Jika anda mengalami masalah penglihatan dalam beberapa tahun terakhir, karena anda juga penguna smartphone.

Anda tidak sendirian. Seorang ahli bedah mata mengatakan gangguan mata meningkat 35% pada pasiennya.

Khususnya mengalami rabun pendek, dipercaya penyebabnya dari smartphone.

David Allmby pendiri klinik Focus melihat masalah penyakit rabun dekat bagi anak muda sekarang dimasa depan.

Kemungkinan mereka yang mengunakan smartphone meningkat 50% dalam 10 tahun kedepan, dan setengahnya yang berusia 30 tahun akan mengalami penyakit yang sama pada tahun 2033.

Nonton TV, melihat computer ditambah melihat smartphone menempatkan anak anak dan orang muda terganggu penglihatannya.

Rata rata smartphone harus dilihat dalam jarak 30 cm. Bahkan beberapa orang perlu melihat dalam jarak 18cm. Dibanding membaca koran dan buku, jarak ideal tidak kurang dari 40cm.

David menambahkan, sebaiknya keluar tanpa membawa smartphone. Karena sinar matahari telah terbukti dapat mengurangi perkembangan rabun pendek.

Juga untuk orang tua, disarankan tidak memberikan smartphone bagi anak anak pada usia 7. Karena dapat meningkatkan resiko miopia. Batasi pemakaian smartphone untuk semua kegiatan.  Selain menganggu penglihatan, gangguan mata dapat memicu sakit kepala.

Sebuah jurnal Ophthalmology.sudah memperingatkan. Update Feb 2016

50 tahun kedepan akan banyak orang terkena rabun jauh. Peneliti dari Brien Holden Vision dan universitas New South Wales Australia serta Singapore Eye Research menyimpulkan akan ada 5 juta orang akan mengalami rabun jauh pada tahun 2050. Naik 7x lebih banyak dibanding penderita rabun jauh di era tahun 2000an.

Mengapa mata orang terganggu sampai mencapai tingkat rabun jauh. Bukan penyebab genetika, tapi gaya hidup. Kombinasi dari penurunan waktu berada di luar rumah, dan peningkatan dengan aktivitas kerja dan faktor lain.

Peneliti menyarankan orang tua yang memiliki gangguan mata pada anak anak dapat memeriksakan diri ke dokter secara teratur.

Dan tip paling baik memberikan kesempatan anak anak berada di luar ruangan, dan menjaga agar tidak banyak mengunakan perangkat gadget atau peralatan lain yang memaksakan mata melihat untuk jarak dekat.

Dapat dilihat pada tabel jumlah perkiraan penerita rabun jauh atau Myopi. Dalam satuan juta orang

Perkiraan orang terkena rabun jauh sampai tahun 2050

Data dibawah ini distribusi dari usia, dimana mereka yang terkena Myopi atau rabun jauh di tahun 2000an memiliki rentang 10 -39 tahun. Tahun 2050 rentang penderita rabun jauh lebih lebar mencapai usia 10 tahun sampai 79 tahun.


Perkiraan orang terkena rabun jauh sampai tahun 2050


Prevalensi Miopia Perkiraan untuk  tahun 2000 dan 2050
Region Prevalence (%) in Each Decade
2000 2010 2020 2030 2040 2050
Andean Latin America 15.2 20.5 28.1 36.2 44.0 50.7
Asia-Pacific, high income 46.1 48.8 53.4 58.0 62.5 66.4
Australasia 19.7 27.3 36.0 43.8 50.2 55.1
Caribbean 15.7 21.0 29.0 37.4 45.0 51.7
Central Africa 5.1 7.0 9.8 14.1 20.4 27.9
Central Asia 11.2 17.0 24.3 32.9 41.1 47.4
Central Europe 20.5 27.1 34.6 41.8 48.9 54.1
Central Latin America 22.1 27.3 34.2 41.6 48.9 54.9
East Africa 3.2 4.9 8.4 12.3 17.1 22.7
East Asia 38.8 47.0 51.6 56.9 61.4 65.3
Eastern Europe 18.0 25.0 32.2 38.9 45.9 50.4
North Africa and Middle East 14.6 23.3 30.5 38.8 46.3 52.2
North America, high income 28.3 34.5 42.1 48.5 54.0 58.4
Oceania 5.0 6.7 9.1 12.5 17.4 23.8
South Asia 14.4 20.2 28.6 38.0 46.2 53.0
Southeast Asia 33.8 39.3 46.1 52.4 57.6 62.0
Southern Africa 5.1 8.0 12.1 17.5 23.4 30.2
Southern Latin America 15.6 22.9 32.4 40.7 47.7 53.4
Tropical Latin America 14.5 20.1 27.7 35.9 43.9 50.7
West Africa 5.2 7.0 9.6 13.6 19.7 26.8
Western Europe 21.9 28.5 36.7 44.5 51.0 56.2
Global 22.9 28.3 33.9 39.9 45.2 49.8

