Pertanyaan pertama - apakah kita pernah bertanya dengan cara ilmiah. Mengapa badan kita menjadi gemuk

Mengapa kita gemuk
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut.

Pertanyaan kedua, bila seseorang menjadi kurus lalu kemana lemak pergi.

Itulah dari 2 pertanyaan ilmiah dari studi yang diberikan di beberapa negara akan dibahas dibawah ini.

Kebutuhan lemak dan timbulnya lemak.
  • Tubuh membutuhkan energi untuk berfungsi (bekerja) dan energi datang dari makanan.
  • Kelebihan energi disimpan dalam bentuk trigliserida atau lemak. Tubuh akan menyimpan sebagian lemak bila kita tidak mengunakannya.
  • Sisa energi termasuk kelebihan protein dan karbohidrat, dimana dibuat oleh karbon C, hidrogen H dan oksigen O2. Makanan dari daging, nasi, kue, jajanan dan makanan lainnya adalah sumber dari bahan tersebut
Bila kita kelebihan energi (makan terlalu banyak) dibanding energi yang dikeluarkan (kurang bergerak).
Tubuh akan merubah makanan menjadi trigliserida dan lemak (lipid) atau adipocytes. Sisanya yang terpakai selama metabolisme tubuh akan dihembuskan oleh napas (paru-paru) menjadi karbon dioksida (CO2). Gas CO adalah sisa pembakaran energi dalam tubuh, sebagian lainnya akan keluar dalam bentuk cairan baik keringat sampai air seni (H2O)
Tapi lemak tidak keluar ketika buang air besar. Karena disini hanya sampah dari proses sisa makanan yang telah di serap oleh usus kita.

Trigliserida akan masuk ke aliran darah, dan memecah menjadi potongan asam lemak. Sisanya yang tidak terpakai ditumpuk sebagai lemak (cadangan energi)
Nantinya bagian lemak disebar ke seluruh tubuh untuk digunakan kembali sebagai bahan bakar cadangan. Dimana penumpukannya, bisa bermacam macam dan mengisi daerah yang kosong di dalam tubuh.

Jadi kita tahu, bahwa makanan yang membuat gemuk bukan hanya jenis protein seperti telur, susu, dan daging. Karena protein dibutuhkan bukan sebagai energi, melainkan sebagai zat utama memperbaharui sel tubuh (regenerasi sel), sedangkan sisanya akan dirubah menjadi lemak tubuh. Sedangkan makanan manis, termasuk karbohidrat seperti nasi lebih cepat di konversi menjadi energi.

Kembali dala proses lemak di dalam tubuh.
Ketika energi dibutuhkan, cadangan lemak dipecah kembali menjadi komponen kimia kecil. Proses ini dikembalikan sebagai energi untuk aktivitas tubuh .
Selama proses perubahan energi tersebut, tubuh memproses lemak. Proses pembakaran ini akan menyisakan sedikit air serta sisanya menjadi gas CO2. Keduanya sebagai sampah perubahan energi dari lemak dalam proses metabolisme tubuh.

Ada 2 komponen yang dilepas selama pembakaran, yaitu gas CO2 dikeluarkan pernapasan, sedangkan cairain seperti air dikeluarkan melalui air liur, keringat, air seni dan cairan tubuh lain.

Disini kita butuh aktivitas untuk membuang energi berlebih (lemak yang menumpuk), rajin bergerak, ditambah mengatur konsumsi makanan tidak berlebih agar berat badan tetap ideal.
Kita harus menyeimbangkan apa yang kita makan untuk energi tubuh. Bila berlebih maka makanan akan berubah menjadi lemak tubuh.

Bila  makan berlebihan, bahkan makan cukup saja tanpa banyak bergerak. Pada akhirnya energi (makanan) dapat kembali menumpuk dan dirubah kembali menjadi cadangan lemak tubuh. Walau seseorang rajin berolahraga, badannya belum tentu menjadi kurus secara instan karena pola makan tidak terkontrol.

Penyebab seseorang kelebihan berat badan dan menimbun lemak tubuh. Karena energi menumpuk (dalam bentuk lemak) dan kurang aktivitas untuk mengunakan energi.

Menjawab pertanyaan kedua, Mungkin kita bertanya, bagaimana seseorang bisa kurus dan kemana perginya lemak setelah berat badan turun.

Perhitungan rumus table elemen ilmiah
Contoh seseorang kehilangan berat badan 10kg, artinya lemak yang ada di tubuh menghilang 10kg. 10kg tersebut yang hilang tersebut adalah
8,4kg berupa pembuangan pernapasan gas CO2, dan 1,6kg menjadi air. atau H2O Jurnal BMJ

Rumus tepatnya : 10 kg lemak + 29 kg asupan oksigen = untuk memproduksi  28 kg CO2 dan 11 kg  H2O (cairan).

