184 unit mengalami kerusakan 13,57%.
  • Harddsik WDC 6TB juga mengalami kerusakan lumayan tinggi setelah 2 tahun pemakaian mencapai 5,49%.

Harddisk sering rusak data BackBlaze periode 2016
September 2017
Backblaze menambah 635 harddisk baru pada kuartal 2, dengan total 83151 harddisk untuk data backup. Menganti 4286 harddisk lama ke unit baru 4921 harddisk.
Kerusakan harddisk kuartal 2 2017

Tren kerusakan harddisk HGST masih kecil dibawah 0,55% untuk kapasitas 4TB.
Seagate meningkat untuk kerusakan 4TB mencapai 31.58% walau jumlah unit yang ada lebih kecil. Tetapi Seagate berhasil memperbaiki kualitas kontrol dengan kerusakan jauh lebih sedikit untuk model 6TB bahkan 8TB.
Toshiba dengan kapasitas 3-5TB jumlahnya tidak banyak dengan kerusakan 0.
WDC di 3TB memiliki kerusakan stabil, tapi di 4TB dan 6TB tidak mengalami kerusakan.

Backblaze mengatakan menambah harddisk kelas Enterprise disamping harddisk tipe konsumer. Kerusakan terlihat sama dengan kegagalan kerja 1.61% dan 1.60%

Harddisk sering rusak data BackBlaze September 2017