Ketika kehabisakan ide, biasanya orang meminum kopi agar muncul gagasan baru mengalir. Mengapa kopi berdampak bagi tubuh, khususnya membuat segar pada otak manusia. Bagaimana cara kopi membuat efek pada otak. Kira kira seperti dibawah ini (dari berbagai nara sumber).

Menurut peneliti dari universitas Johns Hopkins, minum sedikit kopi dari 14 ons dalam cangkir merupakan awal. Setelah sering minum kopi,maka tubuh semakin bertoleransi. Dengan konsumsi yang sama maka tubuh tidak memberikan dampak lalu orang akan meningkat mengkonsumsi dari satu cangkir ke dua cangkir perhari dan seterusnya.

Dari perspektif ilmiah, kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk memikirkan sebuah gagasan yang terhubung dari ide  ide yang sudah ada di pikiran. Kata terhubung ini dikendalikan oleh neurotransmitter. Salah satu neurotransmitter adalah adenosin. Adenosin ini bertugas memberitahu ke otak anda ketika sudah kehabisan energi, dan memperlambat hubungan antara neutron dengan pengikat reseptor adenosin. Duh bahasanya makin aneh.

Adenosin seperti indikator baterai yang memantau otak manusia. Setelah tingkat energi turun, maka Adenosin akan memperlambat kinerja otak ke level paling bawah. Bila seseorang bekerja berjam jam secara intensif, maka pada suatu saat akan merasa lelah. Seperti otak kehabisan bahan bakar, ini peringatan alami dalam tubuh.

Satu satunya cara yang alami untuk mengembalikan kesegaran hanya dengan istirahat. Dibawah ini dampak kurang baik pada kopi.

Zat kafein yang diminum akan memblok reseptor Adenosin. Jadi adenosin tertipu sampai tubuh mengira masih memiliki banyak energi. Kafein membuat diri anda segar dan otak menganggap masih cukup energi. Peringatan pada tubuh tidak berfungsi lagi akibat efek kafein.

Efek kopi hanya membutuhkan waktu 5 menit dan langsung bereaksi memblok peringatan dari Adenosin. Puncak dari kafein dimulai dari 15 menit sampai 2 jam. Tubuh akan lebih waspada dari peningkatan hormon adrenalin dan kortisol.

Tapi terlalu banyak minum kopi akan membuat masalah, seperti kecanduan. Bagi beberapa orang mungkin akan mengalami masalah pada perih di lambung. Karena beberapa orang mampu minum kopi 6 cangkir lebih sehari. Dalam jangka waktu lama, tubuh bisa saja mencapai titik toleransi dan tidak memiliki efek seperti awal sebelumnya. Sebagai penganti kopi dapat dengan sarapan dan makan siang yang baik agar tetap energik sepanjang hari. Efek minum kopi akan merangsang tubuh memproduksi adrenalin. Kafein juga merangsang hormon lain yang dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.

Terlalu banyak kafein akan menghabiskan vitamin B dalam tubuh. Atau menghalangi penyerapan zat besi. Efeknya pada penyakit anemia atau kurang darah, akibat kurangnya darah membawa oksigen ke seluruh tubuh akan berdampak kelelahan.

Kafein dalam kopi atau minuman lainnya belum tentu baik untuk tubuh. Efek pemicu hormon akan menganggu, karena kafein tidak menambah energi dan hanya membakar cadangan energi yang ada lebih cepat. Adrenaline akan terus dilepas dan dampaknya akan mengalami stress. Bagi sebagian orang yang minum 5 cangkir kopi atau lebih akan merasa kelelahan berlebihan. Tentu saja efeknya seperti itu, karena tubuh dipacu dengan kafein dan hormon terus meningkat di produksi akibat kafein dalam tubuh dan berdampak meningkatkan stres.

Benar atau tidak, informasi ini memiliki kesimpulan hampir sama yang diberikan beberapa sumber : Burton Goldberg, page 1014, Cameron Stauth, page 266, Stay Well By Mark Mayell, page 112, Elson M Haas MD, page 942, Burton Goldberg, page 688, Ralph T Golan ND, page 280, Stephen Cherniske MS, page 56.

Studi lain membahas manfaat kopi.
Apakah kopi berbahaya bagi kita, atau memiliki manfaat. Kopi disebut dapat mengurangi resiko kanker payudara, kanker usus, multi sclerosis dan menjaga agar tidak terkena penyakit Alzheimer. Hal ini diungkap peneliti National Institute of Health dan Yale University. Bila seseorang meninum kopi dengan takaran 4 cangkir atau lebih, dapat menurunkan resiko 20% terkena pengembangan melanoma, kanker kulit dibanding mereka yang tidak meminum kopi.

Studi manfaat kopi
Studi Annals of Internal Medicine mengatakan kopi dapat menurunkan resiki terkena kanker hati, melawan penyakit kardiovaskular bahkan kanker. Tapi hubungannya tidak jelas dengan bahan dari kopi atau simulasi dari kopi itu sendiri. Data diambil dari negara di Eropa
Intinya meminium kopi antara 2 - 4 cangkir, dapat membuat seseorang hidup lebih lama karena terhindar penyakit jantung.
Mereka yang terbiasa meminum kopi, memiliki resiko kematian lebih rendah dari penyakit yang seharusnya mereka alami. Seperti seseorang yang seharusnya akan menghadapi penyakit jantung, tapi kebiasaan meminum kopi dapat menurunkan  resiko tersebut.

Yang tidak boleh dilakukan dengan kopi
Meminum kopi terlalu panas dapat meningkatkan resiko terkena kanker esofagus karena kopi panas dapat membakar kerongkongan.
Peminum kopi berat umumnya juga perokok. Ditambah gula dan krim akan berdampak kurang baik bagi kesehatan.

Dengan meminum 5 cangkir sehari, anda sudah terasa mual atau sakit perut. Dengan 12 cangkir kopi, seseorang akan mengalami rasa cemas yang lebih tinggi. Bila mengkonsumsi 140 cangkir kopi atau setara 140 miligram kafein sehari, resikonya adalah kematian. Setelah meminum satu cangkir kopi, detak jantung akan naik. Efek kafein memang berbeda beda bagi seseorang.

Kafein tidak memberikan energi, tapi menghabiskan cadangan energi pada tubuh agar tetap terjaga. Kebiasaan minum kopi yang cukup saja akan berguna bagi tubuh, lebih dari cukup mungkin tidak baik. Manfaat kopi memiliki dampak positif selain efek kafein diatas.

Efek dari Kopi yang kurang baik
Ketika seseorang minum kopi, perubahan seperti kekurangan cairan atau dehidrasi. Kafein dapat menyebabkan penurunan aliran darah ke otak sampai 27%. Ketika darah tidak cukup melaju ke otak manusia, ada yang disebut efek kabut otak, dalam kasus lebih berat akan bedampak dengan rasa pusing, atau kehilangan kesadaran.