Foto 2 galaksi dari 13 foto oleh Miloslav


Kategori : Digital | Date : 23 October 2013
Fotographer Miloslav Druckmuller mendapatkan foto 2 galaksi di malam hari. Mengabungkan 13 foto yang di Stacker untuk meningkatkan citra gambar. Akhirnya terbentuk 2 objek seperti awan, tapi bentuk tersebut adalah galaksi lain setelah Bimasakti melintang di tengah dengan bagian paling besar pada foto. Satu objek mungkin sebagai Magellanic Cloud, tampak di sisi kanan.

Foto dipublikasi pada 28 Januari 2007. Miloslav bukan pertama kali membuat heboh dari foto astronominya. Sebelumnya pernah mengabadikan sebuah korona ketika terjadi gerhana.

Gambar Miloslav si fotographer dari Chezh ada di web www.zam.fme.vutbr.cz/~druck/Astro
Bila dilihat dari datanya, sudah ketahuan om Miloslav udah pergi ke beberapa pelosok daerah.

Foto asli ukuran besar



Kok jago bener mengambil gambarnya. Maklum dia adalah insinyur Mechanical Engineering di institut matematika universitas Brno

Foto galaksi Triangulum dengan tabel urutan Messier 33 dibuat oleh Andre van der Hoeven bersama Michael van Doorn. Teleskop Hubble membuat foto galaksi Triangulum dengan resolusi tinggi. Ditemukan 2 cluster bintang baru. Galaksi ini masuk local group bersama Andromeda terbesar dan Milk Way dan ketiga Messier 33 sebagai galaksi terdekat

Large Magellanic Cloud adalah sisa dari pembentukan galaksi Bima Sakti, dapat terlihat di sisi belahan bumi selatan. Januari 2016 ditemukan lagi sebuah satelit galaksi Bima Sakti dan nomor 4 terbesar. Disebut Crater 2 memiliki lebar 7000 tahun cahaya



Janne memposting sebuah video timelapse untuk mengabadikan foto malam. Dia mengambil gambar dan tampak satu titik cahaya tidak bergerak, cahaya tersebut adalah satelit geostasioner.

Di kota Beijing pada tanggal 23 Desember 2014, sebuah penampakan awan berbentuk burung api tampak di langit. Terlihat awan tersebut membentuk pola ayam merak cahaya emas.

Astrofotografi Cassey mengabadikan gambar pada tanggal 2 Agustus 2014. Dia mendapatkan gambar menarik dimana ada 3 objek dalam satu foto. Pertama adalah garis galaksi Bima Sakti, kedua sebuah meteor melintas, terakhir dia mendapatkan galaksi Andromeda.

Galaksi Pinwheel atau M101 tidak dapat dilihat langsung dari bumi. Galaksi ini bisa di foto dengan camera digital dengan teknik khusus. Karena jaraknya 21 juta tahun cahaya dan tingkat cahaya berada di 7,86 magnitude. Tapi berhasil diambil oleh fotographer John Purvis.

Lorenzo adalah seorang stargazer atau pemburu foto bintang. Dia berhasil mengabadikan galaksi Andromeda di sebuah desa kecil di gunung Apennine Italia. Foto yang tidak biasa bahkan sekelas teleskop Hubble.

Astrophotographer Alex Merga berhasil mengabadikan galaksi Milky Way pada 7 Juni 2014. Ketika dia melakukan perjalanan dan pesawat melewati laut Atlantik dari New York dan London. Foto diambil dari ketinggian 10 ribu meter. Katanya ketika itu kondisinya sempurna tanpa polusi cahaya.



Astronom Nick Risinger sudah 28 tahun mengeluti bidang foto astronomi. Kali ini dia membuat foto sangat lebar, objeknya galaksi Bima Sakti. Bukan satu foto panorama, tapi detil gambar di foto. Bila di Zoom fotonya memang sangat dalam

Tjoez membuat satu foto menarik dengan galaksi Bimasakti. Kali ini dibuat lebar ala panorama. Dengan camera software Lightroom 5 dan digabung dengan Photoshop.

Justin Ng masih memiliki foto pemandangan alam di Bromo yang menampilkan sisi dari galaksi. Justin bisa mengabadikan galaksi Bimasakti, awan Megallanic dan satu bintang Canopus. Itu di Bromo loh, dan fotonya masuk di website Space.com. Tidak mengunakan teropong, hanya camera saja

Alan Brock hanya bermodalkan camera Canon 7D dengan teleskop di rumahnya. Tampi mampu mengabadikan beberapa foto sekelas teleskop besar. Salah satunya objek galaksi Andromeda dan Nebula Orion.

Fotographer asal Rumania Maximilian Teodorecu memiliki hobi sebagai astronomi. Mengunakan teleskop 1800mm f/12 Maksutov, dia ingin mencoba kemampuan teleskopnya di akhir minggu.

Jared Earle seorang admin dan fotographer mengabadikan foto supermoon atau bulan. Uniknya dia hanya mengandalkan iPhone dan sebuah teleskop. Mengunakan teleskop Celestron 5 inch, dan iPhone 4s, hasilnya mantap.

Ketika anda berada di pegunungan Himalaya dengan ketinggian 7000 meter. Anda bisa melihat galasi Bima Sakti atau Milky Way. Anton Jankovoy melakukan pendakian di wilayah Annapurna mendapatkan pemandangan seperti ini



No popular articles found.