Facebook banyak posting foto kemungkinan kehilangan teman


Kategori : News | Date : 12 August 2013
Penelitian dari 3 universitas University of Birmingham, University West of England dan University of Edinburgh, menyebutkan bila terlalu sering posting foto terlalu banyak di media sosial, akan kehilangan banyak teman. Dan bukan mendorong mendapatkan teman lebih banyak.

Peneliti mengatakan mereka yang sering memposting foto foto di Facebook bisa beresiko rusaknya di kehidupan nyata. Berbagi foto dengan keluarga akan berdampak positif. Sedangkan memposting ke teman atau teman yang tidak terlalu dekat malah mengurangi eratnya hubungan dengan mereka.

Ada beberapa iklan produk yang memicu orang lain untuk memposting foto, dan member media sosial mengirim terlalu banyak gambar. Itu berdampak negatif bagi si pengirim. Beberapa alasan mengapa tidak terobsesi memposting foto terlalu banyak di Facebook. Untuk keluarga sudah kenal dekat, dan hubungan terjalin secara nyata dengan kehidupan sehari hari.

Tapi di media sosial, tidak semua teman bisa bertemu, bahkan tidak mengenal dekat. Rekan yang tidak dikenal bisa saja dari berbagai kalangan atau ketertarikan berbeda.

Ada baiknya memposting foto secukupnya saja bagi teman di media sosial. Sebelum mereka bosan karena melihat terlalu banyak foto yang tidak ada hubungannya atau tidak penting untuk dibagi ke orang lain.

Banyak remaja tergerak ke Facebook karena layanan Instagram dan SnapChat. Facebook bagi sebagian orang, merasakan perlu Like dan Jempol. Walau sifatnya untuk jangka pendek. Yang lain mengatakan coba tidak login selama 1 minggu dan apa yang terjadi. Mei 2018, Amerika untuk Facebook hanya separuh saja.

Banyak di antara teman kita mengatakan memiliki banyak teman. Mungkin kita sendiri tidak memiliki banyak teman. Atau lebih dekat dengan keluarga saja. Berapa banyak teman seseorang. Bila kita lupa, mungkin otak kita sedang memfokus ke hal penting.

Akhirnya Facebook membuka kantornya di Indonesia. Hampir 9 bulan setelah berita bahwa 10 negara dengan member Facebook terbesar termasuk  Indonesia. Sekarang kantor Facebook sudah dibuka dan berada di gedung Pacific Place di Jakarta selatan.



Peneliti dari Princeton membuat analisa dari Facebook, kemungkinan member akan meninggalkan Facebook lebih banyak lagi. Awalnya Facebook seperti penyakit menular, terus menarik member baru. Tapi suatu saat akan kebal.

Masih di Facebook. 11 juta remaja kabarnya sudah tidak tertarik dengan Facebook dan beralih ke layanan lain. Ada beberapa alasan, yang utama adalah orang mereka atau keluarga ikutan di Facebook. Sekarang mereka pindah ke Tumblar, Twitter, Instagram dan layanan lain

User yang jenuh untuk sementara beristirahat beberapa minggu dari Facebook. Bila ada yang merasa terlalu banyak nongkrong di Facebook, mungkin anda tidak sendirian. Survei dari 1006 orang dewasa

Bisa dijadikan referensi, bagaimana kita mengetahui sebuah profile di Facebook adalah si pemilik asli, atau hanya user palsu. Tetapi tidak semua user Facebook palsu bertujuan seperti itu, ada saja yang sekedar iseng, membuat profile asal asalan atau memiliki tujuan tertentu


No popular articles found.