Seberapa besar lemak yang terbuang ketika seseorang beraktivitas:
Ini yang menarik karena aktivitasi seseorang belum tentu menghilangkan lemak secara drastis.
Asumsi berat tubuh 70kg
Istirahat = 12 napas permenit membuang 200ml CO2. Dalam berat 8,9mg karbon dan 33 mg CO2
Tidur selama 8 jam.= menghasilkan 0,74kg CO2 dengan kandungan 203g karbon.
Jogging 1 jam dapat meningkatkan pengunaan energi 7x dibanding beristirahat.
Bila seseorang makan kue muffin seberat 100g saja, setara kebutuhan energi 20% aktivitas normal setiap hari. Makan muffin akan mengembalikan lemak di dalam tubuh dibanding hilangnya lemak setelah jogging.

Disini paru paru memegang peran penting ketika seseorang menjadi lebih kurus. Kehilangan berat badan membutuhkan pembuangan lemak untuk dirubah menjadi gas karbon. Dari laporan Ruben Meerman dan Profesor Andrew John Brown

Energi memiliki rumus 55 C 104 H 6 O + 78 O2 menghasilkan 55 CO2 + 52 H2O

 Menguruskan badan kemana perginya lemak, lemak berubah menjadi gas
 co dan air

Dengan perhitungan ilmiah. Apapun bentuk lemak dan makanan yang kita konsumsi. Setelah masuk ke dalam tubuh dan di proses dalam usus. Lemak hanya dapat dikeluarkan dalam 2 bentuk, yaitu gas CO2 dari pernapasan dan H2O dalam bentuk cairan. Jadi betapa sulitnya bila lemak menumpuk di dalam tubuh untuk dikeluarkan.

Mengapa mengendalikan Trigliserida penting
Ketika seseorang mengatakan ingin kurus, menghitung tingkat adalah bagian penting trigliserida. Tapi kandungannya tidak boleh terlalu banyak dan tidak boleh kurang.

Tingkat trigliserida
  • Normal dibawah 150mg/dl
  • Batas tinggi 150-199mg/dl
  • Tinggi 200-499mg/dl
  • Sangat tinggi diatas 500mg+ mg/dl

Apa perbedaan kolesterol dan trigliserida.
Keduanya merupakan jenis lipid (lemak) yang beredar di dalam darah lalu ditumpuk menjadi lemak tubuh.
  • Trigliserida menyimpan kalori yang tidak terpakai sebagai cadangan energi.
  • Kolesterol digunakan untuk membangun sel dan hormon tertentu.
  • Tapi keduanya tidak dapat larut dalam darah, dan beredar di seluruh tubuh dengan bantuan protein / Lipoprotein.
Disini masalah ketika trigliserida terus berada di aliran darah.
Tidak jelas bagaimana trigliserida tinggi dapat berkonstribusi dengan pengerasan arteri / penebalan dinding arteri dan meningkatkan penyakit stroke dan jantung. Peneliti hanya mengatakan adanya lemak jahat yang menumpuk, dan lemak baik yang melindungi arteri.

Dalam kondisi berbahaya, misalnya trigliserida 1000mg dapat menganggu pankreas akut. Kadang trigliserida tinggi menjadi tanda penyakit diabetes tingkat 2 yang tidak terkontrol, tiroid, gangguan hati dan jantung atau disebabkan bawaan genetik langka serta efek samping dari obat obatan.

Setelah melihat masalah kesehatan akibat lemak berlebih. Dibawah ini para peneliti mempelajari bagaimana seseorang bisa menguruskan badan tapi dengan cara ilmiah.

Bagaimana menguruskan badan, ada 60 studi lebih dan hasilnya tidak banyak berbeda
Beberapa catatan dari para peneliti, akhirnya menyimpulkan mengapa penumpukan energi yang menjadi lemak terjadi.

Kegiatan fisik hanya memangkas 10-30% energi.
100% energi yang di dapat dari makanan
Bila seseorang mengurangi makan, dia bisa membuat tubuhnya lebih kurus (ramping).
Tapi jangan berharap kurus dengan aktivitas olahraga biasa, olahraga hanya memberi efek positif membuat tubuh lebih sehat tapi tidak menjanjikan seseorang bisa kurus secara instan

Berbeda dengan gaya hidup nenek moyang kita, mereka rajin bergerak dengan melakukan aktivitas setiap hari. Sekarang bisa dilihat bagaimana masyarakat modern semakin lambat untuk bergerak. Masyarakat barat misalnya, menghabiskan waktu lebih banyak duduk di kursi.

Cerita dari suku Hazda yang dipelajari oleh peneliti, bagaimana para pria pemburu yang aktif memiliki tubuh lebih ramping. Apakah mereka melakukan aktivitas lebih banyak.
Tetapi dimana kita bisa berburu, hanya untuk menguruskan "badan" ?. Tentu bukan itu alasannya. Rahasianya bukan itu, suku Hazda memiliki kebiasaan tidak makan berlebihan sehingga mereka tidak menjadi gemuk.

