2 planet kemungkinan tersembunyi di tata surya Alpha Centauri. Planet pertama ditemukan tahnu 2012 tapi diralat kembali karena kemungkinan salah  Dari peneliti univeritas Cambridge melihat kesempatan kedua

Yang diamati sekarang sebuah planet Alpha Centauri Bb setelah diteliti dari data teleskop Hubble.

Bintang Alpha Centauri B telah di observasi kembali pada tahun 2013 dan 2014.

Tahun 2013 data menunjukan adanya tanda tanda sebuah planet transit (terlihat planet melintas di depan bintang disana), tapi signal tersebut menghilang pada tahun 2014.

Apakah planet Alpha Centauri Bb tidak ada disana, agak susah mengatakan planet tersebut ada atau tidak. Karena dari bumi akan sulit melihat sebuah planet yang jaraknya 4 tahun cahaya. Tetapi ilmuwan percaya bahwa sinyal yang terditeksi di tahun 2013 adalah tanda bahwa ada planet seukuran bumi disana. Memiliki waktu orbit 20,4 hari.

Kejadian yang sama seperti penelitian planet di tata surya Gliese 581 terdapat sebuah planet Gliese 581d. Satu planet diperkirakan mendukung kehidupan  seperti bumi dan ditemukan tahun 2010. Tapi tahun lalu bintang disana menganggu observasi untuk melihat planet tersebut.

Kembali ke tata surya Alpha Centauri adalah tata surya dengan 3 bintang. Dan menjadi bintang paling dekat dengan matahari kita

Tata surya Alpha Centauri B memiliki 3 bintang.
Satu bintang utama yang diorbit oleh planet, satu bintang mengorbit bintang utama (bintang biner) dengan jarak setara orbit planet Uranus,
Satu bintang Proxima Centauri dengan ukuran lebih kecil tapi orbitnya jauh di belakang.

planet mirip bumi di Centauri



Masalah utama, bagaimana pergi ke bintang terdekat

Jarak 4 tahun cahaya, bagaimana manusia bisa mengirim pesawat antarika untuk melihat lebih jelas di tata surya tersebut.

Dari sebuah Youtube menceritakan seberapa dekat bintang terlihat dilangit yaitu Alpha Centauri. Bintang yang paling terang dan paling dekat dengan bumi. Tapi jangan mimpi kesana bila belum ada penemuan teknologi untuk perjalanan di ruang angkasa. Walau ada kata "paling dekat", jarak bintang ini sangat jauh untuk teknologi yang dimiliki manusia sekarang.



Disana di sekitar bintang ini pernah terlihat  / ditemukan Exoplanet atau planet yang berada di zona habitat seperti jarak aman bumi ke matahari, serta kabarnya dapat ditinggali oleh manusia.

Disebut planet Alpha Centauri BB. Dari sisi ukurannya memang pas hanya sedikit lebih besar dari bumi, sekitar 1.13x lah dari ukuran bumi tapi cocok untuk manusia tinggal disana. Penelitian lebih lanjut, planet Alpha Centauri BB ini mengorbit 3.2 hari saja (waktu bumi), atau terlalu dekat dengan bintang (mataharinya) alias panaas. Planet ini sudah pasti di coret sebagai daftar Exoplanet.

Diperkirakan di sana terdapat 10an planet lain yang mungkin seperti Bumi, hanya sampai saat ini belum terlihat. Mengamati bintang dengan teleskop tentu jauh lebih mudah, karena bintang memiliki cahaya.

Tetapi urusan melihat planet yang mengitari bintang disana akan sulit terlihat, karena tidak memiliki cahaya. Saat ini astronomi hanya bisa mengamati planet ketika berada di depan sebuah bintang, dan menunggu munculnya planet searah dengan teleskop di bumi. Ketika planet melewati matahari disana, ada cahaya yang ditutup oleh planet. Disitulah waktu para ilmuwan memperhitungkan, ukuran, orbit, materi dan besar planet.

Apakah manusia bisa pergi dan melihat langsung bintang  lain

Seandainya manusia di bintang ini ada planet yang mirip dan seukuran bumi. Memiliki atmosfer, air dan oksigen tentunya, lalu mau pergi kesana, menjadi pertanyaan dengan kendaraan apa. Apakah manusia mampu membuat kendaraan sangat cepat dan meluncur di ruang hampa. Bayangkan dengan kecepatan Voyager 1 yang terbang dengan kecepatan 62.000km perjam. Bila mengunakan kecepatan setara Voyager 1 dan langsung pergi bintang terdekat, ternyata butuh waktu 70 ribu tahun lamanya.

Bagaimana dengan kecepatan 1/100 kecepatan cahaya. Misalnya membangun roket seperti pesawat ulang alik, tapi ditambah dengan roket pendorong lebih banyak. Butuh 10.000 mesin pesawat ulang alik. Pesawat ulang alik bukan pesawat antar bintang, tapi hanya pesawat antariksa yang terbang keluar dari atmofer bumi. Kecepatan maksimum pesawat ulang alik hanya 28.300km perjam. Bila mengunakan mesin seperti sekarang, butuh 165 ribu tahun lagi untuk mampir ke Alpha Centauri.

Menjadi pertanyaaan apakah manusia bisa mempercepat, misalnya melakukan perjalanan dengan 1/10 kecepatan cahaya saja deh agar sampai disana. Hingga perjalanan bisa di persingkat 40 tahun. Mungkin, tapi tunggu sampai manusia bisa menemukan satu teknologi baru.

