Fotographer Rosie Hardy belajar foto umur 15 tahun dan 5 tahun sudah terkenal


Kategori : Digital | Date : 20 October 2013
Banyak fotographer takut bila foto mereka di taruh ke website dengan resolusi tinggi, dan dicuri. Kemungkinan lain malah foto anda dibeli.
Dari hobi, belajar dan membuat foto bagus. Ceritanya akan lain bila foto di publikasi ke internet. Masalah foto di copy orang, yah nasib. Anggap saja membuang karma buruk.

Namanya Rosie Hardy fotographer muda yang belajar camera sejak umur 15 tahun. Bermodal peralatan, lampu dan gaya dan sedikit trik. Dia memposting fotonya di FlickR. Bagi Hardy membuat foto adalah hobi, tapi sampai tahun 2010.

Top grup band Maroon 5 baru menyelesaikan albumnya Hands All Over. Album musik Marron membutuh cover yang bagus. Lalu dicari di situs foto dan menemukan Hardy setelah berumur 19 tahun. Katanya boleh dong fotonya di pake, kita beli untuk cover CD.

Bagaimana setelah disana, Hardy sekarang sudah di pekerjakan oleh majalah Fashion, termasuk Elee dan promo shot The X Factor. Dari hobi dan serius belajar, siapa yang tahu karya Hardy sudah terkenal.

Ceritanya ada disini, kata katanya sangat inspiratif

+ Flickr



Berita terkait
Seseorang mengaku berada di daerah konflik dan bekerja di PBB serta fotografer perang. Martins berhasil membodohi media kelas dunia, karena hasil karya fotonya di daerah peperangan. BBC curiga sampai menyelidiki siapa fotografer tersebut. Tidak ada yang mengenal namanya disana, bahkan dia tidak pernah ada disana.

Kontes foto Gurushots adalah kompetisi dengan veto dari member sendiri. Banyak tema dari foto yang sederhana dapat dilombakan. Di bulan Juni satu kontes foto baru selesai dengan tema emosional, tapi pemenangnya top foto dari Indonesia dan separuh runner-up 20 teratas juga foto dari Indonesia.



Satu lagi foto kreatif mengunakan boneka teddy bear dengan seorang anak. Adrian Murray memang pintar membuat foto. Dengan teknik sederhana saja. Setelah anaknya sakit, sejak itu itu dia belajar menghargai waktu dari setiap saat yang dimiliki.

Johnson Ting adalah seorang seniman dan konsep artis, membuat gambaran seperti apa sih foto dengan pasukan masa depan ala film fiksi. Untuk menciptakan foto ini dia mengandalkan Watcom Intuos Pro dan Photoshop. Hasilnya foto tentara berubah menjadi pasukan fituristik

Satu lagi pengalaman dari Per Haar. Ngakunya sih baru 3 tahun lalu belajar foto. 2 tahun pertama hanya belajar foto. Dia mengakali dengan 3 lampu flash portabel yang di remote dari camera. Per memilih peralatan sederhana untuk setup pencahayaan.

Tjoez membuat satu foto menarik dengan galaksi Bimasakti. Kali ini dibuat lebar ala panorama. Dengan camera software Lightroom 5 dan digabung dengan Photoshop.

Namanya Brandon Stanton dia yang membuat Humans of New York. Rata rata seorang fotographer tidak ada dijalanan. Sementara Brandon tidak memiliki banyak pengetahuan teknis dan fotonya di dunia fotograpi. Tapi komposisi foto yang dibuat berbeda, bahkan menarik jutaan penguna Facebook.



Mark Joseph Solis mahasiswa pascasarjana dari sebuah universitas di Filipina menjadi ejekan dunia internasional. Karena dia mencuri sebuah foto dan memasukan ke sebuah kompteisi, bahkan mendapatkan hadiah ribuan dollar dari potret curian.

Namanya Jessica Trinh dia menyukai foto sejak umur 13 tahun, sekarang sudah berusia 18 tahun. Menjadi fotographer khusus binatang. Dia berlatih dengan 2 anjingnya untuk membuat foto. Dari bakatnya, saat ini sudah menerima pekerjaan sebagai juru foto binatang.

Fotonya memenangkan kompetisi bergengsi World Press Photo 2012. Dia mendapatkan hadiah $1940. Sebelumnya Daniel sudah menjual peralatan camera ke salah satu rekan sesama jurnalis untuk makan sehari hari

Kalau melihat foto rock climbing, gambar yang diambil biasanya menghadap ke si pemanjat tebing. Bagaimana seorang fotographer mengabadikan objek foto di olahraga ini. Ternyata sama gilanya, seperti yang dilakukan Corey Rich si fotographer pencinta alam.




No popular articles found.