Oktober 2013
Antena teleskop terbesar Alma akhirnya siap online, dan menjadi teleskop radio terbesar di dunia.

Teleskop Alma terdiri dari 66 parabola disc. Teleskop radio ini dapat membantu para ahli mencari asal usul kosmik.



Disingkat dari Atacama Large Millimetre Array dengan teleskop radio terbesar.

Sensitifnya teleskop radio ini mampu menditeksi bola golf pada jarak 15km, rancangan teleskop ini juga paling rumit. Jarak antena yang dipasang antara 150m sampai 16km. Pembangunan teleskop radio terbesar melibatkan 15 negara. Menjadi antena di ketinggian ekstrem dan tertinggi yang pernah dibangun.

Disain awal tahun 1997 dari ESO dan NRAO Amerika. Lalu mendapat dukungan dari Jepang, Taiwan, Spanyol dan ilmuan Chile. Total 54 parabola 12 meter dan 12 parabole 7 meter. Masing masing disk dirancang menangkap signal berbeda. Antena besar harus dibawah dengan kendaraan khusus buatan Scheuerle yang memiliki roda ganda dengan kekuatan membawa 130 ton dari 28 ban dan 3 ribul  bahan bakar. Mesin truk khusus memiliki kekuatan mesin 700hp, walau di ketinggian 5000 meter mesin hanya menghasilkan tenaga 450hp. Kendaraan harus bergerak dengan kecepatan 12km perjam selama membawa antena keatas pengunungan.



Ini adalah antena terakhir yang dibawah ke atas ketinggian 5000 meter pada tahun 2014



Mei 2016
Teleskop Alma berada di pegunungan Chile. Berada di ketinggian 5000 meter diatas permukaan laut. Lebih tinggi dari puncak Semeru atau Rinjani yang tidak melewati angka 4000 meter.
Ini berbicara 5000 meter, atau setara ketinggian basecamp Everest di Nepal yang bersalju.

Suhu di teleskop Alma mencapai -5 derajat C, bila angin dingin berhembus dapat anjlok sampai -19 derajat Celcius. Udara disini sangat tipis, membuat peneliti dan mereka yang bekerja kesulitan bernapas. Kecuali di ruang observasi yang lebih hangat.

Tapi di teleskop Alma menjadi surga kalangan astronomi. Karena teleskop ini menjadi teleskop yang terkuat berada di atas daratan. Teleskop ini tidak melihat langsung gambar optik atau cahaya, tapi menangkap gelombang radio.

Tentang teleskop Alma
  • Dibangun bersama antara Chile sebagai lokasi dan dana dari berbagai negara seperti Eropa, Amerika, Jepang, Taiwan, Korea dan dan organisasi ilmiah lain.
  • Resmi dibuka bulan Maret 2013
  • Berada di ketinggian 5000 meter di daratan tinggi Chajnantor
  • Menjadi instrumen tunggal yang terdiri dari 66 teleskop radio paling presisi.
Ukuran antena teleskop radio terbesar disana mencapai 12 meter. Antena parabolik masing masing memiliki bobot 100 ton. Ketika di angkut ke atas, diperlukan 2 truk sistem roda ganda raksasa untuk dibawah keatas. Beberapa teleskop ditempatkan dengan sistem array atau berada berdampingan, tapi yang terjatuh dipasang pada jarak 15km dari posisi ruang observasi.

Disk parabola disana hanya menditeksi sinyal gelombang radio dari ruang angkasa. Gelombang radio dirubah oleh super computer dengan kekuatan 3 juta notebook.


Supercomputer Teleskop ALma

Data di kirim dari ruang antena ke pusat pengendali yang berada 2900m yang lebih hangat.

Penemuan dari teleskop Alma. Salah satunya tahun lalu menemukan sebuah tata surya TW Hydrae dimana beberapa disk muncul dan nantinya akan menjadi protoplanet kata Violette Impellizzeri kepala astronom Alma. Gambar dibawah ini seperti lukisan, tapi garis pada disk tersebut sebenarnya sedang terbentuk planet baru.

tata surya TW Hydrae dari teleskop ALma

Sejak jaman Galileo, teleskop masih mengunakan teknologi optik atau kaca lensa. Tapi teleskop tipe kaca tersebut hanya mampu melihat cahaya dan hanya sebagian kecil dapat menangkap gelombang elektromagnetik.
Benda diruang angkasa dengan cahaya cerah dapat dilihat oleh teleskop. Tapi mengintip bagian gelap seperti pusat Black Hole bercerita lain dengan teleskop radio.

Disebut dengan galaksi NGC1097, dimana ditengah galaksi terdapat lubang hitam supermasif. Jarak dari Bumi 45 juta tahun cahaya dan berada di konstelasi Fornax. Lubang hitam disana memiliki ukuran 140 juta kali lebih besar dari massa matahari, dapat terlihat bagian tengah galaksi kosong. Kemungkinan di lahap oleh lubang hitam di tengah. Dibanding lubang hitam di galaksi kita, ukurannya hanya beberapa juta saja.



Mengapa teleskop Alma harus dibangun di ketinggian 5000 meter. Dengan membangun di pegunungan Andes, maka teleskop Alma bisa mendapatkan kelembaban minimal.

Bila kita membaca berita astronomi dan menyebut kata Alma Telescope, dipastikan gambar tersebut diabadikan mengunakan teleskop radio dan bukan dari teleskop tipe optik.

+ Alma Youtube