Kapal induk  USS Gerald R Ford telah diluncurkan.

Siap memasuki babak baru dengan teknologi canggih di abad ke 21.

Menjadi kapal induk termodern, dibuat dengan teknologi pelontar Electromagnetic terbaru.

Sistem pendorong pesawat lepas landas di kapal induk ini mengantikan teknologi sistem ketapel tekanan uap yang lambat.

Pendorong elektromagnetik membuat kapal ini lebih hemat power, dan lebih cepat meluncurkan pesawat dibanding teknologi sebelumnya.

Kapal perang dengan nomor CVN 78 juga ramah lingkungan, karena memiliki pengolahan air dan lebih hemat pemakaian bahan bakar "nuklir"..

Kapal ini menghasilkan 2,5x power listrik lebih banyak dibanding kapal induk generasi sebelumnya.

Dimana power listrik dari pembangkit nuklir tersebut dimanfaatkan untuk peralatan elektronik sampai motor pengerak kapal.

Dari semua teknologi, pengisian persenjataan dan peluncuran pesawat paling diunggulkan.

Kapal induk dengan  3 dek (lantai kapal) hanya difungsikan untuk menaikan dan menurunkan pesawat, sedangkan persenjataan dapat disiapkan di landasan atas.

Kapal induk Gearld R.Ford dirancang dengan desain 3D Rovr, menjadi kapal induk pertama dan menjadi desain kapal induk Amerika selanjutnya setelah generasi Nimitz.

Ketika persiapan pembangunan, bentuk rancangan kapal ini sudah terlihat dalam gambar. Walau bentuk kapalnya sama sekali belum ada, tapi rancangan sudah seluruhnya selesai dalam bentuk gambar 3 dimensi.



Panjang kapal induk USS Gerald R Ford sekitar 300 meter dengan tinggi 30 meter. USS Gerald R Ford telah melalui serangkaian test tahun 2015, dan pengujian telah selesai di pertengahan tahun 2017. Tidak lama kapal akan siap bertugas.

Kapal ini di kelas USS Nimitz memiliki desain kapal tahun 1968 atau tipe kapal perang terbesar dalam kategori kapal induk.

Pembangunan kapal cukup lama, di bangun sejak 13 November 2009 dan baru selesai tahun 2015. Masuk sebagai kapal induk nuklir dengan pengerak 2 turbin reaktor tipe A1B.

Reaktor nuklir tersebut memiliki ukuran lebih kecil dan lebih sederhana. Hanya memerlukan beberapa awak kapal dalam pengoperasian dan mengawasi reaktor.

Tapi reaktor nuklir baru lebih kuat dibanding reaktor nuklir kapal induk kelas Nimitz sebelumnya yang masih mengunakan pemmbangkit nuklir model A4W.

Total 2 x 300MW pembangkit untuk sistem listrik di kapal USS Gerald R Ford.

Dibanding 3 x 100MW reaktor tipe A4W untuk tipe kapal induk Nimitz lama.

Seberapa kekuatan power dengan besar 300MW, ambil saja separuh angka itu. Satu pembangkit setara 150.000.000W, cukup memberikan listrik di 150 ribu rumah ukuran sederhana atau rata rata 1000W listrik. Dan cukup memenuhi power 1 x AC, 1 x TV dan 1 x motor air yang bekerja nonstop sepanjang hari. Mesin kapal dengan tenaga nuklir tersebut memang sangat kuat.

Kebutuhan peralatan dari pipa, pompa, pendingin dan generator dapat dipangkas dengan desain reaktor baru. Membuat ruang reaktor dan rangkaian di dalam pesawat lebih kompak dan lebih mudah perawatan serta tidak memakan banyak tempat di tengah badan kapal

Dengan bahan bakar nuklir, kapal dapat berlayar selama 20-25 tahun nonstop. Mampu membawa 75 berbagai jenis pesawat, termasuk Drone tanpa awak dan terakhir pesawat jet Stealth F-35C termahal  milik Amerika telah siap mendarat di kapal ini.