Apa saja gangguan kesehatan yang disebabkan smartphone

Sakit siku atau leher
Bila sering mengunakan smartphone, lalu merasa bagian tubuh ini tidak nyaman. Mungkin anda sering membungkuk sepanjang hari. Kasus lain adalah Jempol Blackberry. Dapat menyebabkan jari terasa sakit.

Sering SMS
Kenneth MD kepala operasi tulang belakang mengatakan. Tekanan di leher kepala ketika menunduk dapat mencapai 30kg dibanding posisi berdiri hanya 6kg.

Memegang smartphone
Dapat menganggu siku karena sering ditekuk, termasuk bagian pergelangan tangan kita. Otot mendapat tekanan ekstra, dan menimbulkan rasa kesemutan. Rasa sakit seperti kebiasan bermain tenis atau golf di bagian siku tangan. Bila memungkinkan coba berganti tangan dan jangan memprioritaskan satu tangan ketika memegang smartphone dalam waktu lama.

Mata rabun lebih cepat.
Ketika televisi dan monitor di buat, kita diperingatkan jangan terlalu duduk terlalu dekat karena buruk bagi mata. Tapi smartphone datang, dan kita tidak memiliki pilihan karena TV sudah menjadi ukuran kecil dalam layar smartphone. Terlalu sering melihat smartphone dapat mengubah bentuk mata kita. Dokter mata Andrew Bastowrous pendiri Peek Vision  adaptor dan software mengatakan banyak orang menjadi rabun dekat dalam satu dekade lalu. Implikasinya bukan banyak orang membutuhkan kacamata. Namun kondisi tetap patologis. Dr Andrew tidak menyatakan langsung bahwa perangkat smartphone menjadi penyebab. Dengan melihat smartphone dengan jarak sangat dekat, dapat meningkatkan kondisi mata seseorang menjadi cepat rabun sebelum waktunya.

Agustus 2016.
Seorang wanita warga Taiwan berusia 31 tahun mengalami kebutaan sementara setelah sesi perpanjangan permainan PokemonGO.

April 2017
Seorang anak remaja 17 tahun bermain game selama 40 jam berturut turut. Dan berakhir setelah dia dilarikan kerumah sakit akibat menderita stroke.

Juni 2017
Akibat kecanduan permainan, seorang anak mencuri sekitar $5000 uang orang tuanya. Untuk membeli Add-on.
Ketika orang tua ingin melarang si anak bermain game, dia tidak kabur dan melompat dari lantai 5

Oktober 2017 Main smartphone dengan game maraton membuat mata buta
Seorang wanita warga China kehilangan penglihatan pada sebelah matanya. Setelah main game maraton di smartphone.

Wanita berusia 21 tahun di Guangdong kehilangan penglihatan di mata kanan, setelah bermain Honor of King selama 24 jam tanpa henti.

Menjadi salah satu game dengan 200 juta member dan sangat populer. Bahkan media memberikan sebagai Racun, karena membuat orang kecanduan.

Bermain game di smartphone dengan maraton membuat mata buta

Dia adalah pengemar berat permainan multiplier online. Tiba tiba mata kanannya tidak dapat melihat di malam hari. Dia di diagnosis menderita oklusi arteri retina yang berdampak kebutaan.

Dokter mengatakan kejadian oklusi arteri retina umum terjadi pada orang tua, dan jarang sekali terkena anak muda. Penyebabnya ketegangan mata yang parah.

Si pasien bekerja di bidang keuangan tapi terobsesi ingin menjadi raja kehormatan awal tahun ini. Di akhir pekan dia terus bermain game mulai bangun jam 6 pagi. Saya tidak tidur sampai jam 5 sore, bahkan lupa makan dan ke kamar mandi.

Orang tuanya sudah memperingatkan jangan berlebihan bermain permainan di smartphone nanti bisa buta. Hasilnya memang benar.
Karena permainan begitu menantang, ini menjadi babak terakhir saya dan saya tidak bisa berhenti.
Dia sedang dirawat di rumah sakit, diharapkan dokter masih berusaha untuk menyelamatkan penglihatannya.