Rusia dengan misi Laplas-P, serius ingin pergi ke bulan Jupiter


Kategori : News | Date : 3 January 2014
Pemerintah Rusia baru mengalokasikan dana $1,52 juta untuk pengembangan teknis robot probe ke bulan terbesar Jupiter Ganymede. Bila jadi, misi tersebut menjadi misi pertama yang bukan menargetkan planet Mars lagi.

Bulan Ganymede memang keren, menjadi bulan terbesar di tata surya. Ukurannya 8% lebih besar dari planet Merkurius, tapi masanya hanya 45%. Bulan Ganymede berisi batuan silikat dan es dari air. Diperkirakan bulan Ganymede yang mengitari planet Jupiter memiliki laut air asin seluas 200km dibawah permukaan es. Bulan Ganymede adalah satu satunya bulan di tatasurya yang memiliki magnetosfer, dipastikan di dalamnya terdapat inti dari besi cair seperti isi perut bumi yang panas. Sayangnya bulan Ganymede terlalu jauh dari Matahari sehingga suhunya sangat dingin. Tetapi memungkinkan manusia bisa mampir atau dijadikan base camp di luar bumi.

Misi Rusia Laplas-P akan mengirim 2 pesawat ruang angkasa. Masalahnya perjalanan kesana membutuhkan waktu 7-9 tahun. Pemerintah Rusia berharap pengembangan teknis proposal sudah selesai di akhir 2015.

Rancangan modul Laplas-P1 memiliki sebuah modul orbit, OM dan sistem roket. Laplas-P2 terdiri dari unit MDU dan kendaraan pendarat seberat 950kg.  Perangkat yang mendarat di permukaan bulan Ganymede membawa peralatan instrumen dan meneliti unsur di bulan tersebut selama satu tahun. 2 modul pesawat ruang angkasa utama akan bekerja lebih lama antara 11-13 tahun.

Misi Rusia ke bulan di Jupiter masih tahap perencanaan. Berangkatnya mungkin pada tahun 2030.



Berita terkait
www.russianspaceweb.com/laplas.html
Pesawat tanpa awak Juno menjadi benda buatan manusia tercepat. Hari ini akan terlempar dari gravitasi Bumi untuk mempercepat kecepatan sampai 160 ribu mil perjam. Disiarkan oleh Slooth jam 8 pagi WIB via Youtube

Dari European Space Agency kabarnya menyiapkan misi Juice yang disingkat Jupiter Icy Moon.




No popular articles found.