Situs Blue-Marble adalah kumpulan foto yang diambil dari pencitraan satelit.

Foto yang dikumpulkan hanya foto pada malam hari. Fitur situs ini digunakan oleh fotographer bintang. Karena mereka bisa mengetahui dimana daerah yang minim polusi cahaya.

Mungkin anda pernah mencoba mengambil gambar bintang, nyatanya hanya beberapa saja tampak di langit. Itu disebabkan polusi cahaya kota. Umumnya fotographer pemburu bintang akan pergi ke daerah sangat terpencil alias ke hutan atau pengunungan. Bahkan mereka yang profesional memilih pergi ke sebuah tempat seperti tempat teleskop yang sudah dipastikan jauh dari polusi cahaya kota.





Anthony dari SLR Lounge menceritakan tip untuk mendapatkan tempat untuk foto Nightscapes. Dia mengunakan data gambar dari Blue-Marble, dan mencari daerah yang kira kira lebih gelap tapi tidak terlalu jauh di kotanya. Misalnya jarak 30 menit dan 60 menit dengan kendaraan, bisa menjadi tempat alternatif. Sukur-sukur dikota anda memang memiliki daerah yang gelap.

Contohnya dibawah ini, ada 3 titik merah pada angka 30 menit perjalanan, dan 60 menit perjalanan dengan kendaraan. Untuk pergi sejauh 60 menit mungkin terlalu jauh. Alternatif bisa mengambil 2 daerah lebih dekat yang diberi tanda pada lingkaran tengah. Polusi cahaya di daerah tersebut lebih sepi dibanding harus pergi terlalu jauh ke luar kota.



Masalahnya pencitraan satelit untuk daerah gelap di pulau Jawa agak sulit. Bisa dilihat pada gambar dibawah ini, dimana saja kota di pulau Jawa sudah terlalu terang dengan cahaya. Beruntung di daerah lain relatif sepi. Kecuali kota Samarinda, Makasar lebih terang tapi masih bisa pergi ke daerah pinggiran yang lebih dekat. Benar benar pulau Jawa sampai Mataram memang terang sekali. Mengalahkan cahaya di beberapa kota Australia bahkan Malaysia.

Solusi lain adalah pergi ke daerah yang lebih tinggi, seperti tempat dengan ketinggian diatas 1600 meter.



Untuk melihat lokasi dimana cahaya kota yang tidak terlalu terang bisa dilihat via Blue-marble.de edisi 2012e - dan edisi 2017 atau melihat data peta satelit Himawari pada malam hari Real Time (foto Bumi 15MB realtime)

The Revelator menganalisa cahaya buatan atau cahaya lampu di seluruh dunia. Mengungkap beberapa kota paling marah dengan cahaya lampu di kota.

Top 10 Wilayah Metropolitan paling terang dibandingkan dengan rata rata kota urban global

10. Miami, AS, 2,6 kali lebih cerah
9. Denver-Aurora, AS, 2,7 kali lebih cerah
8. Mexico City, Meksiko, 2,8 kali lebih cerah
7. Detroit, AS, 2,9 kali lebih cerah
6. Buenos Aires, Argentina, 3,5 kali lebih cerah
5. Toronto, Kanada, 3,6 kali lebih cerah
4. Chicago, AS, 4,5 kali lebih cerah
3. Montréal, Kanada, 4,8 kali lebih cerah
2. Riyadh, Arab Saudi, 6,7 kali lebih cerah
1. Moskow, Rusia, 8,1 kali lebih cerah

10 Kota paling terang dibandingkan dengan rata rata kota urban global

10. Tangier, Maroko, 5,3 kali lebih cerah
9. Helsinki, Finlandia, 5,9 kali lebih cerah
8. Madinah, Arab Saudi, 6,0 kali lebih cerah
7. Kazan, Rusia, 6,1 kali lebih cerah
6. Edmonton, Kanada, 6,5 kali lebih cerah
5. Calgary, Kanada, 6,6 kali lebih cerah
4. Kuwait City, Kuwait, 7,0 kali lebih cerah
3. Chelyabinsk, Rusia, 7,1 kali lebih cerah
2. Mekkah, Arab Saudi, 7,4 kali lebih cerah
1. Saint Petersburg, Rusia, 8,1 kali lebih cerah

Indonesia
10. Malang 10,98
9. Pekanbaru 13,8
8. Denpasar  13,79
7. Padang 13,84
6. Samarinda 14,03
5. Surabaya 16,11
4. Lampung 16,68
3. Bogor 17,59
2. Medan 18,2
1. Jakarta 25.92

Daftar kota dengan cahaya lampu paling terang