Baterai paling tahan lama untuk lampu flash


Product | 28 November 2013

Dari SLR Launge menceritakan hasil test dari baterai AA untuk lampu flash. Mengunakan satu model lampu flash dan diuji seberapa cepat  lampu flash dapat menyala dengan satu merek baterai.

Hasilnya tidak banyak berbeda, antara Eneloop 2000Ah, Powerex 2700mAh, Sony 2500mAh dan Duracell Duralock 2000mAh. Selisih daya tahan ke empat baterai dibawah ini hanya sekitar 1-2%.



Khusus Eneloop XX lebih kuat, memiliki 5% daya tahan diatas ke empat baterai recharger.



Test teratas dari Eneloop XX dengan kecepatan pengisian baterai ke lampu flash paling cepat (lebih rendah lebih baik)



Kesimpulannya sederhana. Bila mengunakan lampu flash untuk camera, kapasitas baterai NiMH yang dapat di rechargerable memiliki kualitas sama. Pastinya akan lebih hemat mengunakan baterai rechargeable dibanding mengisi dengan baterai sekali pakai. Hanya satu model Eneloop XX terlihat lebih cepat mengisi power untuk lampu Flash.

Berita terkait
Perangkat CamRanger dapat digunakan sebagai tripod otomatis. Satu produk lain adalah Camranger Wireless DSLR Remote Control yang diperkenalkan tahun 2013. Mirip dengan produk TP-Link MR3040 dan dapat dimodifikasi menjadi remote camera seperti produk Camranger.

Untuk harga baterai Samsung relatif agak mahal, tapi banyak disediakan oleh produsen lain. Seperti baterai Lumsing untuk produk smartphone Samsung dijual cukup murah.



Mengabung 2 baterai memberi power lebih besar, atau voltase lebih besar. Bila baterai yang digunakan lebih dari 2 unit atau lebih. Biasanya kita memeriksa dengan multimeter dan melihat baterai yang paling lemah. Efeknya bisa kurang berguna.

Perangkat Titanium Smart Fast charger memiliki 16 pengisian baterai NiMH. Dapat mengisi baterai tipe AA atau AAA. Mengunakan adapter MD-1600DL, pengaman Fail Safe Timer dan proteksi suhu pengisian baterai

Dapat dijadikan pertimbangan dalam memilih camera CSC atau Mirrorless vs DSLR. Apakah camera mirrorless lebih mudahkan pembeli, dan memiliki kemampuan lebih baik dari DSLR. Atau ada perbedaan signifikan antara DSLR dan Mirrorless

Baterai NiMH lebih hemat dibanding baterai biasa. Tapi perlu di isi ulang sebelum digunakan. Tidak membiarkan baterai di dalam perangkat elektronik selama 3 bulan lebih. Mengisi 3-4 jam membuat umur baterai lebih lama.

Kali ini teori terbalik dalam pengisian baterai lithium. Baterai lithium ideal diisi dengan voltase 4.2V, bila di isi diatas voltase tersebut maka umur baterai turun sampai separuh. Teorinya, semakin sering di charge maka kapasitas baterai lithium akan menurun. Mengisi baterai yang baik sampai 80% membantu usia baterai.



Toshiba keluarkan baterai Toshiba The Impulse dengan daya tampung 2550mAh. Baterai tersebut dapat mengunakan charger TNHC-34HC untuk mengisi baterai. Nantinya ada charger baru model TNHC-34HG dengan bundle baterai yang ditawarkan bulan November 2013.

Dari Leylen Energy menceritakan bagaimana baterai Lithium diproduksi. Baterai buatan Leylen mampu bekerja pada suhu tinggi, sedangkan baterai lithium biasa hanya stabil pada suhu lebih rendah

Baterai lithium mampu menampung energi lebih besar dibanding baterai NiMH. Sebagai perbandingan 100Wh/kg NiMH setara 150-250Wh/kg baterai lithium. Baterai lithium kecil, mampu menampung energi lebih besar dan ringan. Bahkan memiliki umur lebih lama dari NiMH.

Susunan baterai Lithium umumnya memiliki 4 wire, dan sebuah sirkuit untuk pelindung baterai. Didalam baterai terdapat satu lapisan luar disebut Foil, bagian tengah ada 3 baik yaitu cathode pemisah lapisan baterai dan anode.




No popular articles found.
< /body>