Bila manusia bisa membuat sebuah pesawat antariksa dengan kecepatan 20% dari kecepatan cahaya saja. Pesawat baru sampai 20 tahun nanti. Bila pesawat tiba disana, bagaiman pesawat antariksa mengirim data seperti gambar dan posisi orbit planet serta bintang mengunakan sinyal radio ke Bumi. Berapa lama berita sampai ketika pesawat mengirim sinyal radio dari sebuah pesawat ruang angkasa yang berada 4 tahun cahaya ?

Kecepatan cahaya relatif sama seperti kecepatan frekuensi radio. Bila pesawat dengan kecepatan 1/5  sudah tiba antara 20-25 tahun, disana mulai mengirim sinyal ke Bumi
Tapi baru tiba antara 4 tahun kemudian setelah pesawat melakukan observasi. Atau paling cepat antara 24-29 tahun setelah pesawat diluncurkan baru mendapatkan kabar ada apa disana. Itupun bila pesawat berhasil mengambil data, dan sampai dengan selamat untuk mengabadikan semua data dari benda di tata surya disana.

Berapa sebenarnya jarak ke bintang Alpha Centauri. Sekitar 25.000.000.000.000 km

Update Agustus 2016, peneliti mengatakan disana memang ada planet


Mingguan Jerman Der Spiegel memberitakan bahwa para astronom telah menemukan sebuah planet mirip Bumi dan letaknya begitu dekat.

Planet yang mengorbit di bintang Proxima Centauri dimana letaknya hanya 4,25 tahun cahaya. Tidak planet saja, letaknya dapat diperkirakan adanya planet di zona kehidupan.

Selama 100 tahun astronom sudah mengenal bintang Proxima, disana terdapat bintang trinary atau triple bintang dalam sebuah tata surya.

Tahun 2012 tim ESO atau badan antariksa Eropa melihat ke arah bintang Proxima, dan mengumumkan telah menemukan sebuah planet. Sayangnya analisis lebih lanjut, data yang diterima meragukan. Karena dianggap sebagai artifak palsu.
Sumber yang tidak disebutkan namanya oleh mingguan Der Spiegel, mereka yang terlibat di tim terleskop La silla di Chile. "Penemuan itu benar", merupakan kerja intensif pada batas teknis layak pengukuran mereka.

Video dibawah ini kutipan penemuan Super Earth 2.0



Foto dibawah ini dari teleskop Hubble dengan 2 bintang paling baik yang pernah diabadikan.
Kiri adalah cahaya bintang Alpha Centauri A, dan kanan Alpha Centauri B.
Bintang Alpha Centuri A masuk ukuran G2, sedikit lebih besar dari matahari dengan ukuran G1. 
Bintang di sisi kanan Alpha Centauri B memiliki ukuran lebih kecil tipe K1. Keduanya mengorbit setiap 80 tahun sekali, dan jarak keduanya sekitar 11x jarak Bumi ke Matahari.
Diabadikan dari teleskop Wide Field and Planetary Camera 2 /  WFPC2 yang dipasang di teleskop Hubble.

Foto Hubble Alpha Centauri

Apakah ketiganya masih layak Update Juni 2018 

Peneliti dari Fellow pusat astrofisika dan astronomi universitas Colorado Boulder melakukan terhadap Alpa Centauri berdasarkan pengamatan selama satu dekade.
Hasilnya mengembirakan.

Diumumkan pada pertemuan 232 AAC di denver pada 3-7 Juni 2018.
Berita sebelumnya ada kemungkinan planet disana hancur akibat cahaya bintangnya. Sapuan dari bintang disebutkan akan merusak atmofer planet bahkan menyapu bersih, dan mematikan kehidupan.

Berdasarkan pemantauan sepuluh tahun Alpha Centauri, dengan data teleskop Chandra X-ray. Menunjukan setiap planet yang mengorbit ke bintang Alpha Centauri A dan B tidak mungkin di bombardir oleh radiasi sinar X dalam jumlah besar.



Bintang Alpha Centauri A dan B mirip seperti matahari, dan mengorbit relatif saling berdekatan.

Di dua bintang biner malah dianggap memungkinkan adanya planet yang dapat ditinggali.
Alpha Centauri A dan B adalah bintang tipe G2V, masuk kategori bintang kuning.
Di Alpha Centauri A, Memiliki massa 1,1 kali dan 1,519 kali dari tingkat cahaya matahari.
Alpha Centauri B agak lebih kecil dan lebih dingin dengan ukuran 0,907 kali massa matahari, dengan kecerahan 0,445x secara visual.

Planet yang ada di tata surya Alpha Centauri menerima tingkat radiasi berbeda.
Planet yang mengorbit di zona kehidupan bintang Alpha Centauri A dan B di  adalah wilayah layak huni, dengan radiasi sinar-x mencapai 5x lebih tinggi.

Planet di Alpha Centauri yang berada di wilayah zona kehidupan

Tetapi planet yang berada di area layak huni lainnya dan mengorbit ke bintang Proxima Centauri yang lebih kecil akan bermasalah.
Walau mendapatkan suhu yang tepat, ukuran tepat. Planet dapat menerima 500x radisi lebih tinggi. Bahkan mencapai 50.000 kali ketika bintang disana mengeluarkan kilatan.

Dibawah data dari teleskop ruang angkasa Chandra X-Ray


Untuk melihat kedua bintang, dapat dilihat ke arah selatan. Sumber ESO