Update jalan jalan ke ruang angkasa 2014
Dengan uang $75.000 seseorang bisa menikmati pemandangan dari ruang angkasa.

 Dikembangkan oleh World View, perjalanan selama 90 menit. Naik 300 meter setiap menit. Lalu melayang keatas di ketinggian 30km.

Setelah puas memandang bumi dan melihat sekeliling stratosfir.

Tinggal meluncur kembali dalam waktu 40 menit ke bumi. Ini atraksi turis di abad ke 21 untuk menikmati bumi dari ketinggian stratosfir.

Bukan hanya Felix saja yang bisa naik keatas, walau turunnya berbeda.

Pendirinya dari Jane Poynter CEO perusahaan Tucson. Jalan jalan ini berlangsung selama 4 jam. Dan dalam beberapa bulan akan mulai diuji coba untuk demonstrasi. Tujuan pariwisata ini untuk menunjukan bumi itu bulat dan penumpang bisa melihat langsung. Pariwisata ke ruang angkas ini dapat menjadi pesaing Virgin Galactic, walau berbeda sensasi dengan mesin roket pendorong.

Satu lagi dari Xcore Aerospace. Sedang mengembangkan jet berpenumpang dan mampu menempuh kota New York ke Shanghai dalam waktu 2 jam.  Lynx adalah pesawat roket akan ngebut mencapai kecepatan 4000km perjam dan berada beberapa ribu km diatas tanah sebelum kembali mendarat di airport. Layanan Lynx baru dibuka dalam 20 tahun mendatang.

Untuk waktu dekat, layanan World View lebih murah, hanya sepertiga dari tarif tour Virgin Atlantic yang ditawarkan $250 ribu perorang.

Kabar terbaru layanan jalan jalan terbang ke ruang angkasa dengan balon ini akan dibuka tahun 2016. Kapsul akan digantung dengan balon stratosfer untuk membawa 6 orang. Perjalanan selama 2 jam di ketinggian 30 km lebih di atas permukaan tanah.

Sekarang bisa di booking, tapi terbangnya 2 tahun lagi. Kabarnya sudah ada beberapa perusahaan yang menyewa untuk jalan jalan loh.



Kabin ke ruang angkasa untuk liburan



Update Oktober 2015
Layanan World View tidak lama lagai akan dibuat setelah sukses melakukan pengujian minggu lalu.

Pengujian dilakukan di Arizona dan modul diangkat dengan balon sampai ketinggian 30.624 meter dari permukaan laut. Acara liburan ke ruang angkasa dengan balon diperkirakan akan dibuka tahun depan.

Pengembangan World View bekerja sama dengan United Parachute Tech dan MMIST. Mampu membawa 6 orang wisatawan ke batas akhir atmofer atau di ketinggian stratosfer selama 2 jam. Modul diangkat dengan balon helium 40 ribu meter persegi. Kabar terakhir untuk terbang bersama World View dibutuhkan biaya $75.000 perorang

Video dibawah ini pada test pengujian dengan skala modul 10:1



World View Enterprises.

Nasa Hotel 2017
Bagi mereka yang amat amat sangat kaya. Mungkin disini tempatnya berlibur nanti.

Nasa Hotel adalah hotel di ruang angkasa. Masih disain konsep, dirancang mahasiswa teknologi Massachusett di ketinggian 180-2000km diatas bumi.

Sebelumnya Nasa menugaskan para pelajar mendisain rancangan hotel. Dan salah satu disain seperti ini.

Hotel dibawah ini nantinya untuk menganti stasiun ISS dan pendapatan dari turis dapat membantu pembiayaan Nasa.

Disana dapat jalan jalan ke luar kabin, bar, dan pemandangan ke arah Bumi. Berapa kira kira biaya disana, katanya untuk 2 minggu sekitar 5 juta dollar. Kalau jadi mungkin dapat beroperasi di tahun 2025.

