Melihat ke ruang angkasa sama saja melihat waktu, menjadi catatan astronomi bagi ilmuwan.

Sekarang mulai dibahas dengan Ultra Deep Field dan Extreme Deep Field. Kedua teknik tersebut sebenarnya sama hanya yang satunya disebut Extreme adalah lebih dalam. Seperti kita memiliki camera untuk mengambil foto. Umumnya foto akan menangkap cahaya dalam 1/100 detik.

Bila mengambil foto langit pada malam hari, dengan kecepatan 1/100 detik maka tidak akan terlihat apapun. Mungkin hanya bulan saja yang akan tertangkap sensor camera.

Bagaimana bila camera dibuka sensornya lebih dari 30 detik. Gambar yang didapat akan berbeda, semakin lama sensor dibuka maka cahaya yang sangat lemah dapat ditangkap oleh sensor. Mata manusia tidak mampu melihat cahaya yang sangat lemah, tapi camera mampu membuka dan terus meyerap sinar di sensor. Bagaimana bila teleskop hubble membuka teleskopnya lebih lama. Bukan 30 detik tapi terus dibuka untuk menangkap cahaya sangat lemah dalam hitungan hari. Pastinya jauh lebih berbeda dari apa yang ditangkap camera di bumi. Itulah yang disebut ultra deep dan extreme deep field

Sekarang kita ambil satu contoh. Bila seseorang mengambil foto teman seusia anda yang dengan jarak 1 tahun cahaya. Maka foto dirinya akan terlihat lebih mudah 1 tahun. Bila anda mengambil foto teman anda yang jaraknya 20 tahun cahaya. Mungkin wajahnya masih seperti bayi.

Karena jarak yang jauh di dunia kosmos, maka waktu menunjukan usia sebuah benda. Sama saja ketika anda melihat dengan teleskop teman anda yang jaraknya 1 tahun akan terlihat lebih umurnya lebih mudah 1 tahun cahaya, 20 tahun cahaya akan terlihat lebih mudah lagi umurnya atau mundur 20 tahun dari wajah sekarang. Itu perumpaannya saja, semakin jauh semakin muda umur benda yang dilihat.

Dengan teleskop Hubble, jarak yang sangat jauh dapat diabadikan gambarnya. Tetapi semakin jauh manusia bisa melihat benda di ruang angkasa yang dilihat usianya semakin muda. Hal ini dapat menjadi cacatan ilmuwan dalam pembentukan sebuah galaksi. Misalnya sebuah galaksi yang jaraknya 10 juta tahun cahaya, akan berbeda bentuknya dengan galaksi yang jaraknya 1 milyar tahun cahaya.

Bentuk galaksi yang jaraknya 10 juta tahun cahaya, sudah terlihat berbentuk lingkaran dan terlihat sudah stabil. Tapi galaksi yang lebih jauh misalnya jaraknya 1 milyar tahun akan ditemukan memiliki bentuk seperti gas atau galaksi yang baru mulai terbentuk. Kok ngomongin galaksi, karena galaksi saja yang bisa terlihat dengan jarak sangat jauh. Jarak yang sangat jauh tentu saja tidak kita tidak bisa melihat bintang dan planet disana. Jangankan galaksi yang begitu jauh. Galaksi Andromeda yang ada disamping galaksi kita, tidak pernah bisa diabadikan bentuk bintang yang ada disana. Apalagi planet yang ada di galaksi Andromeda.

Kembali ke teleskop ruang angkasa si Hubble, teleskop ini  tidak hanya memiliki kemampuan meneropong dengan teknik Deep Field untuk melihat planet, bintang dan galaksi yang jauh. Tapi Ultra Deep Field dan Extreme Deep Field dalam pengamatan benda lain yang amat jauh.

Peneliti di Nasa mencoba membuka sensor terus menerus untuk menangkap cahaya lebih banyak serta menangkap benda terjauh dan terpencil. Sensor dibuka dalam hitungan jam bahkan beberapa hari, dan fokus mengamati satu bidang kecil yang awalnya hanya hitam dan tidak terlihat apapun.

