Pesawat jet tempur Sukhoi SU 30 pertama terbang 31 Desember 1989, tapi baru diperkenalkan tahun 1996. Pesawat ini masuk armada tempur angkatan udara Indonesia. Sejauh ini baru 420 unit lebih dibuat. Pengembangannya dari Sukhoi SU 27, sekarang sudah di modifikasi dalam beberapa model. Pesawat SU 30 memiliki umur panjang, setidaknya sampai tahun 2020. Rusia masih mengembangkan satu pesawat siluman tipe Pak Fa.

Indonesia mendapatkan pesawat ini pada bulan Mei lalu dengan tipe 10 SU 30MK atau MK2 Fighter dan 6 SU 27 SKM. Total 16 pesawat sudah masuk armada angkatan udara. Selain Indonesia, yang dekat dengan negara kita seperti Vietnam dengan 4 Sukhoi, Malaysia 28 unit dan 2 sudah diterima tahun 2007. Negara besar lain seperti China memiliki 2 model dari SU 30MKK 76 unit dan SU 30MK2 24 unit, India memiliki varian lain SU 30 MKI, yang lebih canggih.

Ada lagi model SU 30SM, ini special edition dari militer Rusia. 60 pesawat akan dibuat dan baru dikirim tahun 2016. Karena untuk negara sendiri dan kerja sama dengan India. Hanya keduanya yang memiliki time SM. Pesawat disain khusus ini memiliki sayap penyeimbang yang bergerak dengan 32 derajat membujur dan dapat dibelokan 15 derajat ke arah vertikal.

Speed pesawat Sukhoi SU 30 mencapai 2 Mach dengan jarak jelajah 3000km. Seperti gambar dibawah ini ketika parade 17 Agustus lalu terdiri dari Sukhoi SU 30 dan F16.

Untuk memperkuat armada udara di Indonesia. Amerika kabarnya akan memberikan hibah atau dibeli dengan harga murah untuk 24 unit F-16 dan 4 pesawat Hercules C130 dari Australia.



Seperti apa manuver pesawat ini, dibawah ini versi paling canggih.



Pesawat Pak Fa atau Sukhoi T50 baru pertama terbang di awal tahun 2010. Nantinya akan diperkenalkan tahun 2016. Saat ini masih mengalami uji coba. Kemampuan seperti pesawat F22 dan nyaris tidak terditeksi radar. Pesawat Pak Fa lebih murah, bila sudah di produksi maka boleh dimiliki oleh negara lain. Kecepatan Pak Fa masih kalah dibanding F-22, memiliki selisih 200km perjam.