200 tahun lalu tidak ada yang tahu bahan aluminium. Sekarang komponen dapat mengunakan aluminium. Dari kemasan kaleng, bingkai jendela rumah, kemasan, bahkan badan mobil. Aluminium terus ditambang dan dijadikan produk jadi, setelah itu akan dibuang ketempat sampah. Suatu hari nanti tidak perlu lagi menambang biji aluminium, karena bisa di daur ulang seperti yang dilakukan perusahaan Novalis dari Amerika.

Aluminium adalah bahan paling berlimpah nomor 3 di dunia. Kandungan aluminium ada di biji bauksit yang ditemukan di Perancis. Setelah penemuan itu, biji Bauksit banyak ditemukan di seluruh dunia. Untuk melebur bauksit dibtuhkan mineral kriolit dan diberikan aliran listrik untuk memisahkan atom oksigen dari aluminium.

4 ton biji bauksit hanya memproduksi 1 ton aluminium. Tapi proses produksinya tidak mudah, membutuhkan energi besar dengan suhu tinggi. Akan lebih murah bila melakukan proses dengan daur ulang. Pengunaan aluminium daur ulang sudah digunakan untuk bodi mobil. Tapi hanya beberapa produsen kendaraan yang mengunakan bodi aluminium yaitu Range Rover dan Jaguar.

Mengapa aluminium menjadi penting bagi industri kendaraan. Dengan memangkas bobot 39% kendaraan, kendaraan dapat menghemat 25% bahan bakar. Dan berat kendaraan lebih ringan 420kg, atau setara bobot 5-7 orang. Pabrikan Novelis sebagai pabrik pembuat aluminium, mendapatkan 50% aluminium dari daur ulang untuk produksi dan sebagian di ekspor untuk produksi mobil Range Rover. Bahkan perusahaan tersebut akan ditingkatkan sampai 80% pasokan aluminium bekas di tahun 2020.

Novalis merupakan pabrik yang memanfaatkan dan mengunakan sebagian dari bahan aluminium bekas. Baru didirikan tahun 2005 dan sekarang sudah memiliki 11 ribu karyawan. Perusahaan ini banyak membuat produk aluminium seperti foil, can (kaleng minuman), industri mobil dan peralatan lain seperti atap rumah, isolasi, printing dan lainnya. Novalis adalah anak perusahaan Aditya Birla Group dari Hindalco Industries yang berpusat di India.

Apakah pertambangan masih diperlukan untuk memproduksi aluminium. Seharusnya industri bisa mengolah bahan aluminium yang sudah menjadi sampah. Siapa tahu tertarik melirik bisnis daur ulang sampah. Salah satunya bahan aluminium, bisa dijadikan target untuk di daur ulang. Setidaknya bisa merubah produk jadi dari panci menjadi bodi mobil atau smartphone di Indonesia.