Remaja ini membuat baterai sepeda listrik dari pack baterai notebook. Dengan 6 baterai notebook dapat disusun menjadi 22 volt DC. Keterangan ini untuk memberikan informasi pembuatan baterai dengan output voltase besar bagi sepeda listrik.

Namanya Rinoa super genius. Dia membeli baterai notebook yang berisi 12 baterai cell. Baterai Lithium memiliki input standar 4,2v dan output konstan 3,7v. Dia membeli beberapa baterai notebook baru lalu dibongkar untuk mengeluarkan cell baterai. Mengapa dia membeli baterai untuk noteboo, katanya kualitas secara umum lebih bagus. Beberapa pabrik notebook mengunakan baterai buatan Sony atau Panasonic lithium.



Membutuhkan 2 jam mengeluarkan baterai dari paket notebook. Lalu baterai di charger dengan 3,73 volt dengan urutan 1 paket baterai notebook 3 susun x 4 baterai. Baterai di isi dengan 11,4Volt (3,8volt perpack baterai) dengan charger mendekati 1 ampere.




Tahap kedua mengabungkan 6 baterai pack dari masing masing output dengan susunan setiap satu baris baterai berisi 4x3 =12 unit digabung pararel akan menghasilkan output 3,7V tapi ampere baterai menjadi 12 x jumlah masing masing kekuatan baterai.
3,7 volt di satu baris baterai dikalikan 6 baterai pack, menghasilkan output sekitar 22,2V atau lebih dengan jumlah kekuatan ampere di setiap baris baterai (12 baterai perbaris).



Semua baterai digabung dan menjadi satu baterai pack. Dengan perhitungan output 6 baterai  x 3,7V = 22,2 volt. Pengisian maksimum dengan 25 volt sesuai standar baterai lithium 3,7 volt x 6 unit.



Baterai dibuat degan susunan Seri  dari -+ , -+, -+, -+, -+, -+ dengan sebuah paku yang kuat nantinya di solder.



Tahap terakhir membungkus baterai agar tidak mudah bergerak dalam satu paket.



Di video Youtube tertulis 48V mungkin yang dimaksud 22 volt dengan melihat urutan baterai yang dibuat. Keterangan bisa dilihat di Youtube, untuk memberikan gambaran pembuatan baterai pack sendiri bagi sepeda listrik. Bukan untuk ditiru tapi bisa dijadikan referensi tentang elektronik. Baterai Lithium Ion dengan kekuatan sebesar ini cukup berbahaya bila terjadi short sirkuit.



Rhino mengatakan untuk mengisi baterai sepedanya, dia tidak mengunakan pelindung short sirkuit. Pengisian dilakukan via charger - Imax B6 balance charge. Berat baterai dengan 72 cell sekitar 4kg. Harga baterai 12 cell untuk notebook antara 300-400 ribu dengan kekuatan 10A. Disana harganya relatif murah, tapi di Indonesia berbeda.

Rinoa memberikan perubahan disain baterai diatas dengan pengisian charger untuk RC. Dia merubah disain baterai karena disain baterai standar ternyata tidak memberikan power seimbang di antara baterai. Dia menganti dengan charger ke baterai, mengunakan 7 kabel. 1 kabel ke minus dan 6 kabel ke baterai pack untuk arus plus. Dari video dibawah ini kita bisa mengetahui, mengapa baterai smartphone memiliki banyak sekali socket dibanding 2 socket plus dan minus, karena ada bagian pengaman untuk baterai.