Monitor LCD memiliki umur lebih panjang dari monitor tabung. Monitor tabung akan semakin redup dan tidak enak dilihat setelah melewati umur 3 tahun. Tetapi monitor LCD akan tetap baik kondisinya walau digunakan setelah 6 tahun.

Sayangnya tidak semua komponen LCD monitor bisa bertahan. Walau lampu backlight dan layar LCD bertahan sangat lama, dan rata rata umur layar LCD baru rusak sampai 10 tahun. Layar LCD rusak umumnya di tandai dengan lapisan luar yang mengkerut, dan di layar terlihat banyak spot putih. Komponen utama dari layar LCD dan lampu LCD dapat bertahan lama.

Tetapi ada saja komponen yang rusak sejalan pemakaian. Satu komponen paling sering rusak adalah capasitor. Seperti motherboard computer, capasitor pada monitor LCD biasanya rusak dengan tanda kebocoran atau membengkak (capasitor bunting) membuat komponen ini tidak mampu menyimpan muatan listrik. Bila kerusakaan terjadi pada bagian capasitor, sangat mudah di perbaiki. Bagian tersebut terletak pada komponen adaptor ynag merubah arus AC ke DC

Biasanya LCD rusak di awali dengan layar LCD mati dan hidup kembali. Tapi lama kelamaan layar LCD mati total. Disini biasanya yang rusak adalah adaptor yang memberikan power AC ke DC. LCD modern terbaru, umumnya menempatkan power LCD dengan adaptor ekternal. Bila rusak bisa diganti dengan yang baru tanpa membawa ke tukang servis.

Bagian lain yang sering terjadi kerusakan di monitor LCD adalah driver. Umumnya terjadi di notebook, dimana layar mendadak mati. Sama saja, tapi kerusakan untuk notebook agak merepotkan dan harus ditangani oleh teknisi.

Satu komponen tersebut rusak dapat membuat monitor tidak hidup. Dari GeekDad memperlihatkan komponen yang rusak dan bisa diganti oleh pemiliknya sendiri. Dan monitor LCD akan kembali normal.

Bila layanan purna jual tidak mau memperbaikinya karena usia LCD anda sudah terlalu lama alias Out Of Date, anda bisa mencoba membuka LCD monitor lama anda yang rusak. Siapa tahu hanya komponen tersebut terjadi kerusakan dan dicoba dengan menganti dengan kapasitor baru.