NASA Galactic Evolution Explorer atau GALEX menampilkan foto lain dari Hubble


Kategori : Science | Date : 7 July 2013
NASA Galactic Evolution Explorer atau disebut satelit teropong GALEX. Satelit GALEX dirancang untuk menemukan galaksi dengan sensor ultraviolet dan sudah bekerja sejak tahun 2003. Tapi satelit GALEX tidak akan lama lagi, karena NASA memangkas pendanaan operasi untuk satelit ini. Apa saja penemuan teropong GALEX

Sebelum menceritakan penemuan GALEX, satelit ini berada di 697 km dari bumi dengan orbit rendah. Tidak diluncurkan dengan roket, hanya dengan pesawat dan dilepas untuk naik di ketinggian orbit rendah.

GALEX mendapatkan foto bintang Mira yang sudah dikenal sejak 400 tahun lalu. Tetapi foto yang di dapat dari bintang Mira memiliki buntut panjang. Seperti komet tapi panjangnya mencapai 13 juta tahun cahaya.



Galaksi Cartwheel, menghasilkan foto dibawah ini. Perlu pengabungan foto dari GALEX, Hubble, teropong Slitzer dan teleskop observasi X-Ray Chandra. Gambar dibawah dibuat agar bisa lebih mudah di amati oleh mata manusia



Lengan tersembunyi dari galaksi NGC 4625. Bila di amati dengan teropong, bentuknya hanya lingkaran kecil. Dengan sensor GALEX, ukuran galaksi lebih besar. Bintang di lengan baru bisa terlihat lebih cerah dan panas membentuk cahaya (gambar diatas). Dibawahnya NGC 4618 berisi gas hidrogen terlihat berwarna biru.



Helix Nebula. Foto dibawah ini adalah bintang besar yang memasuki masa akhir atau bintang yang akan mati. Karena inti galaksi sudah kehabisan bahan bakar, gas menyebar keluar bisa terlihat oleh GALEX. Jarak Helix sekitar 650 tahun cahaya, ditemukan pada abad ke 18.
Gambar kiri diambil dari teropong Spitzer, gambar kanan oleh teropong GALEX. Diambil pada tahun 2005. Bintang yang sekarang tersebut berada di titik paling tengah.





Galaksi NGC 6744 kembaran Bimasakti. Bentuknya hampir mirip, tapi ini di galaksi yang lain.



Penemuan galaksi kerdil Dwarf Galaxy. Berada di samping galaksi yang sangat besar galaksi NGC 6872 sehingga galaksi disebelahnya yang jauh lebih kecil nyaris tidak terlihat (di lingkari). Dalam pengamatan, cahaya yang diterima oleh teropong tenggelam oleh galaksi yang besar. Dengan teropong Galex maka keberadaan galaksi kecil tersebut bisa terlihat.





Tertarik melihat berapa banyak galaksi di alam semesta ini, bisa dilihat via Youtube SpaceRip. Gambar diambil dari ESO teleskop



Lebih lanjut Galex bisa dilihat via NASA

www.obengplus.com/artikel/articles/103/1/Aplikasi-Astronomi-di-Android
2 planet kemungkinan tersembunyi di tata surya Alpha Centauri. Penemuan yang diumumkan Juni 2018, kemungkinan planet yang mengorbit di 2 bintang lebih besar aman bagi mahluk hidup. Tapi planet yang orbit ke bintang lebih kecil sangat beresiko dan berbahaya, karena akan menghadapi radiasi bintang jauh lebih besar.

Bila ditanya dimana titik tengah galaksi Bima Sakti. Sekarang bisa dijawab setelah peneliti ESO melakukan pendataan dari titik tengah galaksi Bima Sakti selama 16 tahun. Mungkin ini yang disebut wilayah lubang hitam Sagitarius, masih ada lubang hitam lebih kecil, jumlahnya cukup banyak

20 tahun berlalu, penemuan planet alien 4034 planet. Planet tersebut dinamakan Exoplanet atau planet yang mungkin di tinggali manusia. Juni 2017 ditemukan 219 exoplanet baru dan 10 diantaranya berada di posisi tepat



Tugas Rosetta berakhir, pencapaian manusia mengejar dan melihat permukaan komet dari dekat. Probe Phile yang akan mendarat di atas komet kabarnya sempat mental 2x, karena jangkar yang ditembakan gagal menyebar. Philae sudah mendarat, tapi baterainya drop. 17 Feb 2015 ESA publikasikan video komet 67P

Nebula Veil adalah bekas dari jejak bintang yang meledak. Diperkirakan sekitar 8000 tahun lalu sebuah bintang disana meledak. Ukuran bintang dari bekas nebula Veil, 20x lebih besar dari Matahari. Nebula Veil letaknya sekitar 2100 tahun cahaya dari Bumi

Foto di ruang angkasa hanya berwarna hitam putih, bagaimana foto dibuat menjadi berwarna. Nasa mengabadikan beberapa gambar berdasarkan 3 unsur dan semuanya hanya berwarna hitam dan putih. Dari foto tersebut baru diberikan warna seperti biru, hijau, merah untuk warna oksigen, hidrogen, dan sulfur.

Peneliti astronomi baru memperkirakan jawaban dari teka teki mengapa galaksi Bimasakti kita berbeda dengan 2 juta tahun yang lalu. Blackhole atau lubang hitam di tengah galaksi kita sebenarnya sangat kuat, setelah diperkirakan awan gas Magellanic sebagai jejak fosil kuno.



Astronot pergi ke bulan , untuk berhubungan dengan radio terjadi keterlambatan 1.5 detik. Bagaimana bila berkomunikasi dari Saturnus ke Bumi. Bagaimana bila lebih jauh lagi. Mungkin manusia yang jauh disana masih bisa melihat dinosaurus ke bumi. Melihat ruang angkasa sama seperti melihat waktu, mengapa berbeda. Diterangkan secara ilmiah

Di konstelasi Triangulum ada sepasang galaksi yang diberi kode PGC 0974 dan PGC 9071. Keduanya cukup dekat dan terikat dengan grativitasi. Walau terlihat tidak ada gangguan di antara keduanya, mungkin saja kedua galaksi akan saling tarik menarik.

Temuan kumpulan planet Gliese 667C ditemukan 6 planet, tapi ada 3 yang berpotensi untuk manusia bisa hidup disana. Yang berpotensi sejauh ini baru di urutan  C F dan E


No popular articles found.