Sejak internet digunakan, awal dari koneksi internet ke seluruh dunia masih mengunakan teknologi satelit.

Kecepatan tranmisi satelit sangat terbatas, hanya dalam GB. Jaringan internet masih memerlukan sistem pendukung seperti parabola besar.

Kecepatan internet menjadi terbatas, karena harus tumpang tindih dengan jaringan telepon internasional (SLI) mengunakan sistem satelit.

Biaya yang sangat mahal, lambat membatasi sistem satelit untuk internet.

Pertumbuhan internet semakin cepat membuat langkah baru bagi teknologi kabel serat optik untuk menghubungkan antar benua.

Sudah banyak kabel bawah laut saat ini, ditanam di lautan pasifik, atlantik, laut India bahkan laut artik.

Menghabiskan milayaran dollar untuk investasi. Secara bertahap pemasangan satu jaringan kabel bawah laut membutuhkan waktu berbulan bulan bahkan bertahun tahun.

Untuk menghubungkan kota London ke Tokyo, jaringan kabel internet misalnya harus meleweati Eropa, Mediterania, laut Merah, laut Arab, Samudra India dan melintas di laut Cina Selatan.

Sebuah kabel serat optik dengan tebal 3 inch dapat dilewati 40Gbps sampai 10 Tbps, kecepatannya hampir mendekati kecepatan cahaya dan dalam hitungan mili detik data sudah sampai ke setiap titik kabel.

Berapa banyak kabel optik yang menghubungkan antar negara sampai benua. Daftar dari www.cablemap.info ada dibawah ini (2011), termasuk tambahan kabel bawah laut baik yang sudah berjalan dan akan dipasang.



Koneksi kabel bawah laut paling besar
Kabel bawah laut terbesar nantinya
Di Australia, menghubungkan negara Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat (10.24Tbps, panjang 13000km, In Service:2014)
Jalur kabel dari Amerika Latin dan Afrika (12.8Tbps, 0km, In Service:2013)

Update Juni 2016

Jalur kabel bawah laut, Faster selesai dibangun. Menghubungkan Asia dan Amerika

Jaringan kabel bawah laut untuk internet 2016

September 2017
Sejak kabel optik bawah laut Marea instalasi mulai September 2016, setahun tepatnya September 2017 kabel baru Trans Atlantic telah selesai.
Menghubungkan pantai Virginia Amerika ke Spanyol Bilboa. Kabel yang dikerjakan proyek bersama Microsoft dan Facebook serta Telxius.
Kecepatan kabel tersebut mencapai 160TBps, membentang sejauh 6600km lebih.

Kabel Marea baru beroperasi penuh tahun 2018

Jaringan kabel bawah laut untuk internet 2017

Kabel bawah laut Indonesia 2017

Bila dihitung kapasitas kabel bawah laut untuk kabel data internet masih sedikit. Tertinggi dengan 20Tbps dari APX.

Sebagian terhubung ke hub jaringan internet internasional. Kebanyakan berada di Singapura sebagai tempat pembagian jaringan serat kabel optik.

Ke Jakarta jalur kabel bawah laut
APX West 3 titik sambung dari Singapura Jakarta Perth 4,6 ribu km, kecepatan 20Tbps, layanan 2015
Australia-Singapore, 3 titik Singapura Jakarta Perth sambung 4.600km, 6,4Tbps, layanan 2015
Matrix 3 titik sambung , Batam Singapura Jakarta, 1000km, 5,12Tbps, layanan 2008
APCN, 9 titik sambung, Filipina, Singapura, Jakarta, Hongkong, Malaysia, Jepang, Thailand, Korea, Taiwan, 5Gbps, layanan 1997.
Jakabare 4 titik Batam, Singapura, Jakarta, Pontianak sambung 1330km, 1,28Tbps, layanan 2009
SEA-ME-WE-3 , 39 titik sambung 39 ribu km, 960Gbps. layanan 1999
Trident, 4 titik sambung, Jakarta, Australia 3 titik. 7000km, kecepatan tidak tercatat, layanan 2015

Transit atau regional di kota lain untuk kabel bawah laut
SEA-ME-WE-5, 20 titik, Aceh hanya tertulis Landing Station, jarak 20 ribu km, kecepatan 24Tbps
I2I terhubung ke Dumai, 3200km, 8,4Tbps
Moratelindo Batam Dumai - MBDC 380km kecepatan 960Gbps
SEA-ME-WE ke Medan, panjang kabel 39 ribu km dengan 39 titik sambung, kecepatan 960Gbps.
AAE-1 Asia Afrika Eropa, 19 titik, sepanjang 26 ribu km.
BRICS Cable 7  Dumai ke Malaka, 150km, 320Gbps


Jaringan kabel bawah laut di Indonesia 2017

Kabel bawah laut dengan kapasitas terbesar di dunia 2017
Marea 160Tbps Microsoft, Facebook, Telxius
PLCN Google dan Facebook 120Tbps

Demikian penjelasan jalur serat kabel optik di Indonesia dan dunia. 20 tahun berlalu jaringan data telah berubah. Seluruh benua sudah terhubung mengunakan kabel optik.