Jika manusia terlalu lama berendam didalam air atau terkena air hujan terlalu lama, maka jari kaki dan tangan saja yang mulai keriput atau berkerut. Kejadian ini memang alami, dan terjadi ke semua orang.

Tetapi para ahli berkata lain, keriput yang muncul pada jari manusia adalah evolusi manusia ketika menghadapi cuaca hujan atau berendam terlalu lama di air. Sistem saraf kontrol secara alami membentuk kerutan pada jari untuk memudahkan memegang sesuatu. Misalnya untuk mengambil barang sehingga tidak licin. Jadi kerutan bukan reaksi biasa, melainkan evolusi yang terjadi pada tubuh manusia.

Ahli eveolusi biologi Markus Changizi dari 2A1 mulai menganalisa kerutan dari jari manusia. Akhirnya menyimpulkan kerutan tersebut adalah dampak dari perubahan tubuh pad jari, yang berfungsi untuk mudah mengengam barang.

Teori ini belum terbukti seluruhnya. Changizi masih mengeksplorasi ke mahluk hidup di lingkungan basah lainnya. Apakah benar teori Changizi, bila benar mungkin saja manusia memiliki sesuatu yang berbeda seperti kemampuan binatang dalam berevolusi. Hanya saja fungsi tersebut tidak berfungsi sepenuhnya