Magic Lantern beda kualitas gambar Magic Lantern RAW vs H264


Digital | 8 August 2013

Dave Dugdale memberikan gambar perbedaan antara video yang direkam dari RAW Magic Lantern vs H 264. Dibandingkan kedua hasil rekaman keduanya, RAW lebih menawarkan detail dengan shadow, lebih detil pada gambar.

Contoh gambar dari Dave, dengan kompresi default video di camera (H.264). Permukaan detail batu akan tampak hitam. Sedangkan RAW (kiri) detail batu tetap terlihat dan gambar lebih terang.



Magic Lantern sudah tersedia di camera pocket, membuat hasil rekaman lebih tajam. Dave mengatakan dengan pocket camera yang dimodifikasi dengan Magic Lantern akan mempertajam gambar. Bahkan lebih praktis dibawah untuk merekam video.

Dengan RAW menurut Dave, detail video pada permukaan batu lebih detail dibanding H264 dengan kompresing.

Software Firmware Magic Lantern hanya tersedia untuk beberapa model camera Canon



Dibawah ini video dari Dave menerangkan perbedaan kedua format



Fitur software Magic Lantern menarik bagi mereka yang suka membuat video. Masalahnya produsen camera Canon belum tentu menyukai camera mereka di acak acak oleh Firmware Magic Lantern. Setidaknya untuk pelajaran kita untuk membuat detail video lebih baik dengan file video RAW.



Firmware Magic Lantern versi stabil saat ini tersedia untuk Canon model D mark II 2.1.2, 50D 1.0.9, 60D 1.1.1, 500D 1.1.1, 550D 1.0.9 and 600D 1.0.2.

Berita terkait
www.magiclantern.fm
Magic Lantern akhirnya menemukan disain OS Canon. Mereka menganti sistem camera dengan disain mereka sendiri. Tim Magic Lantern dikenal sebagai tukang oprek OS camera Canon. Beberapa fitur camera DSLR diutak utik sesuai kebutuhan penguna.

Canon 50D kembali ramai dibicarakan, walau sudah berumur 5 tahun lalu. Camera ini bisa di inject firmware Magic Lantern. Update Canon 5D MkIII dapat merekam 4K



Magic Lantern adalah firmware untuk camera Canon DSLR. Firmware tersebut memiliki kemampuan pengolah gambar lebih bagus dibanding firmware asli.

Video dari Vienna Time Lapse dibuat selama  14 hari dalam kurun waktu 3 bulan. Mengabadikan kota Vienna. Film tersebut dihasilkan dari 16.023 foto dengan 2 Canon T3i, satu Canon T2i, 4 tripod dan satu Gorilla tripod, satu pocketslider dan Magic Lantern.




No popular articles found.
< /body>