Agustus 2013
Data dari Potentially Hazardous Asteroids (PHAs) - benda berbahaya yang mengancam Bumi menyebutkan sekitar 1.400 objek (asteroid) telah ditemukan sampai awal 2013.

Orbit asteroid sebesar ini mengancam kehidupan di bumi. Asteroid yang dipantau memiliki ukuran 140 meter dan lintasan terdekat mencapai 7,5 juta km.

Walau terlihat jauh, PHA tidak mengabaikan kemungkinan ada asteroid yang nyelonong masuk ke atmosfir bumi dan jatuh.

Seandainya ada asteroid yang mengarah ke bumi, upaya apa yang akan dilakukan oleh ilmuwan. Dalam film Armageddon memperlihatkan astronot membawa 2 bom hidrogen ke ruang angkasa lalu dimasukan ditengah asteroid.

Tapi itu dalam film. Menurut ilmuwan ada yang lebih praktis dari pilihan di ledakan di ruang angkasa. Dengan meledakan asteroid, bahaya di bumi belum berlalu bahkan lebih berbahaya lagi. Pecahan asteroid bisa pecah menjadi beberapa bagian dan tetap berukuran cukup besar. Pecahan akan menyebar sporadis jatuh di bumi. Ilmuwan masih mengunakan beberapa cara untuk menghindari tabrakan asteriod di masa mendatang. Dari pengunakan laser kejut dengan perlahan ditembakan dan memecah asteroid sebelum asteroid mendekati bumi. Teknik lain dengan memantulkan cahaya matahari dengan cermin. Cara lebih pintar dengan mengeser posisi orbit, dengan mempercepat atau memperlambat orbit asteriod. Cara lain dengan mengirim sebuah satelit kecil dengan badan magnit, lalu menarik dan mengeser orbit asteroid secara bertahap. Bisa hitungan bulan atau tahun sampai asteroid keluar dari lintasan bumi.

Data gambar dibawah ini tertanggal 2 Agustus 2013, merupakan data terbaru dan gambar orbit asteroid yang dibuat seperti pada gambar dibawah. Sejauh ini belum ada yang nyelonong masuk ke bumi. Sedangkan planet Jupiter yang biasa nya menyelamatkan planet lain berada diluar dari orbit asteroid ini



Apa benar Jupiter memang membantu menyelamatkan Bumi. Dijawab ya dan tidak.
Gravitasi Jupiter memang membantu bumi terlindung dari komet. Komet yang melintas akan terlempar lebih jauh ketika melewati planet Jupiter atau disebut Sling seperti ketapel dari orbit di tata surya. Bila tidak ada Jupiter, kemungkinan besar bumi akan lebih sering ditabrak komet.

Kejadian tahun 1994, Jupiter ditabrak komet Shoemaker Levy 9. Tahun 2009 terlihat bentuk di planet Jupiter, yang diduga ditabrak oleh komet lain. Tetapi gravitasi Jupiter juga mengagalkan pembentukan planet di belakang Mars, sehingga di tata surya kita ada 2 planet yang gagal terbentuk dan menjadi sabuk asteroid akibat ulah Jupiter. Saat ini Jupiter memang membantu, membuang sebagian komet yang melintas dan bumi terhindar dari tabrakan.

Gambar lintasan asteroid yang tercatat di JPL

Teleskop Neowise April 2016
Di tahun 2009, Nasa meluncurkan teleskop 40cm dan pengamatan infrared. Teleskop Neowise bertugas mengamati benda di ruang angkasa yang mengancam Bumi.
Teleskop Weise di nonaktifkan pada tahun 2011, setelah pendataan benda di ruang angkasa selesai.

Tahun 2013, Neowise kembali diaktifkan (nama misi berganti dari Wise  ke Neowise. Selama misi Neowise, dari 5,1 juta gambar infrared dan terukur lebih dari 19 ribu asteroid

Tingkat resiko dibagi menjadi Minus atau tidak bersiko, 0 harus diwaspadai dan Plus tentu saja...

8 objek diklasifikasi membahayakan bumi. 3 diantaranya adalah meteor seperti data dibawah ini

Asteroid 2009 FD, memiliki tingkat resiko terbesar menabrak Bumi. Angka 99,74% diperkirakan lewat atau bisa bergeser dan menabrak Bumi. Diperkirakan Asteroid 2008 FD akan menabrak bumi pada tahun 2185. Bila lewat asteroid ini masih memiliki 4 kemungkinan akan menabrak Bumi, dan kedua pada 2190 dengan tingkat 99,973%.

Asteroid 1099 Benu memiliki lebar 490 meter. Resiko kedua terbesar bila menabrak Bumi, tetapi dalam perhitungan skala Palermo, nilainya cukup kecil -1.71

Asteroid 1950 DA, memiliki ukuran agak menyebalkan. Dengan lebar 1,3km. menjadi asteroid terbesar dan berbahaya. Seandainya menabrak ke Bumi.

Object
Designation
Year
Range
Potential
Impacts
Impact
Prob.

(cum.)
Vinfinity
(km/s)
H
(mag)
Est.
Diam.

