Tidak memiliki rumah, tidak punya pekerjaan, menjadi pengemis di jalan untuk makanan esok hari. Tidak terkecuali di kota New York, masyarakat yang kurang beruntung tetap ada di negara maju. Dari Business Insider melakukan menyelidikan apakah mereka yang tidak memiliki rumah dan hidup di jalan memang tidak tersentuh teknologi.

Pengemis di jalan tetap tidak mau ketinggalan, tanpa alat elektronik artinya tertinggal dari peradaban. Walau hidupnya harus terseok di jalanan, Calvin mengunakan smartphone model lama dari Samsung. Memiliki sebuah notebook yang cukup untuk bermain game.



Si Mux mengunakan notebook Toshiba Satellite. Dia mengunakan aplikasi Camtasia untuk mixer musik.



Temannya si Mux disebut Ziggurat. Dia pindah dari Florida ke New York sejak 3 tahun lalu. Sayangnya skenario hidupnya belum berubah. Siggurat memiliki iPhone 4.



Tony memang hidup dijalanan. Tapi dia memiliki ransel papan atas aka bermerek. Hidupnya sekarang dari hasil mengemis.Memiliki perlengkapan telepon Sanyo yang dibeli dari CVS Dia memasukan data pribadinya via online dan memeriksa halaman Craigslist. Dia harus memiliki nomor telepon, atau tidak bisa mendaftar.



Charles, dia lahir di New York. Pernah menjadi marinir selama 15 tahun sebelum kembali ke kota. Itu kesalahannya, seharusnya saya tetap disana. Sekarang hidupnya di jalan. Cita citanya suatu hari ingin tinggal di Eropa. Dia memiliki 2 telepon, dari LG Flip  dan telepon yang dibayar oleh layanan pemerintah , diberikan gratis 250 menit bicara dan mengirim 250 SMS perbulan.



Masih banyak lagi orang yang hidup di kota besar seperti New York. Mereka hidup tanpa pekerjaan dan terpaksa harus mengemis. Brent misalnya mengunakan smartphone dari AT&T untuk interview pekerjaan. Atau Kyle yang hidup di New York, pensiun dari marinir setelah 8 tahun mengabdi masih mengunakan radio untuk mendengar siaran olahraga dan berita. Jon pengamen jalanan dengan gitarnya. Dia mendaftar untuk perubahan murah. Alat komunikasinya dengan smartphone Pantech, sekedar memonitor grup bandnya di Facebook dan tetap update website musiknya.

Orang yang tidak memiliki pekerjaan, dan terpaksa hidup mengemis di negara maju tidak lepas dari perangkat modern. Tanpa alat modern mereka akan tetap ada di jalan selamanya. Untuk berkomunikasi dengan perusahaan atau lowongan kerja, setidaknya mereka harus memiliki email, dan nomor telepon. Jangankan alamat rumah, kasur saja belum tentu mereka miliki. Tapi smartphone dan telepon harus mereka miliki.