Pembangunan kapal induk
Teknik pembangunan kapal induk untuk membawa pesawat tempur tidak dibuat dengan teknik konvensional. Tapi kapal saat ini dibuat dengan sistem modular, bagian demi bagian kapal disatukan di galangan  selama konstruksi. Sedangkan kerangka dibuat di tempat lain dari masing masing pabrik komponen kapal yang terkait.

Kapal induk sebagai kapal perang terbesar di dunia saat ini memakan biaya paling mahal. Dan berat sebuah kapal induk rata rata memiliki bobot diatas 90.000+ ton.

Untuk beban tersebut diperlukan pembangkit berbahan bakar nuklir sebagai pengerak mesin. Setidaknya reaktor di dalam kapal yang ditutup dengan pelindung agar radiasi nuklir tidak menyebar.

Amerika memiliki 7 kapal induk sekelas Nimitz sampai saat ini, hanya saja yang satu ini jauh lebih modern.

Bila menghadapi peperangan, kapal induk dapat ditugaskan dimana saja, selama air laut masih mengalir.

Kapal induk nuklir tidak memerlukan pengisian bahan bakar konvesional. Dengan reaktor nuklir maka kapal induk dapat terus berlayar mengitari lautan di Bumi. Kapal induk hanya membutuhkan pasokan logistik seperti makanan dan persenjataan ke medan perang. Dan pasokan bahan bakar untuk keperluan pesawat udara dikirim oleh kapal tangker terpisah. Sisanya sudah diolah dari mesin kapal termasuk pengolahan air minum dan listrik yang dibutuhkan para awak kapal dan peralatan lain.

Bagian landasan atas kapal induk adalah bagian terberat, membuat desain kapal induk sedikit aneh dan berbeda dari desain kapal lain. Karena seperti papan yang mengapung di laut.

Untuk keseimbangan adalah bagian atas yang paling berat ada di landasan, kapal perlu di topang di bagian bawah dengan sisi lebih lebar dan diberikan beban, sehingga kapal induk memerlukan sebuah tangki raksasa berisi air di bagian lambung. Bila tidak memiliki bagian ini, kapal dipastikan terguling karena bobot atas lebih berat.

Kecanggihan kapal induk USS Gerald R Ford
  • Memiliki sistem stealth untuk membantu mengurangi diteksi radar
  • Sistem persenjataan dan peralatan mengunakan sistem otomatis. Awak kapal lebih sedikit untuk mengoperasikan kapal induk.
  • Dalam beban penuh dapat mencapai 100.000 ton.
  • Kecepatan lebih cepat dari 30 knot
  • Kemampuan berlayar kapal induk dapat berlayar nonstop 90 hari tanpa suplai (sampai cadangan bahan makanan habis)
  • Landasan lebih lebar, dan dapat digunakan tipe pesawat F-35C, digunakan tahun 2017
  • Sistem persenjataan untuk pesawat sendiri.
  • Disiapkan untuk perang Warfare, dari sistem jammer, teknologi satelit dan kecanggihan di era digital.
  • Teknologi radar dual band / DBR ditambah sistem S-Band dan X-Band. Mengantikan 10 antena radar menjadi 6.
  • 2 pendorong pelontar pesawat mengudara dapat digunakan, sedangkan tipe Nimitz sebelumnya hanya satu. Satu lagi hanya untuk mendorong pesawat tempur dalam keadaan kosong.
  • Bagian dek kapal induk ini dapat digunakan untuk pengisian bahan bakar dan suplai persenjataan. Ketika pesawat mendarat, maka pesawat cukup parkir ditempat, mendapat suplai dan terbang kembali. Kapal induk generasi sebelumnya memerlukan waktu parkir dan pemindahan pesawat untuk mendapatkan suplai.
  • Diperkirakan kapal dapat bertugas selama 90 tahun , terhitung dari tahun 2015. Kecuali ada teknologi baru yang diperlukan di masa depan.
  • Sistem pengait di kapal induk ketika sebuah pesawat mendarat mengunakan AAG. Pesawat dapat mendarat lebih halus ketika tertahan tali pendarat dan mengurangi gunjangan. Karena mengunakan teknologi yang dikontrol dengan mesin listrik.
  • Ke depan kapal induk ini dapat di upgrade dengan persenjataan baru seperti elektron laser dan persenjataan lainnya


