Mengapa produk Apple tidak bisa dibuat di Amerika


News | 25 January 2012

Ketika presiden Amerika Obama mengundang para tokoh Silicon Valley di California.

Setiap tamu diberikan pertanyaan oleh Obama. Satu pertanyaan kepada Steven Job tentang Apple.

Mengapa anda tidak bekerja dirumah sendiri. Job mengatakan, pekerjaan ini tidak bisa dibawah kembali kesini (Amerika).

Apakah Apple membuat produk di Asia karena tenaga kerja yang murah. Bukan itu, Apple mempercayai skala pabrik di Asia yang besar.

Kemampuan fleksibel, ketekunan, dan keahlian dalam produksi dari karyawan melebihi pekerja di Amerika.

Membuat nama Made in USA bukan lagi pilihan bagi Apple. Apple sendiri menjadi produk yang paling banyak ditiru di dunia.

Apple mempekerjakan sekitar 43 ribu karyawan di Amerika, 20 ribu diluar negeri.

Angka tersebut lebih kecil dibanding karyawan General Motor dengan 400 ribu orang pada tahun 1980an

Banyak pekerja Apple untuk merakit dan merancang, berjumlah 700.000 orang lebih. Tetapi mereka tidak bekerja di Amerika, karena mereka berada di Asia, Eropa dan lain tempat.

Eksekutif Apple mengatakan, membuat Apple diluar negeri adalah satu satunya pilihan.

Salah satu eksekutif Apple menjabarkan seberapa hebatnya orang di Asia. Pabrik di Cina hanya membutuhkan beberapa minggu untuk merubah disain iPhone, sebelum produk itu ada di rak toko. Apple pernah mendisain ulang layar iPhone pada menit terakhir sebelum masuk produksi.

Layar panel LCD bisa datang tengah malam. Seorang kepala karyawan segera membangunkan 8 ribu pekerja tengah malam di asrama mereka.

Setiap karyawan diberikan secangkir teh dan biskuit, diberikan panduan dalam setengah jam.

Dalam 12 jam selanjutnya, bingkai layar frame iPhone berubah menjadi miring. Setelah 96 jam, pabrik sudah memproduksi 10 ribu iPhone sehari. Eksekutif tersebut mengatakan, tidak ada perusahaan di Amerika yang bisa seperti itu.

Secara pribadi eksekutif Apple mengatakan, dunia kini sudah berubah.

Salah bila sebuah perusahaan mengukur konstribusinya dengan banyak jumlah karyawan. Kami menjual iPhone dilebih 100 negara, jadi kami tidak memiliki kewajiban untuk memecahkan masalah disini.

Tahun 2007. 1 Bulan sebelum iPhone mulai dipasarkan. Job mendadak membawa eksekutifnya untuk bertemu, dan selama berminggu minggu dia sudah membawa sebuah prototipe baru disakunya.

Job marah dan mengangkat iPhone model contoh, sambil diperlihatkan banyak goresan kecil dilayar.

Job mengatakan demikian. Orang membawa handphone disaku, orang membawa kunci disaku.

Saya tidak mau menjual sebuah handphone yang mudah tergores oleh kunci.

Solusinya adalah menganti layar tahan gores. Job meminta menganti layar anti gores untuk produk iPhone dan harus selesai dalam 6 minggu. Setelah itu satu orang eksekutif langsung terbang ke Shenzhen Cina.

Bayangkan, bagaimana anda sempat memikirkan sebuah produk yang tahan gores.

Sementara harus memastikan produk iPhone bisa diproduksi tepat waktu dan murah tetapi tetap untung.

Jawabannya, iPhone memiliki ratusan komponen. 90% komponen dibuat diluar negeri, semikonduktor canggih datang dari Jerman dan Taiwan, Memory dari Korea dan Jepang, Panel dan sirkuit dari Korea dan Taiwan, Chipset dari Eropa, dan logam langkah dari Afrika dan Amerika. Semua itu disatukan di Cina.

Kasus ketika Apple ingin menganti layar kaca iPhone menjadi miring dan tahan gores.

Pabrik yang mampu membuat adalah Corning, tetapi untuk memotongnya dalam jumlah jutaan unit, diperlukan teknik tersendiri.

Dibutuhkan waktu ututk melakukan percobaan, dibutuhkan ratusan kaca untuk dicoba, dan dibutuhkan banyak insinyur tingkat menengah untuk mencoba. Biaya persiapan itu sangat mahal bila dilakukan di Amerika

Ketika Apple di Cina, pemerintah Cina mau menanggung semua biaya untuk industri.

Dan mereka memberikan subsidi bagi pabrik kaca yang membuat, agar tersedia panel kaca bagi Apple.

Sudah tersedia sebuah gudang untuk menyimpan model contoh kaca, dan semua itu gratis.

