Foto curian menang dalam kontes foto


Kategori : Digital | Date : 6 September 2017
Membeli atau mengedit foto bukan berarti foto sudah menjadi milik sendiri
Agustus 2013
Sudah dibilang fotographer di Indonesia memang unik. Karena alam di Indonesia lebih Epic dari negara lainnya. Ada cerita unik kali ini, foto dari Indonesia dicuri, bahkan menang dalam sebuah kompetisi.

Berita ini dari Speigel.de. Hasil foto dari Hengki Koentjoro memang ada di internet. Tapi dicopy oleh orang lain lalu dimasukan dalam kompetisi foto Samsung.

Hengki dikenal sebagai fotographer hitam putih dan sering mengabadikan alam lanskap di pulau Jawa. Fotonya dirubah dan di ikut sertakan oleh orang lain dalam kompetisi foto Samsung.

Foto tersebut ternyata di copy dan sudah dirubah dengan filter Instagram. dengan judul Live in the Moment. Walau menang, akhirnya ketahuan kalau fotonya palsu. Koentjoro sendiri tidak tahu keberadaan fotonya sudah di copy. Sampai seorang temannya memberitahukan ada foto yang mirip miliknya.

Pencurinya langsung menghapus dirinya dari Facebook dan menghapus semua komentar di Instagram. Tapi tidak menghapus fotonya dari Instagram, sampai banyak nasihat dan komentar diberikan di Instagramnya. Pihak Samsung mengirim pesan pribadi ke Hengki untuk mengucapkan terima kasih karena memberitahukan fotonya dicopy orang lain.

Dibawah ini perbedaan foto asli dan foto setelah di cloning

foto curian dari Indonesia menang kontes

+ www.photoxels.com/a-stolen-picture-wins-photo-contest
+ instagram.com/p/a8BdokQA_d/# dari akun si pencuri foto
+ www.facebook.com/koentjoro24?hc_location=timeline Facebook milik Hengki Koentjoro
+ Foto press de



September 2017
Fotografer Swiss Madeleine kehilangan 2 pengahargaan setelah fotonya terungkap hasil karya orang lain.

Gambar yang dikirim dalam perlombaan foto adalah milik fotografer dari Thailand Sasin TipChai.

Fotonya dijual di layanan Pixabay.

Tetapi Madeleine mengambil dan mengambil foto tersebut untuk dirinya dan ikut di dalam sebuah kontes foto.

Bahkan dia mendapat posisi pertama di Moscow International Foto Awars / MIFA, dan tempat kedua di Fine Art Photo Awards.

Madeleine menemukan foto Sasin yang terpasang di Facebook, lalu mengunakannya sebagai karyanya.di kontes foto.

Setelah diketahui akhirnya 2 penghargaan yang sudah diberikan dicabut, dan gambar foto milik orang lain yang ada di website penyelengara kontes foto Fine Art dihapus.

Pernyataan dari pihak juri MIFA mengatakan Madeleine telah mengaku, ketika foto sudah dibeli dia berpikir dapat mengunakan foto karya orang lain.
Dan dia merubah sedikit dan mengajukan fotonya di perlombaan foto.

Pihak juri juga mengatakan, kami tidak mungkin memeriksa keaslian karya foto dalam kontes. Kecuali si fotografer yang memberitahu kami bahwa itu adalah foto mereka.

foto
curian dari fotografer Thailand menang kontes

Duplikasi foto di Indonesia cukup banyak. Dari cloning situs dan duplikasi akun artis terkenal sudah biasa dimanfaatkan orang lain. Entah untuk apa.
Kali ini karya fotographer juga disikat bahkan dimasukan dalam kompetisi. Ini menjadi tantangan pengemar fotografi di Indonesia.

Google Photo untuk menyimpan foto gratis, satu album dibuka boleh lebih dari 2000 foto. Full foto 16MP foto dan 1080P. Google Lens Juni 2018, untuk objek wisata akan tampil informasi, dan membaca kartu nama. Google Lens terpisah dengan aplikasi Google Photo.

Seseorang mengaku berada di daerah konflik dan bekerja di PBB serta fotografer perang. Martins berhasil membodohi media kelas dunia, karena hasil karya fotonya di daerah peperangan. BBC curiga sampai menyelidiki siapa fotografer tersebut. Tidak ada yang mengenal namanya disana, bahkan dia tidak pernah ada disana.

Seorang fotografer, mendadak akun ditutup karena melanggar aturan Instagram. Apakah ada persaingan, melihat hasil foto seperti karya fotografer lain.Atau ada persaingan usaha dimana seseorang dengan mudah mengirim laporan palsu ke media sosial



Kontes foto Gurushots adalah kompetisi dengan veto dari member sendiri. Banyak tema dari foto yang sederhana dapat dilombakan. Di bulan Juni satu kontes foto baru selesai dengan tema emosional, tapi pemenangnya top foto dari Indonesia dan separuh runner-up 20 teratas juga foto dari Indonesia.

Seorang produser senior untuk WWF sedang berada di Kenya. Dia bersama kru film melakukan pekerjaan dalam dokumentasi badak. Ketika pergi ke Maasai Mara taman nasional Nairobi, dia mengabadikan Greg fotografer yang salah mengambil gambar

Banyak pencinta seni atau mereka yang suka membuat foto pribadi, lalu memberikan fotonya ke internet. Hati hati foto pribadi, atau foto komersil, nasibnya sama. Bila foto sudah dipajang di media sosial maka semua menjadi milik publik atau dapat dilihat oleh umum. Dan bisa saja digunakan untuk hal lain.

Malingnya mungkin pencinta film, sampai mengambil lensa Leica Movie di film set Los Angeles. Seri lensa Leica Summilux-C yang dipakai oleh studio film hilang, nilainya antara 500 ribu dollar.



Astronomi Chat Powell mengambil foto ini, posisi galaksi Milky Way di Isle of Wight Inggris. Disana memiliki posisi sangat baik karena polusi cahaya sangat minim. Powerl mengatakan ke io9, dia mengunakan camera Canon 6D dengan 9 foto.

Untuk tamu yang di undang, jangan ikut mengabadikan foto bila di undang pada acara pernikahan. Sebaiknya duduk manis di bangku yang disediakan bila mereka sudah menugaskan fotographer.

Justin Ng masih memiliki foto pemandangan alam di Bromo yang menampilkan sisi dari galaksi. Justin bisa mengabadikan galaksi Bimasakti, awan Megallanic dan satu bintang Canopus. Itu di Bromo loh, dan fotonya masuk di website Space.com. Tidak mengunakan teropong, hanya camera saja

Mark Joseph Solis mahasiswa pascasarjana dari sebuah universitas di Filipina menjadi ejekan dunia internasional. Karena dia mencuri sebuah foto dan memasukan ke sebuah kompteisi, bahkan mendapatkan hadiah ribuan dollar dari potret curian.

Seorang fotographer di diskualifikasi setelah memenangkan foto kontes. Dia membuang satu bagian pada gambar agar lebih artistik. Tetapi tidak di tolerir oleh National Geographic walau sudah ditetapkan sebagai juara.

Foto dibawah ini hasil karya Boguslaw Strempel, seorang photographer dari Polandia. Pengambilan gambar berada di Polandia dan Czech. Waktu pengambilan di pagi hari ketika masih berkabut, dan cahaya matahari terlihat membias diantara celah pohon.


No popular articles found.