Gunung Himalaya terbentuk karena benturan dari India


Stuff | 6 December 2013

Mengapa pegunungan Himalaya membentang sampai 2.900 km

Membentan dari negara India, Pakistan, China dan Nepal.

2 puncak gunung tertinggi di dunia ada disana, sebagian besar puncak gunung di Himalaya berada diatas ketinggian 8000 meter.

Jutaan tahun lalu, pengunungan Himalaya belum ada dan masih terapung dan berada di lepas pantai Australia.

Mungkin keberadaan pegunungan Himalaya sudah ada sekitar 220 juta tahun lalu ketika bumi masih berantakan.

Gunung Himalaya dan gunung tinggi lainnya disana bukan terbentuk dari gunung berapi

Pegunungan tersebut ada akibat naiknya lempeng kulit bumi, kedua lempeng bertabrakan dan mendorong daratan di sisi lain menjadi Himalaya naik keatas.



Daratan India dahulunya berada di bawah lalu bergerak naik ke arah utara sejauh 6000km. Akhirnya membentur lempeng lain dan  bertabrakan dengan lempeng Asia sekitar 40-50 juta tahun lalu.

Daratan India yang membentur / menabrak turun ke bawah, sedangkan daratan di Asia naik terangkat keatas. Disanalah terbentuk sebuah pegunungan yang memanjang dan disebut pengunungan Himalaya.



Setiap tahun, puncak gunung di Himalaya akan terangkat naik. Pertumbuhan puncak Himalaya mungkin disebabkan pergeseran lempeng tektonik yang masih bergerak perlahan ke utara.

Kita tahu daerah tersebut sering terjadi gempa. Seperti terjadinya gempa besar di Tibet.

Antara India dan Tibet, dahulunya terdapat laut yang disebut Tethys. Sekarang lokasinya sudah menjadi daratan, akibat kedua lempeng tersebut telah bertemu dan menutup lautan

Peta lempeng antara India dan Asia

Karena lempeng di India lebih ringan, akhirnya terdorong ke bawah kembali dan masuk ke perut Bumi ketika bertabrakan dengan lempeng euroasia.

Berdasarkan data GPS, pergerakan lempeng India masih terus bergerak sekitar 18mm pertahun. Dan menaikan ketinggian seperti di gunung Everest setidaknya 5mm pertahun.
Angka tersebut terlihat sangat kecil, hanya 5mm pertahun. Tapi bisa dihitung mundur dan terjadi di jaman purba sampai saat ini.

Teori benturan daratan India menabrak benua Asia bisa dibenarkan.

Beberapa fosil yang ditemukan di garis pantai di Himalaya. Membuktikan pegunungan tersebut dahulua ada di garis pantai. Dan terdorong naik sampai muncul kembali dan naik di atas tanah.

Puncak Everest menjadi puncak tertinggi dengan skala ketinggian diatas permukaan laut tetapi bukan gunung tertinggi di dunia.

Gunung Everest bukan gunung tertinggi yang ada di Bumi.

Gunung tertinggi di dunia ada di Hawai,  gunung api Mauna Kea memiliki ketinggian 10220 meter.

Bila dihitung dari dasar sampai ke puncak gunung, karena puncaknya  yang berada diatas air laut hanya 4205 meter.

Di Asia Tenggara juga memiliki gunung tertinggi, tapi bukan akibat gunung berapi.

Indonesia memiliki puncak gunung tertinggi yaitu Puncak Jaya di Irian dengan ketinggian 4800m, masuk daftar 7 gunung tertinggi di Asia Tengara.
Sedangkan gunung tertinggi di Asia Tengara berada di sebuah negara.

Disebut Gunung Hkakabo Razi dengan ketinggian 5881 meter berada di negara Myanmar. Myanmar memiliki 6 puncak gunung tertinggi di Asia, memiliki ketinggian 5000 meter



Disusul dibawahnya 7 puncak gunung tertinggi di Asia ada di Indonesia

Dibawah ini daftara gunung tertinggi di Asia

Nama Gunung, Ketinggian, Tempat

Hkakabo Razi      5,881 m (19,295 ft)     Myanmar
Gamlang Razi     5,870 m (19,259 ft)     Myanmar
Peak 5710     5,710 m (18,734 ft)     Myanmar
Dindaw Razi     5,464 m (17,927 ft)     Myanmar
Tami Razi     5,101 m (16,736 ft)     Myanmar
Sheankala Razi     5,000 m (16,404 ft)     Myanmar
Puncak Jaya     4,884 m (16,024 ft)     Indonesia (New Guinea)
Sumantri     4,870 m (15,978 ft)     Indonesia (New Guinea)
Ngga Pulu     4,862 m (15,951 ft)     Indonesia (New Guinea)

Carstensz East     4,820 m (15,814 ft)     Indonesia (New Guinea)
Puncak Mandala     4,760 m (15,617 ft)     Indonesia (New Guinea)
Puncak Trikora     4,750 m (15,584 ft)     Indonesia (New Guinea)
Ngga Pilimsit     4,717 m (15,476 ft)     Indonesia (New Guinea)

Madoi Razi    4,616 m (15,144 ft)     Myanmar
Mount Yamin     4,540 m (14,895 ft)     Indonesia (New Guinea)
Mount Wilhelm     4,505 m (14,780 ft)     Papua New Guinea (New Guinea)
J. P. Coen Peak     4,500 m (14,764 ft)     Indonesia (New Guinea)
Valentiyn Peak     4,453 m (14,610 ft)     Indonesia (New Guinea)

