Peringatan lagi dari McAfee, Game menjadi target paling besar malware


Security | 7 July 2013

Aplikasi game paling umum digunakan untuk menginfeksi malware kata perusahaan McAfee. Laporan tersebut diumumkan untuk edisi Juni 2013. Penjahat Cyber menyalah gunakan ijin dari aplikasi, dan mencari korban agar terpikat dengan iming iming aplikasi game gratis.

Ketika di install, penguna tanpa sadar setuju mengclick izin agar perangkat diberikan hak penuh. Biasanya yang dicuri seperti data pribadi, terkadang digunakan untuk penipuan berbagai cara.

26% aplikasi yang ditemukan, lebih dari sekedar menampilkan iklan serta penipuan SMS. Bisa disebut kesalahan penguna, karena mengambil aplikasi yang tidak jelas dan dimasukan (di install) ke perangkat gadget. Lalu langsung menyetujui permintaan si aplikasi untuk memiliki hak penuh mengakses semua data di dalamnya.

Dibelakang aplikasi game, jenis aplikasi menjadi target malware seperti tool, musik, gaya hidup sampai TV.

Tipe lain seperti installer palsu yang disebut Fake Installer dan FakeRun. Fake Installer adalah malware SMS yang menyabar sebagai aplikasi gratis, dan akan mengirim sampai 7 pesan ke orang lain. FakeRun kebanyakan ada di Amerika, India dan 64 negara lainnya. Fungsinya untuk memberikan rating bintang 5 ke beberapa aplikasi di GooglePlay. Tujuannya agar aplikasi yang dituju seakan mendapat rating tinggi dan dimintai banyak orang. Padahal itu akal akalan malware sebagai bot memberikan rating tinggi palsu.


Berita terkait
Muncul pesan Goverment Backed Attackers may be trying to steal your password dengan tanda di kirim oleh Google. Artinya ada yang mencoba membobol password anda dari layanan Google seperti Gmail. Sejak bulan Maret lalu, Google langsung memberikan peringatan dengan halaman penuh.

Malware di Keygen sudah sering terdengar, tapi baru beberapa minggu ini mulai lebih gencar karena ada target yang di incar penjahat. Menurut TrendMicro, Malware Keygen mulai disebarkan untuk kalangan profesional yang bekerja di berbagai industri.



DDoS adalah serangan di internet. Mengunakan botnet atau computer yang di remote. Disebarkan mengunakan email , website dan lainnya. Bila computer terinfeksi, maka tinggal dimanfaatkan. Google memonitor dari mana serangan terjadi dan mencatat setiap hari.

Rusia memiliki kualitas paling tinggi diantara 3 daerah lain. 2 dari 5 penyerang paling dicari oleh Amerika adalah penjahat internet dari Rusia dan Latvia. Mereka yang pintar mencari uang dengan jalan ini, karena pendapatan seperti program disana tidak mencukupi

Perubahan serangan untuk mengelabuhi penguna Android. Baru ditemukan aplikasi mencari dokter, tetapi aplikasi tersebut akan mencuri data di smartphone.

Symantec sudah menditeksi serangan dari antivirus palsu dan ransomware (aplikasi untuk menipu). Di Android biasanya muncul peringatan, seperti di PC. Karena di smartphone tidak ada Task Bar, maka aplikasi tersebut jalan terus

Setidaknya ada 65 website dengan tampilkan iklan untuk menyebarkan malware ditemukan peneliti Zscaler. Sebaiknya tidak mengunjungi nama website tersebut.




No popular articles found.
< /body>