Galaksi terjauh diberi nama z8_GND_5296. Dari bumi terlihat bentuknya seperti 700 juta tahun setelah masa terjadinya big bang. Bentuk galaksi yang sangat jauh ini diabadikan oleh tim teleskop Spitzer Space Telescope dan teleskop Muana Kea di Hawai.

Gambar pertama adalah gambar artis, diperkirakan bentuk galaksi disana seperti banyak bintang yang muncul (baru terbentuk). Gambar kedua dari hasil pencitraan teleskop, di analisa dari warna objek yang sangat merah. Gambar ke 3 letak galaksi dari pengamatan teleskop

Galaksi terjauh Z8GND5296

Galaksi z8_GND_5296 merupakan galaksi paling jauh yang pernah ditemukan oleh manusia. Untuk mengambil gambar dibutuhkan peralatan khusus untuk menangkap berapa panjang gelombang cahaya. Karena pergeseran spektrum, warna galaksi ini semakin merah akibat lintasan perjalanan cahaya di intergalaksi . Pegeseran cahaya (Redshift) z8_GND_5296 memiliki tingkat paling tinggi yang pernah ditemukan.

Menurut peneliti, perubahan cahaya yang tertangkap di bumi mengalami pergeseran sampai ke angka 7,51. Rekor sebelumnnya ditemukan dibagian yang sama , sebuah galaksi dengan nomor GN-108036 memiliki angka Redshift 7,2  sudah diumumkan tahun 2011 lalu.

Ini merupakan galaksi terjauh yang pernah diamati. Walau galaksi disana mungkin sudah tidak muda lagi, tapi perjalanan cahaya dari sana yang sangat memakan waktu sehingga manusia melihat sebuah galaksi berumur muda. Dari bentuk galaksi galaksi z8 GND-5296 manusia dapat melihat waktu mundur ketika masa pembentukan bintang. Jaraknya ke bumi mencapai 13 milyar tahun cahaya.

Manusia tidak perlu pergi kesana untuk melihat lebih dekat, cukup mengamati dari bumi dan memperkirakan dari cahaya yang ditangkap oleh teleskop. Karena letak z8 GND-5296 amat sangat jauh sekali.

Desember 2015
Astronom mengunakan gabungan kekuatan 2 teleskop di ruang angkasa, teleskop Hubble dan Spitzer. Menemukan objek yang sangat samar, diperkirakan berusia 400 juta tahun setelah terjadi Big Bang. Dengan kata lain galaksi yang terlihat ini adalah gambar 13,8 miliar tahun lalu yang tertangkap oleh 2 teleskop tersebut.

Tim astronom menjuluki dengan nama Tayna atau si anak pertama dalam bahasa Aymara di Amerika Latin. Berita penemuan galaksi Tayna baru diumumkan 3 Desember 2015 di media Astrophysical Journal.

Bentuk galaksi Tayna diperkirakan seperti galaksi LMC yang ada di tepi galaksi kita. Galaksi berukuran kecil tetapi disana sangat padat. Penemuan galaksi Tyna akibat gravitasi lensa, dimana gambar muncul karena efek pembesaran dari galaksi yang ada di depan.

Posisi kelompok galaksi MACS J0416.1-2403 berada 4 miliar tahun cahaya, dan tepat berada di depan galaksi Tayna. Di kelompok galaksi MACS J0416.1-2403 diperkirakan memiliki 1 juta miliar bintang.

Ketika sebuah cahaya di belakang kelompok galaksi tersebut melintas, akan mendapat efek gravitasi lensa dan membuat cahaya lebih kuat mencapai 20x ebih terang dari biasanya.

Dibawah ini bentuk galaksi Tayna, cahaya merah yang diabadikan pada foto sebenarnya cahaya denagn usia 13,8 miliar tahun lalu

Galaksi terjauh Z8GND5296


+ Foto galaksi Tayna

+ Hubble galaksi Tayna sebagai galaksi terjauh
+ www.nasa.gov/mission_pages/spitzer/news/spitzer20111221_prt.htm