Suplai ke kapal induk

Rencana pemerintah Amerika membuat 3 kapal induk dengan tipe yang sama atau dikenal sebagai kelas Ford Supercarrier
  • USS Gerald R. Ford, Kode CVN-78, konstruksi 13 November 2009, diluncurkan November 2013, bertugas 2017, penganti Enterprise CVN-65
  • USS John F. Kennedy, Kode CVN-79, konstruksi 22 August 2015, rencana 2018, bertugas 2018, penganti Nimitz (CVN-68)
  • USS Enterprise CVN-80 (lama), rencana konstruksi 2018, selesai 2023, bertugas 2025, penganti Dwight D. Eisenhower (CVN-69)
Jumlah kapal induk Amerika yang aktif.tipe Nimitz
  1. USS Gerald R. Ford, 2017, Kode CVN-78
  2. USS George H. W Bush, 2009, Kode CVN-77
  3. USS Ronald Reagen 2003, kode CVN-76
  4. USS Harry S. Truman 1998, Kode CVN-75
  5. USS John C Stennis 1995, Kode CVN-74
  6. USS George Washington 1992, Kode CVN-73
  7. USS Abraham Lincoln 1989, Kode CVN-72
  8. USS Theodore Roosevelt 1986, Kode CVN-71
  9. USS Carl Vinson 1982, Kode CVN-70
  10. USS Dwight D. Eisenhower 1077, Kode CVN 69
  11. USS Nimitz 1075, Kode CVN 68
Jumlah kapal induk amerika yang masih aktif bertugas


Bulan Juli 2017., Kapal induk Gerald R. Ford resmi digunakan oleh angkatan laut Amerika Serikat dan bertugas setidaknya 40 tahun kedepan.

Biaya sebuah kapal induk seperti USS Gerald R. Ford
Menghabiskan dana 13 miliar dollar, belum termasuk pesawat yang akan dibawa. Menjadi kapal perang paling mahal dalam sejarah armada angkatan laut Amerika.

Kapal induk negara lain

Hanya 2 negara yang memiliki kapal induk nuklir dan terbanyak adalah Amerika. Tipe SuperCarrier Amerika yang dibangun dengan berat 100.000 ton lebih.

Perancis memiliki satu kapal induk Charles de Gaulle.

Inggris Queen Elizabeth R08 dan Princes of Wales R09, panjang 280m diperkirakan selesai 2017 dan 2020. Tetapi untuk model 70.000 ton. Bukan tipe kapal induk nuklir, masih mengunakan mesin diesel Rolls-Royce Marine 36MW MT 30. Dengan jarak jelajah sekitar 19.000km dan tentu saja harus di refill kembali.

China dengan 4 kapal induk dengan bobot 50-70.000 ton.
CV-17 dan CV-18, 2018 perkiraan diluncurkan, 2020 dan 2023 sementara tahap konstruksi juga memiliki bobot 70.000 ton.
Diperkirakan kapal induk china mengunakan teknologi konvensional dengan sistem pembakaran steam turbin..

Kapal induk masa depan.

Kelas Shtorm Rusia
Rusia sedang merancang kapal induk kelas Shtorm. Lebih panjang 330 meter, dengan tinggi 40 meter dari permukaan air. Kecepatan 58km perjam dengan landasan segitiga.
Total memiliki 4 taksi, 2 dengan ketapel elektronik, dan 2 model ski-ramp. Membawa pesawat tipe Sukhoi SU-57, Mig 29K, Ka-27 dan Mikoyan Skat.
Proyek kapal induk Rusia disebut 23000E, diperkirakan memerlukan waktu pembangunan 10 tahun. Kabarnya masih tahap rancangan, dan Rusia kabr terakhir telah mendelegasikan ke India untuk membeli disain kapal induk tersebut. Mungkin batal, tidak ada yang tahu.

Selanjutnya Formasi kapal induk dalam peperangan tidak pernah datang sendiri