20 tahun berlalu, penemuan planet alien mendekati angka 1000 planet. Planet tersebut dinamakan Exoplanet atau planet yang mungkin di tinggali manusia. Sampai tanggal 26 September ini sudah 986 planet dan 800 yang harus di teliti lebih lanjut.

Sejak 1992, manusia mencari Exoplanet. Awalnya baru 2 planet ditemukan dan jaraknya 1000 tahun cahaya. Ukurannya tidak berbeda dengan bumi, hanya kedua planet mengitari sebuah bintang Neutron. Bintang yang sudah mati dan mengeluarkan radiasi, dan manusia tidak mungkin tinggal disana.
2 planet PSR B1257+12 B dan PSR B1257+12 C mengitari sebuah bintang dengan kode PSR B1257+12

Dari penemuan inilah mulai dilakukan penelitian lebih lanjut, jangan jangan banyak planet seukuran bumi lain.

Manusia baru memikirkan mencari Exoplanet baru baru ini. Dan tahun 1995 saja dimulai penelitian dan pencarian lebih intensif . Penemuan paling banyak setelah peluncuran teleskop Kepler. Teleskop ini akhirnya rusak diruang angkasa setelah bekerja lebih dari waktu yang ditentukan. Dari satu roda penyeimbang rusak, disusul satu roda penyeimbang lainnya juga rusak di awal tahun ini. Roda penyeimbang tersebut diperlukan untuk memfokus posisi teleskop tetap mengarah ke satu objek.

Tahun ini tugas teropong Kepler sudah berakhir dan tidak memiliki kemampuan lagi melakukan pencarian Exoplanet. Nantinya digantikan teleskop James Webb.
Setidaknya dengan Kepler sudah membantu menemukan 3588 kandidat planet. Dari teropong bumi hanya menemukan 151 planet saja. Angka tersebut masih sangat kecil karena jumlah planet di galaksi Milky Way mungkin sekitar 160 milyar planet.


Galaksi Bima Sakti dimana kita tinggal memiliki jumlah planet yang tidak terhitung. Satu bintang memiliki beberapa planet yang disebut satu tata surya. Tapi planet tidak memiliki cahaya, sedangkan bintang memiliki cahaya dan lebih mudah diamati dengan teleskop. Jarak antara satu bintang ke bintang lain sangat jauh. Bintang kita adalah matahari atau disebut Sun, bintang paling dekat dengan kita adalah bintan Proxima, tapi jaraknya 4,4 tahun cahaya.

Bagaimana kita bisa memperkirakan sebuah planet sesuai dengan habitat di bumi. Tidak mudah, astronom perlu  mmengunakan beberapa metode. Dengan teropong dan melakukan perkiraan berapa besar ukuran planet. Menditeksi ukuran planet dengan melihat waktu orbit, karena jarak yang jauh hanya bintang yang terang saja sebagai induknya yang terlihat. Pengamatan dengan teropong teleskop hanya bisa melihat planet ketika planet sedang melintas di depan bintang ke arah kita di bumi dan menghalangi cahaya bintang agar bayangannya bisa dilihat. Dan beberapa metode lainnya untuk mengukur besar planet, kandungan dan jaraknya planet yang diamati dari bintang induk.

Satu penemuan planet harus dilakukan di dua tempat pengamatan, pertama penemuan dari teleskop di ruang angkasa, dilanjutkan pengamatan dari teleskop di bumi. Jadi diperlukan 2 teleskop Hubble atau teleskop ukuran besar di bumi dan teleskop lain.

Dibawah ini daftar 4000 planet yang ditemukan dan masih dipelajari sampai Juni 2017. Terlihat jumlah planet seukuran bumi juga banyak ditemukan oleh teleskop Kepler



Jumlah Exoplanet yang ditemukan sampai 2017 mencapai 4000 planet

Sisa teleskop diruang angkasa saat ini seperti Agile dengan sensor Xray, diluncurkan April 2007, Chandra X-ray salah satu teleskop paling berjasa dan diluncurkan tahun 1999, Hublle dengan sensor Ultraviolet sudah bekerja sejak 1990,

Untuk pengamatan pengelihatan planet masih tersisa 4 teleskop. Dari teleskop Hubble, Kepler, MOST dan Wifth Gamma Ray.
Untuk pengamatan dengan sensor Infra Red dan mencari panas pada planet tersisa Spitzer diluncurkan tahun 2003, menjadi teleskop dengan posisi paling jauh dari bumi

Menyusul akan diluncurkan tahun 2013 dan paling banyak tahun 2014. Lisa Patfinder untuk menelusuri gerakan objek, Astrosat, James Webb yang paling ditunggu tapi belum ditetapkan tanggal peluncuran (kemungkinan mundur 2018)., Dark Matter Particle Explorer, Hard X-ray.

Untuk mencari planet seperti bumi, manusia tidak berandai andai untuk mencari ditempat lain. Hanya di galaksi kita saja yang dicari. Itupun belum semuanya bisa ditemukan, hanya jarak yang paling dekat saja. Sementara galaksi Bima Sakti memiliki rentang 100 ribu tahun cahaya, terlalu banyak untuk diamati seluruhnya. Bagaimana dengan planet di galaksi lain seperti galaksi tetangga Andromeda. Sepertinya masih terlalu jauh untuk dilihat dengan teknologi saat ini.

Pembentukan planet di setiap bintang.
Planet terbentuk dari batuan, tapi proses pembentukan terpisah menjadi 2 bagian. Ada yang membentuk planet gas seperti Neptunus, dan planet berbatu seperti Bumi.
Pembentukan kedua tipe planet, terkait seberapa besar planet menyerap kandungan gas dan batuan ketika mulai terbentuk.
Semakin banyak gas diserap oleh protoplanet, maka planet cenderung menjadi planet gas. Bila planet berbatu maka unsur batuan dan debu lebih dominan dan sisa gas yang akan diserap menjadi atmofer lebih tipis di planet berbatu.
Ukuran planet bisa berbeda beda, besar kecil, gas sebagai atmofer yang sangat banyak atau sedikit. Tetapi bagian terpenting adalah panas dari bintang dengan posisi planet harus tepat untuk manusia. Dimana suhu yang cukup, tidak terlalu dingin atau panas, memiliki atmofer tapi tidak terlalu banyak dan planet memiliki air.

Pembentukan planet gas dan planet berbatu

Teleskop Kepler hanya melihat beberapa bintang dan mencari kemungkinan adanya planet yang transit di depan bintang.
Kepler memiliki misi untuk mencari beberapa bintang terdekat dengan jarak tidak lebih dari 1000 tahun cahaya dari Bumi.
Area yang diteliti hanya sebagian saja sejak tahun 2009-2013. Tapi di tahun 2014 pencarian exoplanet diperluas.

area planet yang di cari Kepler sejak tahun 2009 sampai Mei 2014




Juni 2017
TIm astronom yang bekerja dengan teleskop Kepler telah menemukan 219 exoplanet baru. 10 diantaranya terlihat mirip bumi, atau berada di zona habitat.
Total 4034 planet yang ditemukan, dari tim Nasa menyebut sekitar 50 planet berada pada tempat yang tepat dimana air berada atau kemungkinan memiliki kebutuhan manusia untuk tinggal.
Total 4034 planet, baru diverifikasi 2335 planet yang termasuk exoplanet. 50 planet saja yang layak huni dan dekat dengan bumi tapi baru 30 planet yang telah dipelajari lebih lanjut.



Update informasi dari Nasa