NASA mengumumkan temuan 2 planet  planet, ukurannya mirip seperti Bumi dan lebih kecil dari penemuan sebelumnya Kepler 22b. Kedua planet  tersebut diperkirakan memiliki ukuran seperti Bumi, 20e lebih kecil dan 20f lebih besar dari Bumi.

Bentuk salah, tapi tempatnya benar. Planet sebelumnya disebut planet Kepler 22b memiliki orbit mengelilingi sebuah bintang. Kepler 22b memang paling mirip dengan lingkungan dari planet Bumi. Karena memiliki cairan yang dibutuhkan bagi mahluk hidup di sebuah planet, tetapi ukurannya lebih besar dibanding planet Bumi. Gravitasi planet tersebut akan lebih besar dibanding gravitasi Bumi. Tentu sulit bagi manusia untuk hidup dengan tingkat gaya tarik planet yang naik sampai 2x lebih besar.

Bentuk sama tapi tempatnya salah. Planet Kepler 20e dan 20f agak berbeda, ukurannya nyaris sama seperti Bumi. Ukurannya nyaris tepat, tetapi kehidupan akan sulit terjadi disana. Karena keberadaan kedua planet tersebut terlalu dekat dengan bintang (mataharinya - seperti matahari di Bumi) dari susunan tata surya Kepler.  Menurut NASA, Kepler 20e mengorbit  sekitar 6.1 hari, Kepler 20f setiap 19.6 hari. Melihat orbitnya yang pendek, kemungkinan kedua planet yang ditemukan tersebut sangat panas. Bahkan suhunya diperkirakan mencapai 400 deg.C lebih untuk Kepler 20f. Kepler 20e yang paling dekat dengan bintangnya, diduga memiliki suhu lebih panas sampai 760 deg.C.

Kepler 20e dan 20f adalah planet ke 4 dan ke 5 yang ditemukan dalam susunan tata surya Kepler , keduanya memiliki bentuk seukuran Bumi. Diduga kedua planet baru tersebut memiliki permukaan berbatu. Kepler 20e memiliki ukuran sekitar 0.87 x Bumi atau seukuran planet Venus, sedangkan Kepler 20f memiliki ukuran 1.03 x lebih besar dari Bumi. Ukuran tepat, sayang terlalu dekat dengan matahari di Kepler.

Dibawah ini ilustrasi artis tentang permukaan planet kepler 20e.

Seandainya kedua planet tersebut memang layak dihuni oleh manusia. Jarak planet tersebut memang sangat jauh, mencapai ratusan tahun cahaya.