Berapa kali anda pengisi baterai smartphone, 1x atau 2x sehari. Teknologi smartphone sudah baik, tapi baterai tetap tertinggal. Banyak penguna smartphone harus membawa baterai cadangan seperti power bank. Aplikasi semakin banyak digunakan, membuat baterai smartphone lebih boros.

Banyak pembeli memilih smartphone dengan ukuran dan berat. Tetapi pembeli tidak tahu kebutuhan smartphone harus bisa stand-by selama mungkin. Beberapa orang lebih banyak membaca berita di smartphone,  memeriksa Facebook. Sebagian mengunakan aplikasi navigasi dengan perangkat GPS. Sisanya untuk kegiatan email, chatting, telepon dan lainnya. Bahkan beberapa orang masih mengunakan smartphone di tempat tidur sampai kamar mandi.

Belum lagi dengan teknologi 4G, kecepatan internet membuat betah penguna berinternet ria. Masalahnya pengisian baterai membutuhkan waktu, alih alih bertahan seharian. Baru setengah hari saja baterai smartphone sudah keok. Apakah mungkin sebuah smartphone mengisi selama 5 menit dengan kapasitas 80-90% kapasitasnya. Mobil listrik bisa melakukan pengisian seperti itu, hanya butuh 15% dengan quick charge dengan power besar. Sedangkan smartphone harus melalui USB port dan rata rata hanya memberikan power 0,5A sampai 1A saja. Setidaknya membutuhkan waktu 1 jam sampai baterai penuh.

Saat ini kapasitas baterai menjadi inti masalah, bila baterai smartphone memiliki kapasitas lebih besar. Untuk penguna berat setidaknya membutuhkan waktu 1x pengisian setiap hari, sebagian lagi bisa 2 hari sekali.

Apakah produsen smartphone mulai memikirkan untuk menyediakan power baterai mereka lebih baik. Sepertinya tidak, karena dari tahun ke tahun kapasitas baterai hanya di antara 1000mA sampai 2500mA. Semakin besar smartphone baterai semakin kuat, tapi di smartphone kecil baterai tetap dibuat lebih kecil. Mungkin dimasa mendatang ada teknologi dengan bahan Graphene. Kabarnya mampu memberikan power lebih besar Penemuan baterai tersebut dibuat oleh Royal Societ of Chemistry, tapi entah kapan baterai tersebut akan diproduksi

Pabrik smartphone UMIDIGI (Juli 2017)
Sebuah pabrik smartphone berlokasi di selatan China mungkin namanya tidak sebesar merek lain. UMIDIGI menawarkan smartphone dengan kapasitas baterai besar, seperti model Umidigi Z1 dan Z1 Pro.
Smartphone dengan kapasitas baterai besar tersebut diuji di pabrik merek dan melihat daya tahan baterai di dalam smartphone yang tebalnya hanya 7mm
Dari baterai short, kelembaban, suhu, kekuatan sampai baterai lolos tes.
Tekanan pada baterai diberikan selama 5 detik dengan kekuatan 1300n
Terjadi short seperti kejadian umum akibat air, kepanasan atau pengisian charger. Pabrik ini menguji baterai sampai suhu 80 deg.C. Tentu tidak normal kondisi baterai di smartphone dengan kondisi sangat panas. Tapi pabrik UMIDIGI dapat memastikan produk baterai yang dibuat sudah lolos uji dengan suhu tinggi.
Pengujian terakhir apakah sebuah disain baterai dapat meledak dan terbakar tetapi tetap aman

Teknologi smartphone masalah baterai

Model smartphone Umidigi Z1 dan Z1 Pro dengan baterai 4000mAh, dirancang dengan tebal 7mm. Membuat perusahaan Umidigi menjaga ketat disain smartphone dan khususnya bagian baterai.