Peneliti dari Cochrane.
Olahraga hanya menurunkan berat badan tapi tidak banyak, tapi baik bagi kesehatan tubuh.
Peserta yang dipelajari diminta tidak merubah pola makan, dan dampak positif adalah kesehatan seperti tekanan darah lebih baik, trigliserida dalam darah memiliki dampak yang baik. Latihan juga menurunkan diabetes tingkat 2, stroke dan serangan jantung.

Olahraga menurut Alexxai Kravits seorang ahli neurosain dan peneliti obesitas.
Aktivitas olahraga tersebut memangkas 10-30% energi dari setiap orang. Tetapi penurunan yang baik hanya terjadi bila setingkat aktivitas olahraga atlit dan pekerja lapangan.

3 komponen energi dari makanan yang kita konsumsi setiap hari digunakan oleh tubuh
Lalu untuk apa kita makan. Makanan digunakan oleh tubuh untuk :
  1. Metabolisme atau energi dasar ketika tubuh kita beristirahat
  2. Energi yang digunakan untuk memecahkan makanan yang kita konsumsi
  3. Energi untuk aktivitas fisik. Termasuk aktivitas olahraga.
Mitos olahraga membuat lapar.
Banyak orang berpendapat, setelah berolahraga dan rasa lapar datang. Artinya berat tubuh sudah menurun, dan ditandai dengan rasa lapar lalu kembali makan. Kenyataannya seseorang berolahraga atau bekerja selama 1 jam, energi dapat dikembalikan dengan makan 5 menit setelah itu. Misalnya mengkonsumsi es krim atau pizza.

Olahraga rutin membantu menurunkan berat badan dengan garis lurus.
Bila kita berolahraga dengan penurunan 100g perhari, dalam 30 hari akan kehilangan 3kg /  3000g. Rumu tersebut belum tentu berlaku.

Laporan dari Obesity Research pada tahun 1994 dengan studi 7 pasang kembar identik. Peneliti mengawasi makanan yang di konsumsi dan peserta diminta melakukan olahraga. Awal penurunan berat badan mencapai 8 kg. Setelah itu apa yang terjadi, tubuh mulai mempertahankan timbunan lemak. Berat badan mulai tertahan dan memperlambat penurunan berat badan ikut melambat.

Mengapa tubuh seakan mempertahankan berat badan dan mulai mempertahankan lemak badan.
Ini alasannya.
Kembali ke tubuh manusia memiliki metabolisme basal, dan mulai beradaptasi dengan menurunkan pelepasan energi sedikit demi sedikit (perlahan). Metabolisme ini terjadi ketika tubuh mengalami penurunan berat badan drastis.
Jadi tubuh akan melawan dan melakukan perlambatan pengeluaran energi (lemak) cadangan secara perlahan.
Fenomena tubuh manusia ini adalah mekanisme bertahan hidup. Tubuh mulai menghemat energi yang dikeluarkan dan mempertahankan lemak yang disimpan untuk kebutuhan di kemudian hari.

Jadi. Penurunan berat badan tidak selalu berbanding lurus dengan olahraga. Hanya diawal saja bila melakukan aktivitas berolahraga. Lalu perlahan berat badan mulai menurun sedikit demi sedikit.

Cara paling efektif menurunkan berat badan.
Studi lain mengambil data dari 10 ribu orang anggota yang ikut dalam penelitian. Dan berhasil menurunkan berat badan mereka.
Mereka diminta  menimbang berat badan mereka sendiri, setidaknya sekali seminggu. Dan menjauhi makanan lemak tinggi, mengukur porsi makan dan melakukan olahraga teratur.
Sampai akhirnya Diet yang mengalahkan semua sebagai solusi mengurangi berat badan. Caranya dengan mengatur pola makan tidak berlebihan ditambah aktivitas fisik. Itu saja, dan bukan mempercayai  obat obatan serta obat herbal, tapi niat akan lebih efektif untuk menurunkan berat badan.

Dapat dilihat pada grafik dibawah ini. Penurunan berat badan paling efektif adalah mengatur konsumsi makanan rendah kalori. Berat badan turun paling cepat dengan grafik tanda merah.

Pemenang pada garis merah, adalah mereka yang mengendalikan makan yang di konsumsi
Yang lain dari latihan olahraga dan pengaturan konsumsi kalori kalah cepat untuk menurunkan berat badan

Dalam 2 bulan mampu menurunkan berat badan sampai 10 kg. Dan dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Ketika tubuh mengalami penurunan sampai 14%, maka penurunan berat badan akan stabil kembali.

Cara menurunkan berat badan adalah diet

Jawabannya menguruskan berat badan ternyata sederhana
Sekarang kita dapat mengetahui kemana perginya lemak dari tubuh kita. Lemak hanya keluar dalam bentuk CO2 dan H2O
Ingin kurus cukup mengatur porsi makan setiap hari, ditambah aktivitas agar tetap bugar dan disiplin. Mantranya, makan lebih sedikit dan bergerak lebih banyak - itulah rahasianya.