Cahaya matahari dengan gelombang warna dari Nasa


Kategori : Science | Date : 4 February 2018


Nasa mempublikasikan foto dari matahari dengan mengambil pencitraan gelombang panjang berbeda.

Data diambil dari Solar Dynamics Observatory atau SDO. Menunjukan panjang gelombang berbeda yang tidak terlihat mata.

Warna kuning / 5800 Angstrom berasal dari suhu 5800C di Matahari atau sebagai permukaan matahari.

Sinar ultraviolet ekstrim 94 Angstrom

Sinar hijau berasal dari atom 6,4 juta.C. Terlihat sebagai jilatan api matahari atau dikenal dengan Solar Flare.




Matahari yang kecil seperti ini saja memiliki kilatan matahari atau Solar Flare begitu panas. Bagaimana bila bintang sekelas Canis Majoris yang besarnya puluhan kali lebih besar dari matahari bisa melepas flare atau kilatan.

Pada gambar dibawah matahari ada di sisi paling kiri. Bukan yang kuning, tapi bukan yang kuning muda disebelahnya, tapi di sisi paling kiri. Tapi ini perbandingan dengan Antares si raksasa merah, tapi bintang Antares masih jauh lebih kecil dari Canis Majoris.





Rekaman pesawat Solar Dynamics Observatory - SDO selama 7 tahun untuk memonitor aktivitas matahari.
Dipublikasi oleh Nasa 11 Februari 2017


Satelit SDO diluncurkan 11 Februari 2010, hari ini genap 7 tahun beroperasi mengamati permukaan matahari. Nasa merilis hasil rekaman matahari selama 5 tahun  dan 6 tahun (sampai 2016). Aktivitas matahari Juli 2017 terlihat terdapat lubang.

Di tahun 2010, Pan-STARRS1 atau Panoramic Survey Telescope and Rapid Response System mulai mengambil gambar. Sampai seluruhnya selesai, dapat dicetak sepanjang 2,4km. Bahkan memerlukan kaca pembesar untuk melihat objek yang tersembunyi

Mengapa langit berwarna biru disiang hari dan matahari terlihat kuning. Sedangkan ketika sore, langit terlihat berwarna merah atau kuning, sedangkan cahaya biru langit perlahan menghilang.


No popular articles found.