G.Fast penerus teknologi ADSL modem mencapai 1Gbps


Technology | 23 October 2014

ITU telah menyetujui teknologi G.fast, standar baru yang memungkinkan jalur data 1Gbps melewati kabel telepon. G.fast disebut  ITU-T G.9701 diharapkan menjadi teknologi lebih murah untuk pengiriman data internet dan telepon ke rumah melalui kabel telepon.

Umumnya dirumah masih mengunakan teknologi telepon dengan satu pasang kabel, yang lebih modern mengunakan kabel koaksial yang digabung dengan jalur televisi dan terakhir serat optik. Dari 3 pilihan, 2 opsi dengan kabel koaksial tetap lebih murah dan terjangkau untuk dikembangkan.

Kembali ke tahun 1999, ADSL baru mencapai 8Mbps untuk download dan upload 1,3Mbps melaui standar kabel telepon biasa. Frekuensi ADSL yang dipakai dari 25-1104 Khz. Sedangkan suara melalui jalur 30Hz sampai 4Khz. Perkembangan ADSL masih dilanjutkan menjadi VDSL, ADSL2 dan VDSL2.

Untuk VDSL2 menawarkan kecepatan 200Mbps dengan frekuensi 30Mhz, dan dapat dilalui oleh kabel tembaga seperti kabel telepon. Nyatanya belum banyak ISP menawarkan teknologi tersebut, kebanyakan masih sedikit ISP yang memberikan koneksi tertinggi sampai 100Mbps dengan VDSL2 (17Mhz)

Masalah lain bila kabel tembaga dilalui frekensi tinggi akan terjadi Crosstalk dan noise, karena kabel telepon umumnya disatukan dalam puluhan atau ratusan kabel. Gangguan lain pada frekuensi radio FM yang berada diantara 87.5-108Mhz. G.fast dapat meningkat mencapai 1Gbps pada frekuensi 106Mhz. Dengan teknologi G.fast G.9700 gangguan tersebut tidak terjadi dengan menghindari jalur tembaga terlalu panjang. Menurut ITU jalur kabel dapat dibuat lebih pendek di depan dan disambung kembali ke jalur serat optik sebagai backbone jalur internet.

Kapan teknologi ADSL G.fast dibuat, setidaknya menunggu sampai 2015. Dan pabrikan chip seperti Broadcomm dan Alactel Lucent mulai membuat perangkat hardware. Implementasinya tentu akan berjalan lebih lambat, seperti koneksi 100Mbps saja membutuhkan waktu sekitar 10 tahun.

Setidaknya lebih menjanjikan dari teknologi yang ada saat ini. Dibanding teknologi Wimax hanya ramai di depan dengan janji koneksi internet berkecepatan tinggi.

Update Oktober 2014
Chip Broadcomp BCM65200 dan BCM 65900, keduanya chip terbaru bagi ADSL dan VDSL modem yang ditempatkan junction box.
Kombinasi DSL dan distribusi box dirancang mencapai kecepatan 1Gbit/s. Pada prakteknya mencapai 500Mbit/s, saat ini kecepatan maksimum VDSL dapat mencapai 100Mbit/s. Broadcomm mengunakan teknologi 28nm, kebutuhan power 30% lebih hemat. Satu chio lagi BCM 63138 datang untuk perangkat Router yang mendukung teknologi modem ADSL dan VDSL.

Tetapi teknologi modem DSL untuk data internet belum tentu di gelar di Indonesia. Awal tahun 2014, telekom Jerman tertarik mengunakan teknologi G.Fast. Baru tahun 2015 menganti teknologi lama ke G.Fast. Bila implementasi modem dapat digunakan, kecepatan VDSL dapat mencapai 100Mbit/s.
Di beberapa regional mencapai 200Mbit/s via distrbibusi fiber. Di Korea sudah tersedia 10Gbit/s melalui kabel optik

Berita terkait
Format video saat ini masih mengunakan H.264 sebagai kompresi video paling efisien. Tahun 2018 tampil format codec video AV1. Format AV1 gratis, dan dapat digunakan siapa saja.

Standar HDMI 2.0 baru akan mendukung 4k Ultra HDTV. HDMI 2.1 memiliki fitur kecepatan resolusi tinggi dan dukunga refresh rate. Menghilangkan lag pada gambar monitor, mendukung 8K 50Hz dan 4K 120Hz



Bell Labs berhasil mengembangkan kabel tembaga XG Fast yang mampu dilewati data 10Gbps. Walau jaraknya tidak jauh, tapi cukup untuk memperpanjang jarak dari kabel telepon tembaga dirumah.

Memotong plat baja yang tebal membutuhkan gas plasma. Tapi jarak benda yang dipotong harus dekat. Pemotong laser ini memotong dengan jarak lebih jauh, bahkan memotong metal seperti bukan benda apa apa.

Resolusi 7680 pixel x 4320 pixel sudah menjadi standar baru video rekaman dan layar TV

Kecepatan terbaru dapat ditarik sepanjang 6000km, dengan tranfer 100Gbps. Dalamnya kecil seperti batang lidi, tetapi bungkusnya sangat besar

Mengapa layar handphone ikut berputar dari 90 derajat atau lebih. Ada sensor sangat kecil membantu mengatur posisi gravitasi dari handphone. Sebuah chip disebut Accelerometer membantu mengatur layar




No popular articles found.