(km)
Palermo
Scale

(cum.)
Palermo
Scale

(max.)
Torino
Scale

(max.)
29075 (1950 DA) 2880-2880 1 1.2e-04 14.10 17.6 1.300 -1.42 -1.42 (*)
101955 Bennu (1999 RQ36) 2175-2199 78 3.7e-04 5.99 20.2 0.490 -1.71 -2.32 (*)
410777 (2009 FD) 2185-2198 7 1.6e-03 15.87 22.1 0.160 -1.78 -1.83 (*)
1979 XB 2056-2113 5 9.9e-07 23.63 18.6 0.657 -2.75 -3.07 0
99942 Apophis (2004 MN4) 2060-2105 12 8.9e-06 5.85 19.1 0.370 -2.83 -2.93 0
2000 SG344 2069-2113 104 2.2e-03 1.36 24.8 0.037 -2.93 -3.26 0
2007 FT3 2019-2114 138 1.1e-06 17.05 20.0 0.340 -3.08 -3.67 0
2010 RF12 2095-2115 52 6.5e-02 5.10 28.4 0.007 -3.20 -3.20 0
2006 QV89 2019-2041 12 7.6e-05 5.16 25.3 0.030 -3.35 -3.35 0
2008 UV99 2019-2108 29 2.6e-07 15.63 19.6 0.400 -3.43 -3.57 0
2009 JF1 2022-2022 1 2.4e-04 23.92 27.1 0.013 -3.43 -3.43 0
2008 UB7 2049-2100 33 6.6e-05 18.47 23.9 0.057 -3.45 -3.76 0
2005 QK76 2030-2083 7 7.7e-05 19.66 25.2 0.031 -3.54 -3.72 0
2008 JL3 2027-2113 22 8.5e-05 8.42 25.3 0.029 -3.72 -3.73 0
2005 ED224 2018-2064 6 3.0e-06 25.24 24.0 0.054 -3.74 -4.07 0
2000 SB45 2074-2113 98 1.5e-04 7.53 24.3 0.046 -3.80 -4.30 0
1994 GK 2051-2073 6 4.8e-05 14.87 24.2 0.048 -3.82 -3.83 0
2015 ME131 2017-2096 85 2.3e-08 19.46 19.2 0.497 -3.85 -4.30 0
2009 BE 2061-2114 26 6.5e-04 11.46 26.1 0.020 -3.86 -4.15 0
2013 VW13 2071-2084 9 4.4e-04 16.35 26.2 0.019 -3.92 -4.09 0
2006 JY26 2073-2110 48 9.7e-03 2.98 28.4 0.007 -3.93 -3.93 0
2008 CC71 2034-2082 23 1.2e-04 8.10 24.9 0.036 -3.95 -4.01 0
2012 HG2 2053-2114 338 1.9e-03 3.32 27.0 0.014 -3.96 -4.42 0
2001 CA21 2020-2077 6 6.5e-09 30.68 18.5 0.679 -3.98 -4.25 0
2012 QD8 2047-2050 2 4.4e-06 20.76 23.1 0.081 -3.99 -4.03 0
2010 WC9 2027-2115 16 4.5e-06 12.69 23.4 0.070 -4.01 -4.03 0
2015 HV182 2016-2113 511 7.1e-07 7.82 21.7 0.154 -4.07 -5.12 0
2007 DX40 2035-2114 34 3.9e-05 15.55 24.6 0.041 -4.08 -4.61 0
2015 YJ 2042-2115 58 1.8e-03 16.35 28.3 0.008 -4.11 -4.34 0
2008 EX5 2062-2083 11 2.7e-05 9.92 23.8 0.059 -4.13 -4.43 0
2011 BT59 2052-2091 3 1.1e-07 37.84 20.8 0.240 -4.21 -4.22 0


Asteronid mengamcam bumi paling berbahaya
Februari 2017
Peneliti mengatakan dalam miliaran tahun kedepan, sekitar 2000 asteroid akan menabrak bumi. Untung, tidak sekarang atau dalam waktu dekat ini.
Asteroid besar terakhir yang menghantam bumi terjadi 66 juta tahun lalu. Dan menyapu 75% semua kehidupan.
Asteroid ukuran besar yang berbahaya diperkirakan tidak akan terjadi selama 1,35 juta tahun kedepan.
Dari daftar 1650 asteroid, hanya 150 memiliki diameter lebih dari 1000meter atau 1km lebih. Tapi bukan asteroid ukuran besar lebih mengancam bumi. Melainkan ukuran 100-150 meter yang memungkinkan menabrak bumi, setidaknya antara 150 tahun nanti. Hanya satu yang beresiko dengan ukuran 1200 meter, tapi bumi masih aman dengan kemungkinan 1 berbanding 8.333.
Asteroid kecil yang menabrak bumi hanya berukuran 3-4 meter dan kejadian ini wajar karena sering terjadi. Dalam 4 tahun sekali, bumi kejatuan meteor seukuran 10 meter kurang. Dan ukuran 20-25 meter rata rata terjadi 2 kali dalam 100 tahun.

+ Data JPL Sentry Risk