Jenis teleskop untuk pengamatan bintang memiliki beberapa model. Teleskop dengan reflektor, refraktor, hyrid dan dobsonian. Tipe teleskop tersebut dilihat dari mekanisme dan letak cermin atau lensa.
Teleskop digunakan untuk mencari objek yang jauh, tidak hanya bintang tapi bisa digunakan untuk pengamatan alam.

Peringatan. Teleskop hanya boleh diarahkan ke matahari bila ditutup dengan filter. Bila teleskop diarahkan ke matahari dan mata melihat ke titik bidik teleskop. Ada kemungkinan mata akan rusak, karena cahaya matahari yang masuk ke teleskop diperkuat kembali menjadi beberapa kali lipat. Jadi, pantang mengunakan teleskop untuk melihat langsung matahari tanpa bantuan filter.

Tentang disain teleskop

Teleskop Reflektor memiliki ukuran seperti tabung dengan cermin utama untuk memantulkan gambar. Jendela bidik teleskop ini berada diatas
Ukurannya awalnya besar, tapi teleskop jenis modern ini sudah lebih ramping. Semakin besar ukuran teleskop akan semakin besar cermin utamanya. Sistem teleskop dengan memantulkan gambar pada cermin utama, memiliki kemampuan lebih untuk menangkap cahaya. Disain relatif lebih praktis, umumnya dibuat bagi teleskop modern yang ada saat ini. Lebih cocok untuk objek jarak jauh, dan ukurannya lebih kecil. Perbandingan harga lebih ekonomis dengan kemampuan pembesaran teleskop.





Teleskop Reflaktor. Umumnya memiliki ukuran dengan panjang tapi langsing. Objek diarahkan lebih mudah dan arah bidik ditempatkan dibawah. Ukurannya memang panjang, karena cahaya dari atas turun langsung ke arah belakang teleskop. Teleskop reflaktor seperti lensa camera, dan menjadi teleskop generasi pertama di era 1600. Semakin jauh kemampuan pembesaran teleskop maka ukuran teleskop semakin panjang. Teleskop Refraktor modern sudah ditambahkan teknologi fitur  beberapa lensa untuk memperbesar sehingga ukuran teleskop lebih pendek. Sayangnya kemampuan jaraknya terbatas dibanding teleskop Relfektor. Keuntungan teleskop Reflaktor adalah gambar yang bersih.




Teleskop Reflektor , Catadioptric, Dobsonian, Schimdt serta variannya. Teleskop modern adalah kombinasi keduanya, secara umum dibuat dengan cermin pemantul di bagian atas. Prinsip kerjanya, gambar langsung turun ke cermin di bawah teleskop, baru dipantulkan ke satu cermin diatasnya. Objek bisa dilihat antara sisi samping atau dibawah teleskop melalui cermin kedua. Keduanya hampir mirip tapi berbeda teknologi dalam penempatan jendela bidik Umumnya model teleskop ini ditambahkan lensa tambahan di bagian jendela bidik dengan lensa lain.





Disain Cassegrain Telescope.
Pada gambar bawah adalah disain Cassegrain (dikenal juga dengan Schmidt). Membuat ukuran teleskop menjadi lebih pendek. Ukuran kecil bisa mencapai standar kemampuan teleskop 400mm. memiliki lensa khusus yang besar di depan dan bentuknya seperti tabung. Cahaya yang masuk dari lensa, dipantulkan oleh cermin dibawah, dan kembali di pantulkan ke cermin kecil. Baru diarahkan ke lubang teleskop paling belakang
Teleskop Cassigrain paling disukai saat ini karena kemampuan jarak dan gambar lebih baik, tapi harganya relatif lebih mahal



Selanjutnya jenis perbedaan aperture dan ketajaman gambar dari teleskop