Apakah yang ditemukan di titik gelap oleh teleskop Hubble. Apakah memang kosong, dijawab Tidak.
Seperti gambar dibawah, ditemukan puluhan ribu galaksi yang sangat jauh dari satu bidang kecil yang diamati.

Peneliti NASA mengatakan, jumlah galaksi di alam semesta ini mencapai 50 milyar galaksi. Itu baru perhitungan setelah melihat hasil gambar dari teleskop Hubble dengan Ultra Deep Field. Mungkin saja lebih banyak lagi bila manusia bisa meneropong lebih dalam.
Uniknya, kebanyakan gambar galaksi yang ditangkap berwarna agak kemerahan. Ini menjadi lucu, galaksi yang dekat terlihat putih dan bercahaya. Mengapa galaksi yang semakin jauh malah terlihat lebih merah. Nanti akan diungkap di halaman selanjutnya dengan  fenomena Red Shift.

Dibawah ini adalah gambar galaksi yang sangat jauh, terlihat bentuk cahaya agak kemerahan. Diabadikan dari sebuah bidang kecil yang diamati.



Foto dibawah ini mengunakan teknik Extreme Deep Field dari teleskop Hubble di area yang sama seperti diatas. Pengambilan gambar dilakukan selama  beberapa hari ditemukan sekitar 5.500 galaksi pada satu fokus area kecil ini saja



Seperti penemuan Hubble. Apa yang dilihat pada galaksi yang dekat akan terlihat galaksi yang sudah berbentuk seperti galaksi berbentuk spiral atau elips. Tetapi semakin jauh maka akan terlihat galaksi muda yang baru terbentuk seperti berbentuk lingkaran awan.

Bila ada galaksi yang sangat jauh dengan jarak 3 milyar tahun cahaya. Akan terlihat dari bumi sebagai galaksi berbentuk gas, semakin jauh akan terlihat umur galaksi lebih muda dan lebih lebih jauh akan lebih muda bahkan baru terbentuk. Semakin jauh dilihat, galaksi yang tampak terlihat lebih muda lagi dan semakin berwarna merah. Apa benar galaksi yang jauh disana memang merah, atau galaksi nan jauh disana adalah galaksi muda yang baru terbentuk.

Kenyataannya tidak seperti itu. Karena teknologi teleskop hanya menangkap cahaya, dan cahaya yang ditangkap adalah cahaya yang telah mengalami perjalanan sangat jauh. Gambar yang ditangkap oleh teleskop Hubble adalah gambar ratusan ribu tahun, jutaan tahun bahkan miliaran tahun lalu. Tapi semuanya mengalami keterlambatan sampai di bumi sekarang seperti keterangan di halaman sebelumnya. (Kembali dari keterangan artikel kecepatan tahun cahaya)

Seperti pada gambar dibawah. Ketika teleskop Hubble mengamati galaksi yang dekat, maka bentuknya sudah berbentuk piring dan gas. Semakin ke tengah maka bentuknya seperti titik atau galaksi baru terbentuk. Semakin jauh lagi akan semakin samar dan bentuknya baru berupa kumpulan gas.

Gambar dibawah ini ilustrasi artis, galaksi yang dekat akan terlihat sudah berbentuk berwarna biru atau putih. Semakin jauh akan terlihat lebih kecil dan berwarna merah. Dari sisi kiri adalah gambar galaksi yang dekat sudah memiliki bentuk lingkaran, ke arah kanan adalah gambar galaksi yang sangat jauh dengan cahaya sangat samar kemerahan.



Dibawah ini video singkat 26 detik memberi gambaran dari Extreme Deep Field Zoom in



Selanjutnya mencari menjawab mengapa semakin jauh , galaksi memiliki bentuk berbeda , warna berbeda , dan terlihat gambar galaksi masih berumur muda.