Mount Giluwe     4,367 m (14,327 ft)     Papua New Guinea (New Guinea)
Phangran Razi     4,328 m (14,199 ft)     Myanmar / India
Mount Tambora Sebelum letusan besar 1815     4,300 m (14,108 ft)     Indonesia (Sumbawa)
Phonyin Razi     4,282 m (14,049 ft)     Myanmar / India
Mount Kinabalu     4,095 m (13,435 ft)     Malaysia (Borneo)
Ngga Nggulumbulu     4,061 m (13,323 ft)     Indonesia (New Guinea)
Antares     3,970 m (13,025 ft)     Indonesia (New Guinea)
Angemuk     3,949 m (12,956 ft)     Indonesia (New Guinea)

Mount Saramati     3,826 m (12,552 ft)     Myanmar / India
Mount Kerinci     3,805 m (12,484 ft)     Indonesia (Sumatra)
Jumbul Ambera     3,785 m (12,418 ft)     Indonesia (New Guinea)
Mount Kobowre     3,750 m (12,303 ft)     Indonesia (New Guinea)
Mount Rinjani     3,727 m (12,228 ft)     Indonesia (Lombok)
Mount Semeru     3,677 m (12,064 ft)     Indonesia (Java)

Phongan Razi     3606 m ( 11,830 ft)     Myanmar/ India
Mount Rantemario / Latimojong     3,478 m (11,411 ft)     Indonesia (Sulawesi)
Mount Tanpa Nama     3,466 m (11,371 ft)     Indonesia (Sumatra)
Mount Slamet     3,428 m (11,247 ft)     Indonesia (Java)
Bumhpa Bum     3,411 m (11,191 ft)     Myanmar
Mount Sumbing     3,371 m (11,060 ft)     Indonesia (Java)
Mount Arjuno     3,339 m (10,955 ft)     Indonesia (Java)
Mount Raung     3,332 m (10,932 ft)     Indonesia (Java)
Mount Lawu     3,265 m (10,712 ft)     Indonesia (Java)

Mount Lonkrumadin     3,185 m (10,449 ft)     Myanmar

Berita terkait
Gunung Everest memiliki stasiun cuaca, menjadi stasiun cuaca tertinggi didunia. Berada di ketinggian 8000 meter, peneliti memasang peralatan disana seperti di dunia lain. Bagaimana membawa peralatan di ketinggian 8000 meter. Jaringan 5G tertinggi di pasang di wilayah Tibet.

April dan Mei adalah musim pendakian di Everest, dengan kondisi cuaca musim panas dan kondisi cuaca lebih baik dari bulan lain. 22 Mei 2019 adalah rekor pendaki mencapai puncak Everest terbanyak dalam sehari. Membuat jalur mencapai puncak macet. Setidaknya 7 orang pendaki harus tinggal tetap disana, dan salah satu penyebab terlalu lama menunggu antrian.



Gempa di negara Italia selama 2 bulan terakhir sudah terjadi 2 kali. Peneliti mengatakan gempa mengarah ke tempat lain sepanjang pusat sesar Apennine. Gempa kekuatan 6.6 SR , melanda di kawasan yang sama. Setelah gempa sebelumnya dengan kekuatan 6.2 SR pada 24 Agustus 2016.

Semua gunung paling berbahaya bagi pendakian memiliki puncak yang berada di 8000 meter. Seluruh gunung tertinggi memiliki resiko kematian, tapi 4 gunung ini memiliki resiko di atas gunung Everest. Artinya rasio yang tidak pulang dibanding yang berhasil mencapai puncak dan kembali ke rumah akan lebih banyak

Gunung tertinggi di Asia Tenggara baru tercatat di tahun 2014 oleh tim Nat Geo dan Northface. Gunung Hkakabo Razi memiliki ketinggian 5881 meter, lebih tinggi 1000 meter dibanding puncak gunung tertinggi di Indonesia Puncak Jaya. Untuk mendaki kesana disebut Anti Everest. Artinya tidak ada porter yang mendukung pendakian. Bahkan mencapai ke basecamp harus berjalan kaki di tengah hutan

Gempa Nepal April 2015 memicu longsoran salju di jalur pendakian gunung Everest. Bukan di rute perjalanan saja, sampai ke base camp dimana para pendaki menyiapkan diri untuk naik juga terkena. Catatan baru korban terbesar di Everest. Satu korban dari kepala Google X

Dari kru NBC News sedang berada di base camp untuk persiapan film Discovery Live Everest Jump Live. Tetapi bulan itu menjadi tragedi yang menewaskan 12 Sherpa. Update lengkap dengan peta dan gambar animasi



Gunung Everest paling tinggi di bumi, tapi gunung paling tinggi dari titik dasar ada di gunung Mauna Kea. Menjulang dari dasar laut sampai keatas setinggi 10km. Kalau gunung tertinggi di seluruh tata surya.

Indonesia memang topnya untuk gunung berapi. Sampai seorang fotographer datang ke kawah Ijen pada tahun 2008, untuk mengabadikan kandungan sulfur. Katanya mirip seperti planet alien disana.

Bisa di zoom dan gambarnya tetap tajam, bisa diputar sesuai posisi camera searah 180 derajat




No popular articles found.
< /body>