Hotel ruang angkasa Nasa



Liburan ke stasiun ruang angkasa Rusia (Feb18)
Badan antariksa Rusia berencana memberikan ijin turis pergi ke ruang angkasa stasiun ISS. Bahkan menawarkan jalan di luar ruang kabin seperti Spacewalk.
Sehingga turis dapat membuat fil atau foto dirinya.

Perusahaan Energia yang pernah mengirim astronot Yuri Gagarin di tahun 1961. Saat ini sedang membangun modul NEM-2 untuk mengirim turis ke ISS.

Nama resminya belum diumumkan, tapi modul yang dibuat dapat membawa 4-6 orang (astronot turis). Mungkin dapat dilakukan pada tahun 2019.

Boeing dikabarkan tertarik masuk menjadi partner Energia. Dan program liburan mulai sampai 10 hari katanya.
Biaya satu orang mungkin sekitar 100 juta dollar.

Bigelow Aerospace Feb 2018
Sebuah perusahaan dimiliki Robert Bigelow akan menyelengarakan liburan ke ruang angkasa.
Bigelow memberikan studi dengan modul B330 bahkan varian lebih besar di masa mendatang.
Awalnya akan diluncurkan 2 modul pertama di tahun 2020an.

Kami akan menghabiskan jutaan dolar tahun ini, mudah mudahan sampai pada kesimpulan apakah disain dapat dibuat untuk pasar global.
Bigelow telah menandatangani kerjasama nota kesepakatan di tahun 2005 sampai 2007 ke beberapa negara. Tapi krisis ekonomi di tahun 2008 membuat tertunda.
China sendiri telah memasuki tahap pengembangan staisun ruang angkasa, dan masuk layanan di tahun 2020an.
Modul B330 akan dipasang 2 unit dan menyusul 4 unit untuk tahap pertama. Perusahaan Bigelow berencana meluncurkan 8 penerbangan ke stasiun ruang angkasa mereka pertahun.
Tidak sampai di orbit bumi, masih ada lanjutan untuk berlibur. Kabarnya akan sampai di bulan. Dimana modul dapat ditempatkan di bulan untuk menginap.

Bigelow Aerospace dikabarkan telah melakukan studi tentang UFO. Perusahaan tersebut memang terkait dengan ruang angkasa.

Tahun 2017 lalu perusahaan Bigelow telah bekerja sama dengan Nasa untuk membuat ruang modul  ruang angkasa yang dapat dikembangkan di ruang angkasa

Hotel ruang angkasa Nasa

Tantangan orang biasa libur ke ruang angkasa.


Kepala kesehatan dan medis Nasa Dr JD Polk mengatakan seperti ini. Ada kecenderungan manusia mengalami sindrom di ruang angkasa.

Ditandai rasa mual kadang muntah, dan dapat bertahan selama 3 hari.
Ketika manusia berada pertama kali di ruang angkasa, akan mengalami disorientasi seperti sistem vestibular. Tubuh akan kebingungan mengirim informasi ke otak, karena tidak ada gravitasi.
Astronot misalnya tidak dapat mengingat dimana posisi anggota tubuhnya. Tidak bisa membayangkan mana bagian kaki dan tangan, atau sedang naik dan turun serta bagian atas dan bawah.

Ruang angkasa adalah radiasi kosmik, sementara di Bumi manusia aman karena ada yang melindungi yaitu magnit bumi. Kondisi radiasi intens di ruang angkasa terjadi dalam misi Apollo. Astronot yang melakukan perjalanan 9 hari di ruang angkasa mendapatkan tingkat 11,4mSv, atau sekitar 34,2x ronsen di dada. 1mSv setara 3x penyinaran sinar X pada dada manusiaa.
Di Bumi manusia terpapar radiasi sebanyak 2mSv setiap tahun. Jadi jauh lebih besar bila berada di ruang angkasa.

Seorang astronot Don Pettit menulis di blog, dia seperti melihat halunisasi. Seperti peri yang terbang di matanya. Tapi hal itu bukan peri, melainkan sinar kosmis.