Apple bisa mengunakan semua insinyur dan karyawan untuk melakukan percobaan selama 24 jam, lagi lagi fasilitas tersebut gratis.

Bagaimana fasiltas pabrik disana. Anda butuh karet berwarna hijau, ada di pabrik sebelah. Anda butuh 1 sekrup satu juta buah, pabriknya ada disebelah blok. Anda butuh sekrup berbeda, hanya butuh 3 jam dan jadi.

Produk Apple dibuat oleh Foxconn. Fasilitas Foxconn untuk Apple memiliki 230 ribu pekerja untuk satu lokasi pabrik, 6 hari bekerja seminggu, terkadang mencapai 12 jam kerja sehari di pabrik, lebih dari 1/4 pekerja Foxconn tinggal di asrama, pendapatan pekerja $17 perhari.

Ketika eksekutif Apple datang meninjau pabrik ketika pergantian Shift, kendaraannya bagaikan terjebak dialiran sungai pekerja.

Foxconn sendiri memperkerjakan 300 petugas untuk mengatur arah keluar masuk pekerja, agar tidak terjadi kemacetan.

Bila iPhone dibuat di Amerika, membutuhkan $65 hanya untuk menambah upah karyawan.

Walau iPhone mengunakan kaca buatan Corning, lalu dipotong di Cina. Pabrik Corning menjadi terkenal dan mulai kebanjiran pesanan dari pabrik lain.

Bahkan Corning telah membuat produksi di negara Jepang dan Taiwan. Corning mengatakan, pelanggan kami ada di Korea, Jepang dan Cina.

Bila dikirim dengan kapal, membutuhkan waktu 35 hari dari Amerika. Lewat udara akan lebih cepat, tetapi biaya angkut naik 10x lebih mahal.

Produk Apple melibatkan banyak perusahaan, baik dari komponen sampai produk sudah jadi dan melibatkan perusahaan di Amerika.

Bahkan setelah produk Apple mulai dijual, akan melibatkan perusahaan pengiriman seperti Fedex, UPS dan lainnya.

Mungkin ceritanya mirip dengan BJ Habibie. Ketika membangun IPTN, mampu membuat pesawat CN-235 , satu satunya pesawat kelas kecil berpenumpang yang dikendalikan oleh instrumen.

Tetapi puluhan ribu karyawan dan insinyur yang membuat dan terlatih sudah tidak ada lagi, dan pergi ke perusahaan industri pesawat di luar negeri. Karena IPTN tidak mendapat subsidi dari pemerintah dan yang dianggap memakan biaya terlalu besar untuk dipertahankan.


Berita terkait
Bila iPhone akhirnya memilih membuat produk sendiri di China. Tesla terlihat demikian. Walau tidak langsung OEM, tetapi Tesla membuat perusahaan gabungan dengan mitra lokal. Dana yang dikumpulkan juga fantastik untuk membuat pabrik mobil listrik. Membuat mobil listrik di Amerika sudah mahal, di ekpor akan dikenakan tarif yang lebih mahal bagi masyarakat.

Ini perbedaan teknologi Timur dan Barat. Pabrik chip memberikan pelatihan teknik, cara produksi dan menjual template untuk membuat perangkat. Dengan menyebarkan biaya penelitian ke pelanggan mereka, pabrik chip memberikan solusi.



Pengiriman tablet White Box dari China diperkirakan mencapai 25 juta unit pada kuartal 3 lalu. Naik 40,4% dibanding pengiriman tahun lalu. Ada kabar menarik tentang penjualan tablet tanpa merek, 80% tidak lagi dipasarkan di China sendiri.

Petugas pemadam kebakaran Cory Kalanick mengunakan camera dalam bertugas. Awalnya Cory masuk untuk memeriksa ulang, mungkin masih ada orang yang tertinggal di dalamnya.

Pabrikan di Cina mampu membuat sesuai pesanan, tetapi barang apa saja bisa ditiru. Bagaimana inovator menutup peluang agar barangnya tidak ditiru. Lebih baik membuat produk berkualitas disana dibanding memerangi barang yang ditiru.

Sebuah produk yang dibuat di dalam negeri akan lebih murah sampai separuh

Akan banyak pabrik solar cell kecil dan menengah tutup, hanya produsen solar cell besar akan bertahan. Satu persatu rontok kalah bersaing.



Siapa Yohannes Riyadi, sampai namanya masuk ke gedung parlemen Inggris dan disebutkan oleh Lord James Blackheath. Dia terkait dengan uang tranfer yang transaksi sebesar 3 X 5.000.000.000.000 dollar ke bank HSBC. Kasus sebelumnya cerita skandal Bre-X. Indonesia juga dijadikan cerita karangan, dimana ditemukan tambang emas yang luar biasa di Kalimantan Timur.




No popular articles found.
< /body>